<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Fakta Utang Luar Negeri Indonesia</title><description>Sudah bukan rahasia lagi jika Indonesia memiliki utang dengan negara lain. Utang ini disebut Utang Luar Negeri.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/20/320/3010409/5-fakta-utang-luar-negeri-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/05/20/320/3010409/5-fakta-utang-luar-negeri-indonesia"/><item><title>5 Fakta Utang Luar Negeri Indonesia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/20/320/3010409/5-fakta-utang-luar-negeri-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/05/20/320/3010409/5-fakta-utang-luar-negeri-indonesia</guid><pubDate>Senin 20 Mei 2024 08:15 WIB</pubDate><dc:creator>Farida Syifa Anandita</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/19/320/3010409/5-fakta-utang-luar-negeri-indonesia-jz44lzD9V1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Fakta Utang Luar Negeri RI (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/19/320/3010409/5-fakta-utang-luar-negeri-indonesia-jz44lzD9V1.jpg</image><title>Fakta Utang Luar Negeri RI (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8xNy8xLzE4MDc4Ny81L3g4eW00eWs=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Sudah bukan rahasia lagi jika Indonesia memiliki utang dengan negara lain. Utang ini disebut Utang Luar Negeri (ULN). ULN digunakan untuk membangun infrastuktur yang akan dapat bermanfaat dan diinvestasikan.
Berikut rangkuman fakta terbaru mengenai ULN Indonesia, Senin (20/5/24).

BACA JUGA:
MRT Jakarta Fase Timur-Barat Tahap 1 Bakal Dibangun Lewat Utang Jepang Rp14,5 Triliun

1.	Mengalami penurunan
Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia mengalami penurunan USD5 Miliar pada kuartal I-2024. Dengan kurs saat ini (kurs Rp16.100 per USD) ULN Indonesia menyentuh angka Rp6.502,7 triliun.

BACA JUGA:
Utang RI Rp8.000 Triliun, Jokowi Bakal Warisi ke Presiden Baru

2.	Faktor penyebab
Asisten Gubernur BI, Erwin Haryono mengungkap faktor jika terjadinya penurunan ULN ini berasal dari dua faktor, yakni ULN sektor pemerintah dan swasta.3.	Turunnya ULN pemerintah
Penurunan ULN pemerintah menyentuh USD4 miliar, dari USD196,6 miliar pada kuartal sebelumnya menjadi USD192,2 miliar. Erwin menerangkan penurunan ini disebabkan perpindahan penempatan dana investor nonresiden pada Surat Berharga Negara (SBN) domestik ke instrumen investasi lain.
4.	Turunnya ULN swasta
ULN swasta juga menurun, dari USD 198,4 miliar menjadi USD197,0 miliar pada triwlulan I-2024.
Berdasarkan sektor ekonomi, ULN swasta terbesar berasal dari Sektor Industri Pengolahan; Jasa Keuangan dan Asuransi; Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas, dan Udara Dingin; serta Pertambangan dan Penggalian, dengan pangsa mencapai 78,3% dari total ULN swasta.
5. Negara pemberi utang terbesar ke Indonesia
Berikut ini daftar negara pemberi utang terbesar ke Indonesia pada 2023, berdasarkan Data Statistik Utang Luar Negeri Indonesia (SULNI) Juni 2023.
Singapura
Amerika Serikat (AS)
Jepang
China
Hong Kong</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8xNy8xLzE4MDc4Ny81L3g4eW00eWs=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Sudah bukan rahasia lagi jika Indonesia memiliki utang dengan negara lain. Utang ini disebut Utang Luar Negeri (ULN). ULN digunakan untuk membangun infrastuktur yang akan dapat bermanfaat dan diinvestasikan.
Berikut rangkuman fakta terbaru mengenai ULN Indonesia, Senin (20/5/24).

BACA JUGA:
MRT Jakarta Fase Timur-Barat Tahap 1 Bakal Dibangun Lewat Utang Jepang Rp14,5 Triliun

1.	Mengalami penurunan
Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia mengalami penurunan USD5 Miliar pada kuartal I-2024. Dengan kurs saat ini (kurs Rp16.100 per USD) ULN Indonesia menyentuh angka Rp6.502,7 triliun.

BACA JUGA:
Utang RI Rp8.000 Triliun, Jokowi Bakal Warisi ke Presiden Baru

2.	Faktor penyebab
Asisten Gubernur BI, Erwin Haryono mengungkap faktor jika terjadinya penurunan ULN ini berasal dari dua faktor, yakni ULN sektor pemerintah dan swasta.3.	Turunnya ULN pemerintah
Penurunan ULN pemerintah menyentuh USD4 miliar, dari USD196,6 miliar pada kuartal sebelumnya menjadi USD192,2 miliar. Erwin menerangkan penurunan ini disebabkan perpindahan penempatan dana investor nonresiden pada Surat Berharga Negara (SBN) domestik ke instrumen investasi lain.
4.	Turunnya ULN swasta
ULN swasta juga menurun, dari USD 198,4 miliar menjadi USD197,0 miliar pada triwlulan I-2024.
Berdasarkan sektor ekonomi, ULN swasta terbesar berasal dari Sektor Industri Pengolahan; Jasa Keuangan dan Asuransi; Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas, dan Udara Dingin; serta Pertambangan dan Penggalian, dengan pangsa mencapai 78,3% dari total ULN swasta.
5. Negara pemberi utang terbesar ke Indonesia
Berikut ini daftar negara pemberi utang terbesar ke Indonesia pada 2023, berdasarkan Data Statistik Utang Luar Negeri Indonesia (SULNI) Juni 2023.
Singapura
Amerika Serikat (AS)
Jepang
China
Hong Kong</content:encoded></item></channel></rss>
