<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Angkat 4 Inisiatif Indonesia di World Water Forum ke-10, Singgung Hari Danau Sedunia</title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengangkat empat inisiatif baru yang disampaikan pada High Level Meeting KTT WWF</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/20/320/3010713/jokowi-angkat-4-inisiatif-indonesia-di-world-water-forum-ke-10-singgung-hari-danau-sedunia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/05/20/320/3010713/jokowi-angkat-4-inisiatif-indonesia-di-world-water-forum-ke-10-singgung-hari-danau-sedunia"/><item><title>Jokowi Angkat 4 Inisiatif Indonesia di World Water Forum ke-10, Singgung Hari Danau Sedunia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/20/320/3010713/jokowi-angkat-4-inisiatif-indonesia-di-world-water-forum-ke-10-singgung-hari-danau-sedunia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/05/20/320/3010713/jokowi-angkat-4-inisiatif-indonesia-di-world-water-forum-ke-10-singgung-hari-danau-sedunia</guid><pubDate>Senin 20 Mei 2024 10:33 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/20/320/3010713/jokowi-angkat-4-inisiatif-indonesia-di-world-water-forum-ke-10-singgung-hari-danau-sedunia-MtHnu9RQCq.png" expression="full" type="image/jpeg">Jokowi Sampaikan Inisiatif Idonesia di World Water Forum. (Foto: Okezone.com/Setpres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/20/320/3010713/jokowi-angkat-4-inisiatif-indonesia-di-world-water-forum-ke-10-singgung-hari-danau-sedunia-MtHnu9RQCq.png</image><title>Jokowi Sampaikan Inisiatif Idonesia di World Water Forum. (Foto: Okezone.com/Setpres)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengangkat empat inisiatif baru yang disampaikan pada High Level Meeting KTT World Water Forum ke-10, Bali.
&quot;Penetapan World Lake Day, pendirian Center of Excellence di Asia Pasifik, tata kelola air berkelanjutan di negara pulau kecil dan penggalangan proyek-proyek air,&quot; kata Jokowi, Senin (20/5/2024).

BACA JUGA:
Hari ini! Presiden Jokowi Pimpin Pertemuan World Water Forum ke-10

Indonesia, juga secara konsisten mendorong tiga hal untuk KTT WWF ke-10. Diantaranya yakni pertama meningkatkan prinsip solidaritas &amp;amp; inklusivitas untuk mencapai solusi bersama, terutama bagi negara-negara pulau kecil &amp;amp; yang mengalami kelangkaan air.
&quot;Kedua, memberdayakan hydro-diplomacy untuk kerja sama konkret &amp;amp; inovatif, menjauhi persaingan dalam pengelolaan sumber daya air lintas batas. Ketiga, memperkuat political leadership sebagai kunci sukses berbagai kerja sama menuju ketahanan air berkelanjutan,&quot; jelasnya.

BACA JUGA:
World Water Forum, Jokowi: Setiap Tetes Air Sangat Berharga

Jokowi juga mengatakan bahwa peran air sangat sentral bagi kehidupan umat manusia. Bank Dunia, kata Jokowi, memperkirakan kekurangan air dapat memperlambat pertumbuhan ekonomi sampai 6 persen hingga tahun 2050.
&quot;Kelangkaan air juga dapat memicu perang serta bisa menjadi sumber bencana. Too much water maupun too little water, keduanya dapat menjadi masalah bagi dunia,&quot; kata Jokowi.Dalam 10 tahun terakhir, kata Jokowi, Indonesia telah memperkuat infrastruktur airnya dengan membangun 42 bendungan, 1,18 juta hektar jaringan irigasi, 2.156 km pengendali banjir &amp;amp; pengamanan pantai, serta merehabilitasi 4,3 juta hektar jaringan irigasi.
&quot;Air juga kami manfaatkan untuk membangun PLTS Terapung di waduk Cirata sebagai PLTS terapung terbesar di Asia Tenggara,&quot; jelasnya.
Jokowi menyebut bahwa Forum Air Sedunia ke-10 ini sangat strategis untuk merevitalisasi aksi nyata &amp;amp; komitmen bersama dalam mewujudkan Manajemen Sumber Daya Air Terintegrasi.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengangkat empat inisiatif baru yang disampaikan pada High Level Meeting KTT World Water Forum ke-10, Bali.
&quot;Penetapan World Lake Day, pendirian Center of Excellence di Asia Pasifik, tata kelola air berkelanjutan di negara pulau kecil dan penggalangan proyek-proyek air,&quot; kata Jokowi, Senin (20/5/2024).

BACA JUGA:
Hari ini! Presiden Jokowi Pimpin Pertemuan World Water Forum ke-10

Indonesia, juga secara konsisten mendorong tiga hal untuk KTT WWF ke-10. Diantaranya yakni pertama meningkatkan prinsip solidaritas &amp;amp; inklusivitas untuk mencapai solusi bersama, terutama bagi negara-negara pulau kecil &amp;amp; yang mengalami kelangkaan air.
&quot;Kedua, memberdayakan hydro-diplomacy untuk kerja sama konkret &amp;amp; inovatif, menjauhi persaingan dalam pengelolaan sumber daya air lintas batas. Ketiga, memperkuat political leadership sebagai kunci sukses berbagai kerja sama menuju ketahanan air berkelanjutan,&quot; jelasnya.

BACA JUGA:
World Water Forum, Jokowi: Setiap Tetes Air Sangat Berharga

Jokowi juga mengatakan bahwa peran air sangat sentral bagi kehidupan umat manusia. Bank Dunia, kata Jokowi, memperkirakan kekurangan air dapat memperlambat pertumbuhan ekonomi sampai 6 persen hingga tahun 2050.
&quot;Kelangkaan air juga dapat memicu perang serta bisa menjadi sumber bencana. Too much water maupun too little water, keduanya dapat menjadi masalah bagi dunia,&quot; kata Jokowi.Dalam 10 tahun terakhir, kata Jokowi, Indonesia telah memperkuat infrastruktur airnya dengan membangun 42 bendungan, 1,18 juta hektar jaringan irigasi, 2.156 km pengendali banjir &amp;amp; pengamanan pantai, serta merehabilitasi 4,3 juta hektar jaringan irigasi.
&quot;Air juga kami manfaatkan untuk membangun PLTS Terapung di waduk Cirata sebagai PLTS terapung terbesar di Asia Tenggara,&quot; jelasnya.
Jokowi menyebut bahwa Forum Air Sedunia ke-10 ini sangat strategis untuk merevitalisasi aksi nyata &amp;amp; komitmen bersama dalam mewujudkan Manajemen Sumber Daya Air Terintegrasi.</content:encoded></item></channel></rss>
