<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>AS Naikkan Tarif Impor Kendaraan Listrik Asal China 4 Kali Lipat</title><description>Presiden AS Joe Biden menaikkan tarif impor empat kali lipat terhadap kendaraan listrik atau EV asal China.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/16/320/3009057/as-naikkan-tarif-impor-kendaraan-listrik-asal-china-4-kali-lipat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/05/16/320/3009057/as-naikkan-tarif-impor-kendaraan-listrik-asal-china-4-kali-lipat"/><item><title>AS Naikkan Tarif Impor Kendaraan Listrik Asal China 4 Kali Lipat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/16/320/3009057/as-naikkan-tarif-impor-kendaraan-listrik-asal-china-4-kali-lipat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/05/16/320/3009057/as-naikkan-tarif-impor-kendaraan-listrik-asal-china-4-kali-lipat</guid><pubDate>Kamis 16 Mei 2024 07:27 WIB</pubDate><dc:creator>Jihaan Haniifah Yarra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/16/320/3009057/as-naikkan-tarif-impor-kendaraan-listrik-asal-china-4-kali-lipat-tmk5qkKkr0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">AS naikkan tarif impor kendaraan listrik asal China (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/16/320/3009057/as-naikkan-tarif-impor-kendaraan-listrik-asal-china-4-kali-lipat-tmk5qkKkr0.jpg</image><title>AS naikkan tarif impor kendaraan listrik asal China (Foto: Freepik)</title></images><description>


JAKARTA - Presiden AS Joe Biden menaikkan tarif impor empat kali lipat terhadap kendaraan listrik atau EV asal China. Hal ini dilakukan Biden dalam upaya membangkitkan produksi dalam negeri.
Selain impor kendaraan listrik, Biden juga menerapkan pajak baru terhadap cip komputer, sel surya dan baterai litium-ion.
&amp;ldquo;Kita tidak akan membiarkan China membanjiri pasar kita sehingga produsen mobil Amerika Serikat tidak bisa bersaing secara adil,&amp;rdquo; kata Biden dilansir dari VOA, Kamis (16/5/2024). &amp;ldquo;Saya akan melakukan upaya sesuai dengan hukum perdagangan internasional.&amp;rdquo;

BACA JUGA:
Impor Indonesia Turun 10,60% Jadi USD16,06 Miliar pada April 2024

Tarif terhadap kendaraan listrik asal China akan meningkat sebesar empat kali lipat. Sementara sel surya dan semi konduktor dari China akan dikenai tarif 50%, atau dua kali dari tarif yang berlaku saat ini. Pajak terhadap impor jenis baja tertentu dan aluminium akan menigkat sebesar 25%, atau lebih dari tiga kali lipat dari tarif yang berlaku saat ini.
Kenaikan tarif tersebut akan meliputi produk-produk China yang nilainya mencapai US$18 miliar. Tarif untuk EV, baja dan aluminium serta sel surya akan diberlakukan tahun ini, sementara untuk cip akan mulai berlaku pada tahun depan.
Wakil Perdagangan AS Katherine Tsai mengatakan pemerintah AS telah membuat pemberitahuan terlebih dahulu kepada Beijing terkait kenaikan tarif tersebut.

BACA JUGA:
Segini Gaji Pegawai Bea Cukai yang Jadi Sorotan karena Kontroversi Kasus Barang Impor Tertahan

&amp;ldquo;Kami sudah menjelaskan bahwa ini bukan eskalasi,&amp;rdquo; katanya. &amp;ldquo;Tetapi ini adalah konsekuensi dari kebijakan ekonomi selama puluhan tahun dan kepentingan AS untuk membela hak-hak kami.&amp;rdquo;
Langkah itu dirancang untuk menetralisir &amp;ldquo;praktik perdagangan China yang tidak fair, dan subsidi, serta membuat arena persaingan lebih setara untuk produsen dan pekerja di pabrik mobil AS,&amp;rdquo; demikian ungkap Penasihat Ekonomi Nasional Lael Brainard kepada para reporter pada Senin (13/5) menjelang pengumuman keputusan tersebut.&amp;ldquo;China terlalu kuat untuk memainkan aturannya sendiri,&amp;rdquo; kata  Brainard. &amp;ldquo;China menggunakan panduan yang sama seperti yang mereka  gunakan sebelumnya untuk menggerakkan pertumbuhannya dengan mengorbankan  negara lain dan terus melakukan investasi meskipun telah melebihi  kapasitasnya, serta membanjiri pasar-pasar di dunia ini dengan ekspor  yang dihargai secara murah dan dimungkinkan akibat praktik-praktik  perdagangan yang tidak adil itu.&amp;rdquo;
&amp;ldquo;Transfer teknologi secara paksa dan pencurian hak atas kekayaan  intelektual&amp;rdquo; yang dilakukan oleh China telah menyumbang pada kendalinya  atas mayoritas produksi global atas produk-produk penting sehingga  menciptakan risiko yang tidak bisa diterima oleh rantai pasokan dan  keamanan ekonomi Amerika,&amp;rdquo; kata Gedung Putih.
Menanggapi pengumuman AS tersebut, China mengatakan, langkah tersebut  &amp;ldquo;akan berdampak serius pada suasana kerja sama bilateral&amp;rdquo; di antara  kedua negara.
&amp;ldquo;AS menggunakan narasi 'kapasitas berlebih' untuk secara sengaja  memperlemah industri kuat dari negara lain dan mempraktekan  proteksionisme dan menindas prinsip pasar dan peraturan perdagangan  internasional atas nama 'kompetisi yang adil.' Ini adalah praktik  intimidasi,&amp;rdquo; ungkap juru bicara Kementerian Luar Negeri ChinaWang Wenbin  kepada wartawan di Beijing pada Selasa.</description><content:encoded>


