<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Viral Lagi, Bea Cukai Tahan Tas Enzy Storia</title><description>Bea Cukai&amp;nbsp;kembali menjadi sorotan usai artis&amp;nbsp;Enzy Storia&amp;nbsp;menyinggung soal tas miliknya yang pernah ditahan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/18/320/3010086/viral-lagi-bea-cukai-tahan-tas-enzy-storia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/05/18/320/3010086/viral-lagi-bea-cukai-tahan-tas-enzy-storia"/><item><title>Viral Lagi, Bea Cukai Tahan Tas Enzy Storia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/18/320/3010086/viral-lagi-bea-cukai-tahan-tas-enzy-storia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/05/18/320/3010086/viral-lagi-bea-cukai-tahan-tas-enzy-storia</guid><pubDate>Sabtu 18 Mei 2024 13:36 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/18/320/3010086/viral-lagi-bea-cukai-tahan-tas-enzy-storia-ZmfNWZMUqZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Viral tas Enzy Storia ditahan Bea Cukai (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/18/320/3010086/viral-lagi-bea-cukai-tahan-tas-enzy-storia-ZmfNWZMUqZ.jpg</image><title>Viral tas Enzy Storia ditahan Bea Cukai (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8xNS8xLzE4MDcxNi81L3g4eWl1cHc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Bea Cukai kembali menjadi sorotan usai artis Enzy Storia menyinggung soal tas miliknya yang pernah ditahan. Staf Khusus Menteri Keuangan Yustinus Prastowo mengungkap hasil penelusuran terhadap keberadaan tas Enzy Storia yang diduga tertahan di Bea Cukai.
Melalui utas di akun resmi X-nya, Prastowo mengatakan ada lima fakta terkait penelusuran tersebut yang sudah dikoordinasikan dengan Bea Cukai Soekarno-Hatta.

BACA JUGA:
Segini Gaji Pegawai Bea Cukai yang Jadi Sorotan karena Kontroversi Kasus Barang Impor Tertahan

&quot;(Pertama), Barang tersebut (tas) adalah hadiah yang dikirim ke Kak Enzy oleh penjual sebagai kompensasi kekeliruan pengiriman sebelumnya,&quot; ungkap Prastowo, Sabtu (18/5/2024).
Kemudian yang kedua, karena merupakan hadiah, pengirim mendeklarasikan harga di bawah yang sebenarnya. Hal ini menimbulkan tambah bayar. Ketiga, Petugas kemudian melakukan koreksi sesuai ketentuan dan referensi harga retail.

BACA JUGA:
Pengacara Laporkan Kepala Bea Cukai Purwakarta ke Sri Mulyani, Singgung Uang Rp7 Miliar

&quot;Karena nilai koreksi lebih tinggi dari harga retail dan tas tsb merupakan barang substitusi, Kak Enzy mempersilakan PJT (Perusahaan Jasa Titipan) untuk mengembalikan barang itu ke pengirim hadiah,&quot; jelas Prastowo.
Selanjutnya kelima, namun mengingat tidak ada mekanisme tsb, maka barang tsb sampai saat ini masih tersimpan dengan baik di gudang PJT, bukan dikuasai Bea Cukai.
&quot;Terhadap kejadian ini, kami telah berkoordinasi dengan pihak PJT, mereka bertanggungjawab atas tambah bayar yang ditimbulkan dan setuju melanjutkan penyelesaian barang kepada pengirim,&quot; tulis fakta keenam yang dibeberkan Prastowo.Sebelumnya, Enzy mempertanyakan nasib tasnya yang tak ditebus di Bea Cukai karena tarif pajaknya lebih besar dari harga tas miliknya.
&quot;Penasaran tas yang ngga gue tebus karena mahalan harga pajak daripada harga tasnya udah dikirim balik belum ya ke pengirim,&quot; tulis Enzy di akun X miliknya @EnzyStoria.
Bea Cukai memang tengah menjadi perhatian publik. Warga berteriak tentang sejumlah perlakuan Bea Cukai yang mempersulit barang masuk dari luar negeri.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8xNS8xLzE4MDcxNi81L3g4eWl1cHc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Bea Cukai kembali menjadi sorotan usai artis Enzy Storia menyinggung soal tas miliknya yang pernah ditahan. Staf Khusus Menteri Keuangan Yustinus Prastowo mengungkap hasil penelusuran terhadap keberadaan tas Enzy Storia yang diduga tertahan di Bea Cukai.
Melalui utas di akun resmi X-nya, Prastowo mengatakan ada lima fakta terkait penelusuran tersebut yang sudah dikoordinasikan dengan Bea Cukai Soekarno-Hatta.

BACA JUGA:
Segini Gaji Pegawai Bea Cukai yang Jadi Sorotan karena Kontroversi Kasus Barang Impor Tertahan

&quot;(Pertama), Barang tersebut (tas) adalah hadiah yang dikirim ke Kak Enzy oleh penjual sebagai kompensasi kekeliruan pengiriman sebelumnya,&quot; ungkap Prastowo, Sabtu (18/5/2024).
Kemudian yang kedua, karena merupakan hadiah, pengirim mendeklarasikan harga di bawah yang sebenarnya. Hal ini menimbulkan tambah bayar. Ketiga, Petugas kemudian melakukan koreksi sesuai ketentuan dan referensi harga retail.

BACA JUGA:
Pengacara Laporkan Kepala Bea Cukai Purwakarta ke Sri Mulyani, Singgung Uang Rp7 Miliar

&quot;Karena nilai koreksi lebih tinggi dari harga retail dan tas tsb merupakan barang substitusi, Kak Enzy mempersilakan PJT (Perusahaan Jasa Titipan) untuk mengembalikan barang itu ke pengirim hadiah,&quot; jelas Prastowo.
Selanjutnya kelima, namun mengingat tidak ada mekanisme tsb, maka barang tsb sampai saat ini masih tersimpan dengan baik di gudang PJT, bukan dikuasai Bea Cukai.
&quot;Terhadap kejadian ini, kami telah berkoordinasi dengan pihak PJT, mereka bertanggungjawab atas tambah bayar yang ditimbulkan dan setuju melanjutkan penyelesaian barang kepada pengirim,&quot; tulis fakta keenam yang dibeberkan Prastowo.Sebelumnya, Enzy mempertanyakan nasib tasnya yang tak ditebus di Bea Cukai karena tarif pajaknya lebih besar dari harga tas miliknya.
&quot;Penasaran tas yang ngga gue tebus karena mahalan harga pajak daripada harga tasnya udah dikirim balik belum ya ke pengirim,&quot; tulis Enzy di akun X miliknya @EnzyStoria.
Bea Cukai memang tengah menjadi perhatian publik. Warga berteriak tentang sejumlah perlakuan Bea Cukai yang mempersulit barang masuk dari luar negeri.</content:encoded></item></channel></rss>
