<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Minyak Mentah Turun Apakah BBM Tetap Naik di Juni? Ini Jawaban Menteri ESDM</title><description>Arifin Tasrif menyinggung turunnya harga minyak dunia menjadi 83 dolar AS per barel ketika ditanya mengenai nasib.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/14/320/3008457/harga-minyak-mentah-turun-apakah-bbm-tetap-naik-di-juni-ini-jawaban-menteri-esdm</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/05/14/320/3008457/harga-minyak-mentah-turun-apakah-bbm-tetap-naik-di-juni-ini-jawaban-menteri-esdm"/><item><title>Harga Minyak Mentah Turun Apakah BBM Tetap Naik di Juni? Ini Jawaban Menteri ESDM</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/14/320/3008457/harga-minyak-mentah-turun-apakah-bbm-tetap-naik-di-juni-ini-jawaban-menteri-esdm</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/05/14/320/3008457/harga-minyak-mentah-turun-apakah-bbm-tetap-naik-di-juni-ini-jawaban-menteri-esdm</guid><pubDate>Selasa 14 Mei 2024 18:19 WIB</pubDate><dc:creator>Saskia Adelina Ananda</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/14/320/3008457/harga-minyak-mentah-turun-apakah-bbm-tetap-naik-di-juni-ini-jawaban-menteri-esdm-6uD4MPnDJg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga BBM terbaru. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/14/320/3008457/harga-minyak-mentah-turun-apakah-bbm-tetap-naik-di-juni-ini-jawaban-menteri-esdm-6uD4MPnDJg.jpg</image><title>Harga BBM terbaru. (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8xNC8xLzE4MDY3OC81L3g4eWg1MXE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menyinggung turunnya harga minyak dunia menjadi 83 dolar AS per barel ketika ditanya mengenai nasib harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi setelah Juni 2024.
&amp;ldquo;Sekarang kan harga crude (minyak mentah) 83 (dolar AS per barel), sudah turun,&amp;rdquo; ujar Arifin ketika ditemui di Tangerang dikutip Antara, Selasa (14/5/2024).

BACA JUGA:
Harga BBM Pertamina vs Swasta Usai Libur Panjang, Termurah Rp6.800 per Liter

Pernyataan tersebut menanggapi kemungkinan naiknya harga BBM nonsubsidi setelah bulan Juni, mengingat pemerintah telah menahan kenaikan harga BBM nonsubsidi sejak awal tahun 2024.
&amp;ldquo;Saya berdoa begitu (harga minyak stabil), malah kalau bisa lebih turun lagi,&amp;rdquo; ucap dia.

BACA JUGA:
Cek Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, BP AKR hingga Vivo

Sebelumnya Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa Minyak mentah Brent tercatat sudah mencapai 88 dolar AS per barel, meningkat 14,3 persen secara year to date (ytd). Begitu juga dengan West Texas Intermediate (WTI) yang juga mengalami peningkatan harga 17,5 persen (ytd) menjadi 84,2 persen.Menteri Arifin mengungkapkan pertimbangan pemerintah menahan harga BBM untuk tetap stabil hingga Juni 2024, meskipun terjadi gejolak harga minyak dunia, eskalasi konflik di Timur Tengah, hingga pelemahan kurs rupiah terhadap dolar AS.
&quot;Kan kami sudah bilang sampai Juni 2024 (ditahan), pertimbangannya kan kita baru recovery, masyarakat ini jangan sampai kena beban tambahan, itu aja,&quot; kata Arifin.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8xNC8xLzE4MDY3OC81L3g4eWg1MXE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menyinggung turunnya harga minyak dunia menjadi 83 dolar AS per barel ketika ditanya mengenai nasib harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi setelah Juni 2024.
&amp;ldquo;Sekarang kan harga crude (minyak mentah) 83 (dolar AS per barel), sudah turun,&amp;rdquo; ujar Arifin ketika ditemui di Tangerang dikutip Antara, Selasa (14/5/2024).

BACA JUGA:
Harga BBM Pertamina vs Swasta Usai Libur Panjang, Termurah Rp6.800 per Liter

Pernyataan tersebut menanggapi kemungkinan naiknya harga BBM nonsubsidi setelah bulan Juni, mengingat pemerintah telah menahan kenaikan harga BBM nonsubsidi sejak awal tahun 2024.
&amp;ldquo;Saya berdoa begitu (harga minyak stabil), malah kalau bisa lebih turun lagi,&amp;rdquo; ucap dia.

BACA JUGA:
Cek Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, BP AKR hingga Vivo

Sebelumnya Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa Minyak mentah Brent tercatat sudah mencapai 88 dolar AS per barel, meningkat 14,3 persen secara year to date (ytd). Begitu juga dengan West Texas Intermediate (WTI) yang juga mengalami peningkatan harga 17,5 persen (ytd) menjadi 84,2 persen.Menteri Arifin mengungkapkan pertimbangan pemerintah menahan harga BBM untuk tetap stabil hingga Juni 2024, meskipun terjadi gejolak harga minyak dunia, eskalasi konflik di Timur Tengah, hingga pelemahan kurs rupiah terhadap dolar AS.
&quot;Kan kami sudah bilang sampai Juni 2024 (ditahan), pertimbangannya kan kita baru recovery, masyarakat ini jangan sampai kena beban tambahan, itu aja,&quot; kata Arifin.</content:encoded></item></channel></rss>
