<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pelabuhan Libatkan Banyak Institusi, Sri Mulyani: Tidak Hanya Bea Cukai</title><description>Menteri Keuangan Sri Mulyani menegaskan lalu lintas impor ekspor barang tidak hanya dikerjakan oleh Bea Cukai.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/18/320/3010155/pelabuhan-libatkan-banyak-institusi-sri-mulyani-tidak-hanya-bea-cukai</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/05/18/320/3010155/pelabuhan-libatkan-banyak-institusi-sri-mulyani-tidak-hanya-bea-cukai"/><item><title>Pelabuhan Libatkan Banyak Institusi, Sri Mulyani: Tidak Hanya Bea Cukai</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/18/320/3010155/pelabuhan-libatkan-banyak-institusi-sri-mulyani-tidak-hanya-bea-cukai</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/05/18/320/3010155/pelabuhan-libatkan-banyak-institusi-sri-mulyani-tidak-hanya-bea-cukai</guid><pubDate>Sabtu 18 Mei 2024 17:21 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/18/320/3010155/pelabuhan-libatkan-banyak-institusi-sri-mulyani-tidak-hanya-bea-cukai-6AzbsLaTsx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Urusan ekspor impor bukan hanya tanggung jawab bea cukai (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/18/320/3010155/pelabuhan-libatkan-banyak-institusi-sri-mulyani-tidak-hanya-bea-cukai-6AzbsLaTsx.jpg</image><title>Urusan ekspor impor bukan hanya tanggung jawab bea cukai (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8xOC8xLzE4MDgyOS81L3g4eW81cGk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani menegaskan lalu lintas impor ekspor barang tidak hanya dikerjakan oleh Bea Cukai. Menurutnya, ekosistem pelabuhan melibatkan banyak institusi.
Dalam acara pelepasan puluhan ribu kontainer barang yang digelar di Jakarta International Container Terminal, Tanjung Priok, Jakarta pada Sabtu (18/5/2024), Sri Mulyani memohon agar masyarakat mengetahui bahwa ini merupakan tanggungjawab bersama.

BACA JUGA:
Aturan Barang Impor Terbit, Sri Mulyani: Kami Gembira

Ia menyampaikan bahwa proses berlangsungnya lalu lintas impor ekspor barang, tak terkecuali juga di pelabuhan dilakukan dengan berkordinasi antara beberapa institusi yang terkait.
&quot;Kesiapan dari seluruh ekosistem di pelabuhan ini, tidak hanya Bea dan Cukai yang lagi diperhatikan masyarakat, namun seluruh proses ini bekerja sama dengan institusi, termasuk dari karantina karena kita masih akan proses barang yang memang membutuhkan proses karantina,&quot; kata Sri Mulyani.

BACA JUGA:
Ini Dia Aturan Barang Impor Usai Direvisi Jokowi, Cek di Sini

&quot;Dari BPOM, dan Pelindo sendiri, serta instansi - instansi terkait lainnya. Sehingga nanti masyarakat tahu bahwa ini adalah kordinasi bersama, jangan sampai hanya kemudian memusatkan perhatian seolah-olah ini hanya tanggung jawab satu institusi saja,&quot; tambahnya.Untuk diketahui, Sri Mulyani sendiri telah menghadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara dalam rangka menanggapi kasus Bea Cukai yang belakangan viral di media sosial. Dalam pertemuan itu ia menyampaikan situasi yang dihadapi oleh seluruh jajaran di lapangan.
Selain melaporkan mengenai kasus di Bea Cukai yang belakangan viral di media sosial, Menkeu juga menyebut bahwa minggu depan akan membahas mengenai kebijakan ekonomi makro dan pokok kebijakan fiskal dengan DPR.</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8xOC8xLzE4MDgyOS81L3g4eW81cGk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani menegaskan lalu lintas impor ekspor barang tidak hanya dikerjakan oleh Bea Cukai. Menurutnya, ekosistem pelabuhan melibatkan banyak institusi.
Dalam acara pelepasan puluhan ribu kontainer barang yang digelar di Jakarta International Container Terminal, Tanjung Priok, Jakarta pada Sabtu (18/5/2024), Sri Mulyani memohon agar masyarakat mengetahui bahwa ini merupakan tanggungjawab bersama.

BACA JUGA:
Aturan Barang Impor Terbit, Sri Mulyani: Kami Gembira

Ia menyampaikan bahwa proses berlangsungnya lalu lintas impor ekspor barang, tak terkecuali juga di pelabuhan dilakukan dengan berkordinasi antara beberapa institusi yang terkait.
&quot;Kesiapan dari seluruh ekosistem di pelabuhan ini, tidak hanya Bea dan Cukai yang lagi diperhatikan masyarakat, namun seluruh proses ini bekerja sama dengan institusi, termasuk dari karantina karena kita masih akan proses barang yang memang membutuhkan proses karantina,&quot; kata Sri Mulyani.

BACA JUGA:
Ini Dia Aturan Barang Impor Usai Direvisi Jokowi, Cek di Sini

&quot;Dari BPOM, dan Pelindo sendiri, serta instansi - instansi terkait lainnya. Sehingga nanti masyarakat tahu bahwa ini adalah kordinasi bersama, jangan sampai hanya kemudian memusatkan perhatian seolah-olah ini hanya tanggung jawab satu institusi saja,&quot; tambahnya.Untuk diketahui, Sri Mulyani sendiri telah menghadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara dalam rangka menanggapi kasus Bea Cukai yang belakangan viral di media sosial. Dalam pertemuan itu ia menyampaikan situasi yang dihadapi oleh seluruh jajaran di lapangan.
Selain melaporkan mengenai kasus di Bea Cukai yang belakangan viral di media sosial, Menkeu juga menyebut bahwa minggu depan akan membahas mengenai kebijakan ekonomi makro dan pokok kebijakan fiskal dengan DPR.</content:encoded></item></channel></rss>
