<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tangani Banjir Lahar Dingin di Sumbar, PUPR Kerahkan Alat Berat</title><description>Kementerian PUPR mengerahkan alat-alat berat untuk membantu penanganan darurat bencana banjir lahar dingin.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/15/320/3008621/tangani-banjir-lahar-dingin-di-sumbar-pupr-kerahkan-alat-berat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/05/15/320/3008621/tangani-banjir-lahar-dingin-di-sumbar-pupr-kerahkan-alat-berat"/><item><title>Tangani Banjir Lahar Dingin di Sumbar, PUPR Kerahkan Alat Berat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/15/320/3008621/tangani-banjir-lahar-dingin-di-sumbar-pupr-kerahkan-alat-berat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/05/15/320/3008621/tangani-banjir-lahar-dingin-di-sumbar-pupr-kerahkan-alat-berat</guid><pubDate>Rabu 15 Mei 2024 08:54 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/15/320/3008621/tangani-banjir-lahar-dingin-di-sumbar-pupr-kerahkan-alat-berat-ONNrKsPhFy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">PUPR turunkan alat berat tangani banjir lahar dingin (Foto: PUPR)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/15/320/3008621/tangani-banjir-lahar-dingin-di-sumbar-pupr-kerahkan-alat-berat-ONNrKsPhFy.jpg</image><title>PUPR turunkan alat berat tangani banjir lahar dingin (Foto: PUPR)</title></images><description>


JAKARTA - Kementerian PUPR mengerahkan alat-alat berat untuk membantu penanganan darurat bencana banjir lahar dingin di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).
Banjir terjadi akibat intensitas hujan tinggi di kawasan Gunung Merapi yang menyebabkan luapan 4 sungai di bagian hilir, yakni Sungai Batang Malana, Sungi Batang Bangkahan, Sungai Batang Bengkawas, dan Sungai Batang Katiak meluap hingga menggenangi permukiman warga.

BACA JUGA:
 Tangan Tersembul dari Balik Material Bajir Lahar Dingin, Tim SAR Temukan Mayat Pria di Agam 

Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Keterpaduan Pembangunan Maulidya Indah Junica mengatakan alat berat yang dikerahkan difokuskan untuk membersihkan material lumpur dan material vulkanik Gunung Marapi serta membuka jalan akses untuk mengalirkan bantuan dan logistik.
Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V, Ditjen Sumber Daya Air memobilisasi alat berat berupa 5 (lima) unit excavator standar PC 200 untuk pembersihan material lumpur dan material vulkanik Gunung Marapi.
&quot;Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat, Ditjen Bina Marga memobilisasi alat berupa 8 (delapan) unit excavator juga untuk membersihkan material banjiran,&quot; kata Maulidya Indah dalam keterangan resminya, Rabu (15/5/2024).

BACA JUGA:
TNI, Polri dan Basarnas Masih Cari Korban Hilang Banjir Lahar Dingin Gunung Marapi

Selanjutnya untuk memenuhi kebutuhan air minum dan sanitasi bagi masyarakat terdampak, Satuan Tugas Tanggap Darurat Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Sumatera Barat telah melakukan assessment kebutuhan sarana dan prasana (sarpras) yang dibutuhkan.
&quot;Hasil monitoring Tim Tanggap Darurat BPPW Sumatera Barat mengantisipasi kebutuhan sarpras. BPPW Sumatera Barat masih melakukan koordinasi dengan BPBD Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar bilamana ada kebutuhan/permintaan sarpras,&quot; kata Maulidya.Maulidya mengatakan BWS Sumatera V juga melakukan koordinasi dengan  BPJN Sumatera Barat untuk penanganan jalan di Lembah Anai yang mengalami  longsor, sehingga membuat lalu lintas terganggu, terutama jalur  penghubung Kota Padang-Bukit Tinggi.
&quot;Dari hasil koordinasi tersebut, BWS Sumatera V akan mensupport  kebutuhan bronjong sekitar 1.000-1.500 unit dan 1 unit alat berat,&quot; kata  Maulidya.
Selain itu, dari hasil monitoring kondisi jalan nasional di Kabupaten  Agam dan Kabupaten Tanah Datar oleh BPJN Sumatera Barat juga didapati  ruas Batas Kota Padang Panjang &amp;ndash; Sicincin, tepatnya di KM 62+000 - KM  67+600 amblas. Kerusakan juga terjadi pada  Jembatan Margayasa A,  Jembatan Margayasa B, dan Jembatan Pincuran Batung.
&quot;Kementerian PUPR telah memasang rambu peringatan genangan banjir dan  membuat posko siaga tanggap bencana. Saat ini masih dilakukan  penanganan darurat terhadap jalan putus/amblas/longsor,&quot; kata Maulidya.</description><content:encoded>


