<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bank Tanah Pastikan Lahan Calon Investor 100% Siap Digunakan</title><description>Petani memberi dukungan terhadap reforma agraria.&amp;nbsp;</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/10/470/3006774/bank-tanah-pastikan-lahan-calon-investor-100-siap-digunakan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/05/10/470/3006774/bank-tanah-pastikan-lahan-calon-investor-100-siap-digunakan"/><item><title>Bank Tanah Pastikan Lahan Calon Investor 100% Siap Digunakan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/10/470/3006774/bank-tanah-pastikan-lahan-calon-investor-100-siap-digunakan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/05/10/470/3006774/bank-tanah-pastikan-lahan-calon-investor-100-siap-digunakan</guid><pubDate>Jum'at 10 Mei 2024 13:57 WIB</pubDate><dc:creator>Jihaan Haniifah Yarra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/10/470/3006774/bank-tanah-pastikan-lahan-calon-investor-100-siap-digunakan-ETMekkF4rY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Lahan untuk investor dipastikan siap digunakan (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/10/470/3006774/bank-tanah-pastikan-lahan-calon-investor-100-siap-digunakan-ETMekkF4rY.jpg</image><title>Lahan untuk investor dipastikan siap digunakan (Foto: Antara)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8wNy8xLzE4MDQyNy81L3g4eTVrMzQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Petani memberi dukungan terhadap reforma agraria. Di mana upaya ini membangun Indonesia secara merata dan meningkatkan kualitas hidup dari masyarakat itu sendiri.
Adapun tujuan reforma agraria yakni menata ulang struktur agraria yang timpang menjadi berkeadilan, menyelesaikan konflik agraria, dan menyejahterakan rakyat setelah reforma agraria dijalankan.

BACA JUGA:
Laksanakan Reforma Agraria, Indonesia Diminta Berbagi Kunci Sukses di Konferensi Tanah Bank Dunia

Badan Bank Tanah sebagai perpanjangan tangan pemerintah, berkomitmen untuk mendukung upaya tersebut. Sebagai badan khusus (sui generis) yang dibentuk oleh pemerintah pusat, Badan Bank Tanah mendapat mandat untuk menjamin ketersediaan tanah salah satunya untuk reforma agraria.

BACA JUGA:
Banyaknya Aduan soal Pertanahan, Mahfud Bakal Bentuk Lembaga Peradilan Khusus Agraria

Mandat tersebut telah dilaksanakan Badan Bank Tanah dengan menyediakan lahan untuk reforma agraria salah satunya di Poso, Sulawesi Tengah seluas 1.550 Ha.
&amp;rdquo;Dari sisi reforma agraria di atas HPL Badan Bank Tanah, tentu kami ingin mempercepat pelaksanaanya. Ini akan memberikan manfaat yang sangat baik bagi masyarakat. Dari sisi komersil, kami ingin memastikan lahan yang akan dimanfaatkan oleh calon investor nanti dalam kondisi 100% siap digunakan,&amp;rdquo; ujar Deputi Bidang Pemanfaatan dan Kerja Sama Usaha, Hakiki Sudrajat, Jumat (10/5/2024).Lebih lanjut, pemanfaatan komersil di atas HPL Badan Bank Tanah akan menciptakan lapangan pekerjaan serta mendukung pemerataan ekonomi di wilayah sekitarnya.
Berkaitan dengan reforma agraria, Deputi Hakiki juga telah melakukan pertemuan dengan masyarakat yang ada di sekitar HPL. Pihaknya menyampaikan langsung upaya-upaya yang telah dilakukan Badan Bank Tanah dalam mempercepat pelaksanaan reforma agraria di atas HPL Badan Bank Tanah.
&amp;rdquo;Kami memastikan bahwa upaya percepatan terus dilakukan. Respons masyarakat di sini juga baik dan mendukung upaya-upaya kami. Lahan dari kami 100% siap, tinggal menunggu tindaklanjut dari GTRA ,&amp;rdquo; tuturnya.
Sementara itu, Project Team Leader Badan Bank Tanah Poso, Mahendra Wahyu menambahkan, pihaknya secara proaktif melakukan komunikasi dengan Bupati selaku Ketua Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA).
&amp;rdquo;Komunikasi terus kita lakukan dengan stakeholder terkait untuk mempercepat pelaksanaan reforma agraria di atas HPL Badan Bank Tanah,&amp;rdquo; ujarnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8wNy8xLzE4MDQyNy81L3g4eTVrMzQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Petani memberi dukungan terhadap reforma agraria. Di mana upaya ini membangun Indonesia secara merata dan meningkatkan kualitas hidup dari masyarakat itu sendiri.
Adapun tujuan reforma agraria yakni menata ulang struktur agraria yang timpang menjadi berkeadilan, menyelesaikan konflik agraria, dan menyejahterakan rakyat setelah reforma agraria dijalankan.

BACA JUGA:
Laksanakan Reforma Agraria, Indonesia Diminta Berbagi Kunci Sukses di Konferensi Tanah Bank Dunia

Badan Bank Tanah sebagai perpanjangan tangan pemerintah, berkomitmen untuk mendukung upaya tersebut. Sebagai badan khusus (sui generis) yang dibentuk oleh pemerintah pusat, Badan Bank Tanah mendapat mandat untuk menjamin ketersediaan tanah salah satunya untuk reforma agraria.

BACA JUGA:
Banyaknya Aduan soal Pertanahan, Mahfud Bakal Bentuk Lembaga Peradilan Khusus Agraria

Mandat tersebut telah dilaksanakan Badan Bank Tanah dengan menyediakan lahan untuk reforma agraria salah satunya di Poso, Sulawesi Tengah seluas 1.550 Ha.
&amp;rdquo;Dari sisi reforma agraria di atas HPL Badan Bank Tanah, tentu kami ingin mempercepat pelaksanaanya. Ini akan memberikan manfaat yang sangat baik bagi masyarakat. Dari sisi komersil, kami ingin memastikan lahan yang akan dimanfaatkan oleh calon investor nanti dalam kondisi 100% siap digunakan,&amp;rdquo; ujar Deputi Bidang Pemanfaatan dan Kerja Sama Usaha, Hakiki Sudrajat, Jumat (10/5/2024).Lebih lanjut, pemanfaatan komersil di atas HPL Badan Bank Tanah akan menciptakan lapangan pekerjaan serta mendukung pemerataan ekonomi di wilayah sekitarnya.
Berkaitan dengan reforma agraria, Deputi Hakiki juga telah melakukan pertemuan dengan masyarakat yang ada di sekitar HPL. Pihaknya menyampaikan langsung upaya-upaya yang telah dilakukan Badan Bank Tanah dalam mempercepat pelaksanaan reforma agraria di atas HPL Badan Bank Tanah.
&amp;rdquo;Kami memastikan bahwa upaya percepatan terus dilakukan. Respons masyarakat di sini juga baik dan mendukung upaya-upaya kami. Lahan dari kami 100% siap, tinggal menunggu tindaklanjut dari GTRA ,&amp;rdquo; tuturnya.
Sementara itu, Project Team Leader Badan Bank Tanah Poso, Mahendra Wahyu menambahkan, pihaknya secara proaktif melakukan komunikasi dengan Bupati selaku Ketua Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA).
&amp;rdquo;Komunikasi terus kita lakukan dengan stakeholder terkait untuk mempercepat pelaksanaan reforma agraria di atas HPL Badan Bank Tanah,&amp;rdquo; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
