<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Keamanan Data, Starlink Milik Elon Musk Dievaluasi Secara Berkala</title><description>Budi Arie Setiadi akan evaluasi berkala terhadap Starlink, layanan internet berbasis satelit, untuk memastikan kepatuhan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/19/320/3010384/keamanan-data-starlink-milik-elon-musk-dievaluasi-secara-berkala</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/05/19/320/3010384/keamanan-data-starlink-milik-elon-musk-dievaluasi-secara-berkala"/><item><title>Keamanan Data, Starlink Milik Elon Musk Dievaluasi Secara Berkala</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/19/320/3010384/keamanan-data-starlink-milik-elon-musk-dievaluasi-secara-berkala</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/05/19/320/3010384/keamanan-data-starlink-milik-elon-musk-dievaluasi-secara-berkala</guid><pubDate>Minggu 19 Mei 2024 13:39 WIB</pubDate><dc:creator>Saskia Adelina Ananda</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/19/320/3010384/keamanan-data-starlink-milik-elon-musk-dievaluasi-secara-berkala-SKJo22kEHn.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Elon Musk Hadir di Bali (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/19/320/3010384/keamanan-data-starlink-milik-elon-musk-dievaluasi-secara-berkala-SKJo22kEHn.jpg</image><title>Elon Musk Hadir di Bali (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8xOS80LzE4MDg0OS81L3g4eXBpY3E=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi akan evaluasi berkala terhadap Starlink, layanan internet berbasis satelit, untuk memastikan kepatuhan operator terhadap aturan keamanan data selama Network Operation Center (NOC)-nya belum dibuka di Indonesia.
&amp;ldquo;Kami akan evaluasi terus,&amp;rdquo; ujar Budi Arie Ketika ditemui di Badung, Bali dikutip Antara, Minggu (19/5/2024).

BACA JUGA:
Internet Starlink Milik Elon Musk Resmi Beroperasi di Indonesia, Segini Harganya

Budi mengatakan bahwa evaluasi akan dilakukan secara berkala, baik setiap bulan maupun tiga bulan sekali untuk melihat kepatuhan Starlink.
&amp;ldquo;Kalau tidak memenuhi (kepatuhan), susah. Kita kan juga sebagai pemerintah harus melindungi warga negara kita,&amp;rdquo; kata Budi.
Oleh karena itu, terdapat sejumlah isu yang sedang diperjuangkan oleh pemerintah terkait layanan Starlink, yakni pembukaan NOC Starlink di Indonesia, rincian layanan konsumen atau customer service, serta perpajakan.

BACA JUGA:
Luhut ke Elon Musk: Jangan Cuma Bicara Roket tapi Perubahan Iklim

Apabila NOC tidak ada di sini, kata Budi, terdapat kekhawatiran Starlink akan dimanfaatkan untuk bermain judi online, pornografi, dan sebagainya. Atas dasar kekhawatiran tersebutlah, Kominfo bersikeras agar NOC Starlink ada di Indonesia.&amp;ldquo;Sehingga pemerintah Indonesia punya tangan untuk melakukan langkah-langkah bilamana mereka melanggar regulasi yang ada di Indonesia,&amp;rdquo; kata Budi.
Menurut Budi, meskipun Starlink memiliki berbagai keunggulan untuk mengatasi isu terkait kesenjangan akses internet di daerah-daerah 3T atau tertinggal, terdepan, dan terluar, tidak berarti Starlink akan mendapat perlakuan khusus terkait kepatuhan terhadap regulasi di Indonesia.
&amp;ldquo;Saya nggak mau mereka ini seperti over the top, entar tanggung jawab ke kita. Ini berbahaya,&amp;rdquo; kata Budi.
Pada Minggu pagi, CEO Tesla Inc. sekaligus SpaceX Elon Musk tiba di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, untuk meresmikan peluncuran Starlink bersama Presiden Joko Widodo. Peresmian Starlink dijadwalkan berlokasi di Denpasar, Bali, Minggu sore.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8xOS80LzE4MDg0OS81L3g4eXBpY3E=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi akan evaluasi berkala terhadap Starlink, layanan internet berbasis satelit, untuk memastikan kepatuhan operator terhadap aturan keamanan data selama Network Operation Center (NOC)-nya belum dibuka di Indonesia.
&amp;ldquo;Kami akan evaluasi terus,&amp;rdquo; ujar Budi Arie Ketika ditemui di Badung, Bali dikutip Antara, Minggu (19/5/2024).

BACA JUGA:
Internet Starlink Milik Elon Musk Resmi Beroperasi di Indonesia, Segini Harganya

Budi mengatakan bahwa evaluasi akan dilakukan secara berkala, baik setiap bulan maupun tiga bulan sekali untuk melihat kepatuhan Starlink.
&amp;ldquo;Kalau tidak memenuhi (kepatuhan), susah. Kita kan juga sebagai pemerintah harus melindungi warga negara kita,&amp;rdquo; kata Budi.
Oleh karena itu, terdapat sejumlah isu yang sedang diperjuangkan oleh pemerintah terkait layanan Starlink, yakni pembukaan NOC Starlink di Indonesia, rincian layanan konsumen atau customer service, serta perpajakan.

BACA JUGA:
Luhut ke Elon Musk: Jangan Cuma Bicara Roket tapi Perubahan Iklim

Apabila NOC tidak ada di sini, kata Budi, terdapat kekhawatiran Starlink akan dimanfaatkan untuk bermain judi online, pornografi, dan sebagainya. Atas dasar kekhawatiran tersebutlah, Kominfo bersikeras agar NOC Starlink ada di Indonesia.&amp;ldquo;Sehingga pemerintah Indonesia punya tangan untuk melakukan langkah-langkah bilamana mereka melanggar regulasi yang ada di Indonesia,&amp;rdquo; kata Budi.
Menurut Budi, meskipun Starlink memiliki berbagai keunggulan untuk mengatasi isu terkait kesenjangan akses internet di daerah-daerah 3T atau tertinggal, terdepan, dan terluar, tidak berarti Starlink akan mendapat perlakuan khusus terkait kepatuhan terhadap regulasi di Indonesia.
&amp;ldquo;Saya nggak mau mereka ini seperti over the top, entar tanggung jawab ke kita. Ini berbahaya,&amp;rdquo; kata Budi.
Pada Minggu pagi, CEO Tesla Inc. sekaligus SpaceX Elon Musk tiba di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, untuk meresmikan peluncuran Starlink bersama Presiden Joko Widodo. Peresmian Starlink dijadwalkan berlokasi di Denpasar, Bali, Minggu sore.</content:encoded></item></channel></rss>