JAKARTA - Presiden AS Joe Biden menaikkan tarif impor empat kali lipat terhadap kendaraan listrik atau EV asal China. Hal ini dilakukan Biden dalam upaya membangkitkan produksi dalam negeri.
Selain impor kendaraan listrik, Biden juga menerapkan pajak baru terhadap cip komputer, sel surya dan baterai litium-ion.
&amp;ldquo;Kita tidak akan membiarkan China membanjiri pasar kita sehingga produsen mobil Amerika Serikat tidak bisa bersaing secara adil,&amp;rdquo; kata Biden dilansir dari VOA, Kamis (16/5/2024). &amp;ldquo;Saya akan melakukan upaya sesuai dengan hukum perdagangan internasional.&amp;rdquo;

BACA JUGA:
Impor Indonesia Turun 10,60% Jadi USD16,06 Miliar pada April 2024

Tarif terhadap kendaraan listrik asal China akan meningkat sebesar empat kali lipat. Sementara sel surya dan semi konduktor dari China akan dikenai tarif 50%, atau dua kali dari tarif yang berlaku saat ini. Pajak terhadap impor jenis baja tertentu dan aluminium akan menigkat sebesar 25%, atau lebih dari tiga kali lipat dari tarif yang berlaku saat ini.
Kenaikan tarif tersebut akan meliputi produk-produk China yang nilainya mencapai US$18 miliar. Tarif untuk EV, baja dan aluminium serta sel surya akan diberlakukan tahun ini, sementara untuk cip akan mulai berlaku pada tahun depan.
Wakil Perdagangan AS Katherine Tsai mengatakan pemerintah AS telah membuat pemberitahuan terlebih dahulu kepada Beijing terkait kenaikan tarif tersebut.

BACA JUGA:
Segini Gaji Pegawai Bea Cukai yang Jadi Sorotan karena Kontroversi Kasus Barang Impor Tertahan

&amp;ldquo;Kami sudah menjelaskan bahwa ini bukan eskalasi,&amp;rdquo; katanya. &amp;ldquo;Tetapi ini adalah konsekuensi dari kebijakan ekonomi selama puluhan tahun dan kepentingan AS untuk membela hak-hak kami.&amp;rdquo;
Langkah itu dirancang untuk menetralisir &amp;ldquo;praktik perdagangan China yang tidak fair, dan subsidi, serta membuat arena persaingan lebih setara untuk produsen dan pekerja di pabrik mobil AS,&amp;rdquo; demikian ungkap Penasihat Ekonomi Nasional Lael Brainard kepada para reporter pada Senin (13/5) menjelang pengumuman keputusan tersebut.&amp;ldquo;China terlalu kuat untuk memainkan aturannya sendiri,&amp;rdquo; kata  Brainard. &amp;ldquo;China menggunakan panduan yang sama seperti yang mereka  gunakan sebelumnya untuk menggerakkan pertumbuhannya dengan mengorbankan  negara lain dan terus melakukan investasi meskipun telah melebihi  kapasitasnya, serta membanjiri pasar-pasar di dunia ini dengan ekspor  yang dihargai secara murah dan dimungkinkan akibat praktik-praktik  perdagangan yang tidak adil itu.&amp;rdquo;
&amp;ldquo;Transfer teknologi secara paksa dan pencurian hak atas kekayaan  intelektual&amp;rdquo; yang dilakukan oleh China telah menyumbang pada kendalinya  atas mayoritas produksi global atas produk-produk penting sehingga  menciptakan risiko yang tidak bisa diterima oleh rantai pasokan dan  keamanan ekonomi Amerika,&amp;rdquo; kata Gedung Putih.
Menanggapi pengumuman AS tersebut, China mengatakan, langkah tersebut  &amp;ldquo;akan berdampak serius pada suasana kerja sama bilateral&amp;rdquo; di antara  kedua negara.
&amp;ldquo;AS menggunakan narasi 'kapasitas berlebih' untuk secara sengaja  memperlemah industri kuat dari negara lain dan mempraktekan  proteksionisme dan menindas prinsip pasar dan peraturan perdagangan  internasional atas nama 'kompetisi yang adil.' Ini adalah praktik  intimidasi,&amp;rdquo; ungkap juru bicara Kementerian Luar Negeri ChinaWang Wenbin  kepada wartawan di Beijing pada Selasa.</content:encoded></item></channel></rss>
