<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Defisit APBN 2025 Dipatok 2,45%-2,82%, Sri Mulyani Ingin Prabowo Leluasa Atur Anggaran</title><description>Sri Mulyani Indrawati memprediksi defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 sebesar 2,45-2,82%</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/20/320/3010801/defisit-apbn-2025-dipatok-2-45-2-82-sri-mulyani-ingin-prabowo-leluasa-atur-anggaran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/05/20/320/3010801/defisit-apbn-2025-dipatok-2-45-2-82-sri-mulyani-ingin-prabowo-leluasa-atur-anggaran"/><item><title>Defisit APBN 2025 Dipatok 2,45%-2,82%, Sri Mulyani Ingin Prabowo Leluasa Atur Anggaran</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/20/320/3010801/defisit-apbn-2025-dipatok-2-45-2-82-sri-mulyani-ingin-prabowo-leluasa-atur-anggaran</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/05/20/320/3010801/defisit-apbn-2025-dipatok-2-45-2-82-sri-mulyani-ingin-prabowo-leluasa-atur-anggaran</guid><pubDate>Senin 20 Mei 2024 13:30 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/20/320/3010801/defisit-apbn-2025-dipatok-2-45-2-82-sri-mulyani-ingin-prabowo-leluasa-atur-anggaran-WVyxTmPiDA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sri Mulyani Soal Defisit APBN 2025. (Foto: Okezone.com/MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/20/320/3010801/defisit-apbn-2025-dipatok-2-45-2-82-sri-mulyani-ingin-prabowo-leluasa-atur-anggaran-WVyxTmPiDA.jpg</image><title>Sri Mulyani Soal Defisit APBN 2025. (Foto: Okezone.com/MPI)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memprediksi defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 sebesar 2,45-2,82% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).
APBN dirancang dengan defisit yang lebih lebar agar Presiden Terpilih Prabowo Subianto bisa leluasa dalam pemanfaatan anggaran.

BACA JUGA:
Sri Mulyani Rancang APBN Prabowo 2025: Ekonomi 5,1%-5,5% hingga Rupiah Rp15.300

Rancangan ini tertuang dalam Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal (KEMPPKF) yang disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam Sidang Paripurna DPR, Senin (20/5/2024).
&quot;Dengan demikian defisit fiskal 2025 diperkirakan 2,45% hingga 2,82% dari pada upaya untuk tutup defisit dilakukan dengan pembiayaan inovatif prudent dan sustain dengan kendalikan risiko utang pada batas yang manageable di level 37,98-38,7% PDB,&quot; kata Sri Mulyani.

BACA JUGA:
Harga Gas Murah Bisa Beratkan APBN dan Hancurkan Industri, Ini Penjelasannya

Defisit APBN 2025 tersebut sejalan dengan belanja pemerintah yang ditargetkan pada kisaran 14,59%-15,18% dari PDB, sementara penerimaan negara mencapai kisaran 12,14% hingga 12,36% dr PDB.Arah belanja negara pada 2025 adalah efektif, efisien dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi dan pemerataan. Khusus untuk belanja subsidi dan bantuan sosial (bansos) akan dilakukan peningkatan akurasi penyaluran serta sinergi program yang relevan.
&quot;Pemerintah berkomitmen untuk menguatkan sinergi dan harmonisasi kebijakan pusat dan daerah yang diarahkan untuk tingkatkan kualitas belanja di daerah agar lebih produktif dengan peningkatan kualitas layanan publik dan kemandirian daerah,&quot; papar Sri Mulyani.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memprediksi defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 sebesar 2,45-2,82% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).
APBN dirancang dengan defisit yang lebih lebar agar Presiden Terpilih Prabowo Subianto bisa leluasa dalam pemanfaatan anggaran.

BACA JUGA:
Sri Mulyani Rancang APBN Prabowo 2025: Ekonomi 5,1%-5,5% hingga Rupiah Rp15.300

Rancangan ini tertuang dalam Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal (KEMPPKF) yang disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam Sidang Paripurna DPR, Senin (20/5/2024).
&quot;Dengan demikian defisit fiskal 2025 diperkirakan 2,45% hingga 2,82% dari pada upaya untuk tutup defisit dilakukan dengan pembiayaan inovatif prudent dan sustain dengan kendalikan risiko utang pada batas yang manageable di level 37,98-38,7% PDB,&quot; kata Sri Mulyani.

BACA JUGA:
Harga Gas Murah Bisa Beratkan APBN dan Hancurkan Industri, Ini Penjelasannya

Defisit APBN 2025 tersebut sejalan dengan belanja pemerintah yang ditargetkan pada kisaran 14,59%-15,18% dari PDB, sementara penerimaan negara mencapai kisaran 12,14% hingga 12,36% dr PDB.Arah belanja negara pada 2025 adalah efektif, efisien dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi dan pemerataan. Khusus untuk belanja subsidi dan bantuan sosial (bansos) akan dilakukan peningkatan akurasi penyaluran serta sinergi program yang relevan.
&quot;Pemerintah berkomitmen untuk menguatkan sinergi dan harmonisasi kebijakan pusat dan daerah yang diarahkan untuk tingkatkan kualitas belanja di daerah agar lebih produktif dengan peningkatan kualitas layanan publik dan kemandirian daerah,&quot; papar Sri Mulyani.</content:encoded></item></channel></rss>
