<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Syarat RI Jadi Negara Maju, Ekonomi Harus Naik 8%</title><description>Airlangga Hartarto menyatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia harus mencapai 6% hingga 8% lebih pada tiga tahun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/17/320/3009426/syarat-ri-jadi-negara-maju-ekonomi-harus-naik-8</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/05/17/320/3009426/syarat-ri-jadi-negara-maju-ekonomi-harus-naik-8"/><item><title>Syarat RI Jadi Negara Maju, Ekonomi Harus Naik 8%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/17/320/3009426/syarat-ri-jadi-negara-maju-ekonomi-harus-naik-8</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/05/17/320/3009426/syarat-ri-jadi-negara-maju-ekonomi-harus-naik-8</guid><pubDate>Jum'at 17 Mei 2024 06:15 WIB</pubDate><dc:creator>Jihaan Haniifah Yarra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/16/320/3009426/syarat-ri-jadi-negara-maju-ekonomi-harus-naik-8-9IpmPqYskE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ekonomi RI pada 2024 (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/16/320/3009426/syarat-ri-jadi-negara-maju-ekonomi-harus-naik-8-9IpmPqYskE.jpg</image><title>Ekonomi RI pada 2024 (Foto: Freepik)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8xNS8xLzE4MDcxNi81L3g4eWl1cHc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia harus mencapai 6% hingga 8% lebih pada tiga tahun ke depan untuk menjadi negara maju pada 2045.
Pernyataan ini menanggapi presiden terpilih Prabowo Subianto yang menyatakan keyakinannya bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa mencapai 8% pada dua hingga tiga tahun ke depan di bawah pemerintahannya.

BACA JUGA:
Ini Rencana Waskita Karya Usai Restrukturisasi

&quot;Dua-tiga tahun ke depan memang dalam RPJMN kita kalau kita mau jadi negara maju di 2045, kita tumbuh harus di atas 6%-7%-8%,&quot; ujar Airlangga usai memberikan keterangan pers di Istana Kepresidenan Jakarta, dikutip Antara.
Airlangga mengatakan, bahwa menurutnya situasi perekonomian dunia dalam dua hingga tiga tahun kedepan akan berubah, begitu pula dengan kondisi geopolitik yang pada saat ini sedang terjadi.

BACA JUGA:
Proyek Strategis Nasional Diharapkan Jadi Backbone Transformasi Ekonomi RI

Airlangga menilai bahwa jika kondisi geopolitik aman, maka Indonesia dapat memanfaatkan bantalan fiskal yang selama ini dilakukan untuk subsidi dan bantuan sosial lainnya.Pada saat ditanya mengenai situasi perang antar negara pada saat ini, Airlangga mengatakan bahwa perang tidak ada yang tahu.
Airlangga juga menyatakan bahwa sektor digital dan semi konduktor diproyeksikan  dapat membantu pertumbuhan ekonomi suatu negara agar bisa melonjak.
Sementara untuk Indonesia, &quot;critical minerals&quot; sebagai kunci meningkatkan bauran energi terbarukan menjadi sektor yang terus didorong untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi.
Baca Selengkapnya : Indonesia Jadi Negara Maju, Ekonomi Harus Tumbuh 8%</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8xNS8xLzE4MDcxNi81L3g4eWl1cHc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia harus mencapai 6% hingga 8% lebih pada tiga tahun ke depan untuk menjadi negara maju pada 2045.
Pernyataan ini menanggapi presiden terpilih Prabowo Subianto yang menyatakan keyakinannya bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa mencapai 8% pada dua hingga tiga tahun ke depan di bawah pemerintahannya.

BACA JUGA:
Ini Rencana Waskita Karya Usai Restrukturisasi

&quot;Dua-tiga tahun ke depan memang dalam RPJMN kita kalau kita mau jadi negara maju di 2045, kita tumbuh harus di atas 6%-7%-8%,&quot; ujar Airlangga usai memberikan keterangan pers di Istana Kepresidenan Jakarta, dikutip Antara.
Airlangga mengatakan, bahwa menurutnya situasi perekonomian dunia dalam dua hingga tiga tahun kedepan akan berubah, begitu pula dengan kondisi geopolitik yang pada saat ini sedang terjadi.

BACA JUGA:
Proyek Strategis Nasional Diharapkan Jadi Backbone Transformasi Ekonomi RI

Airlangga menilai bahwa jika kondisi geopolitik aman, maka Indonesia dapat memanfaatkan bantalan fiskal yang selama ini dilakukan untuk subsidi dan bantuan sosial lainnya.Pada saat ditanya mengenai situasi perang antar negara pada saat ini, Airlangga mengatakan bahwa perang tidak ada yang tahu.
Airlangga juga menyatakan bahwa sektor digital dan semi konduktor diproyeksikan  dapat membantu pertumbuhan ekonomi suatu negara agar bisa melonjak.
Sementara untuk Indonesia, &quot;critical minerals&quot; sebagai kunci meningkatkan bauran energi terbarukan menjadi sektor yang terus didorong untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi.
Baca Selengkapnya : Indonesia Jadi Negara Maju, Ekonomi Harus Tumbuh 8%</content:encoded></item></channel></rss>