JAKARTA - Kementerian PUPR mengerahkan alat-alat berat untuk membantu penanganan darurat bencana banjir lahar dingin di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).
Banjir terjadi akibat intensitas hujan tinggi di kawasan Gunung Merapi yang menyebabkan luapan 4 sungai di bagian hilir, yakni Sungai Batang Malana, Sungi Batang Bangkahan, Sungai Batang Bengkawas, dan Sungai Batang Katiak meluap hingga menggenangi permukiman warga.

BACA JUGA:
 Tangan Tersembul dari Balik Material Bajir Lahar Dingin, Tim SAR Temukan Mayat Pria di Agam 

Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Keterpaduan Pembangunan Maulidya Indah Junica mengatakan alat berat yang dikerahkan difokuskan untuk membersihkan material lumpur dan material vulkanik Gunung Marapi serta membuka jalan akses untuk mengalirkan bantuan dan logistik.
Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V, Ditjen Sumber Daya Air memobilisasi alat berat berupa 5 (lima) unit excavator standar PC 200 untuk pembersihan material lumpur dan material vulkanik Gunung Marapi.
&quot;Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat, Ditjen Bina Marga memobilisasi alat berupa 8 (delapan) unit excavator juga untuk membersihkan material banjiran,&quot; kata Maulidya Indah dalam keterangan resminya, Rabu (15/5/2024).

BACA JUGA:
TNI, Polri dan Basarnas Masih Cari Korban Hilang Banjir Lahar Dingin Gunung Marapi

Selanjutnya untuk memenuhi kebutuhan air minum dan sanitasi bagi masyarakat terdampak, Satuan Tugas Tanggap Darurat Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Sumatera Barat telah melakukan assessment kebutuhan sarana dan prasana (sarpras) yang dibutuhkan.
&quot;Hasil monitoring Tim Tanggap Darurat BPPW Sumatera Barat mengantisipasi kebutuhan sarpras. BPPW Sumatera Barat masih melakukan koordinasi dengan BPBD Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar bilamana ada kebutuhan/permintaan sarpras,&quot; kata Maulidya.Maulidya mengatakan BWS Sumatera V juga melakukan koordinasi dengan  BPJN Sumatera Barat untuk penanganan jalan di Lembah Anai yang mengalami  longsor, sehingga membuat lalu lintas terganggu, terutama jalur  penghubung Kota Padang-Bukit Tinggi.
&quot;Dari hasil koordinasi tersebut, BWS Sumatera V akan mensupport  kebutuhan bronjong sekitar 1.000-1.500 unit dan 1 unit alat berat,&quot; kata  Maulidya.
Selain itu, dari hasil monitoring kondisi jalan nasional di Kabupaten  Agam dan Kabupaten Tanah Datar oleh BPJN Sumatera Barat juga didapati  ruas Batas Kota Padang Panjang &amp;ndash; Sicincin, tepatnya di KM 62+000 - KM  67+600 amblas. Kerusakan juga terjadi pada  Jembatan Margayasa A,  Jembatan Margayasa B, dan Jembatan Pincuran Batung.
&quot;Kementerian PUPR telah memasang rambu peringatan genangan banjir dan  membuat posko siaga tanggap bencana. Saat ini masih dilakukan  penanganan darurat terhadap jalan putus/amblas/longsor,&quot; kata Maulidya.</content:encoded></item></channel></rss>
