<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hasil Pertemuan Para Mendag Negara APEC: Sepakat Perkuat Digitalisasi Kawasan</title><description>Hasil pertemuan para Menteri Perdagangan organisasi Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) 2024 di Peru.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/20/320/3010835/hasil-pertemuan-para-mendag-negara-apec-sepakat-perkuat-digitalisasi-kawasan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/05/20/320/3010835/hasil-pertemuan-para-mendag-negara-apec-sepakat-perkuat-digitalisasi-kawasan"/><item><title>Hasil Pertemuan Para Mendag Negara APEC: Sepakat Perkuat Digitalisasi Kawasan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/20/320/3010835/hasil-pertemuan-para-mendag-negara-apec-sepakat-perkuat-digitalisasi-kawasan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/05/20/320/3010835/hasil-pertemuan-para-mendag-negara-apec-sepakat-perkuat-digitalisasi-kawasan</guid><pubDate>Senin 20 Mei 2024 14:23 WIB</pubDate><dc:creator>Kristalensi Bunga Nauli Sihite</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/20/320/3010835/hasil-pertemuan-para-mendag-negara-apec-sepakat-perkuat-digitalisasi-kawasan-8ivaKjh4ia.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Hasil pertemuan mendag di APEC 2024 (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/20/320/3010835/hasil-pertemuan-para-mendag-negara-apec-sepakat-perkuat-digitalisasi-kawasan-8ivaKjh4ia.jpeg</image><title>Hasil pertemuan mendag di APEC 2024 (Foto: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8xOC80LzE3Mzg2OC81L3g4cHFkZXc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Hasil pertemuan para Menteri Perdagangan organisasi Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) 2024 di Peru. Mendag Zulkifli Hasan menyampai perkembangan terbaru dari sesi terakhir pertemuan APEC 2024.
Dia mengatakan bahwa pada sesi terkahir, para menteri perdagangan APEC sepakat untuk memperkuat digitalisasi sebagai upaya memperkuat rantai pasok dan inklusivitas di kawasan.

BACA JUGA:
Rampung Hadiri Rangkaian KTT APEC di Amerika Serikat, Presiden Jokowi Bertolak ke Tanah Air

Kesepakatan ini merupakan langkah yang dianggap penting dilakukan untuk menjawab tantangan zaman sekaligus bentuk adaptasi terhadap perkembangan teknologi yang begitu pesat.

&amp;ldquo;Para Menteri Perdagangan APEC sepakat pentingnya digitalisasi sebagai fasilitasi perdagangan untuk tingkatkan konektivitas rantai pasok yang resilien,&amp;rdquo; kata Zulhas usai Pertemuan Menteri Perdagangan APEC, Peru, Senin (20/5/2024).

BACA JUGA:
Jokowi Ungkap 3 Fokus Kerja Sama APEC Hadapi Perubahan Iklim

Adapun anggota ekonomi APEC terdiri dari Australia, Brunei Darussalam, Filipina, Kanada, Chili, RRT, Hong Kong, Indonesia, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Meksiko, Selandia Baru, Peru, PNG, Rusia, Singapura, Taiwan, Thailand, Amerika Serikat, dan Vietnam.
Selain menggenjot konektivitas, Zulhas yang juga Ketua Umum PAN ini mengatakan para Menteri Perdagangan APEC juga sepakat untuk bersama terus mengajak perempuan agar berkontribusi lebih terhadap perdagangan global. Dia meyakini kehadiran perempuan bisa memberikan dampak positif terhadap perdagangan global.&amp;ldquo;Para Menteri juga sepakat bahwa Inklusivitas perdagangan perlu melibatkan perempuan dan UMKM,&amp;rdquo; jelasnya.
Zulhas mengatakan kesepakatan tersebut sesuai dengan tujuan dari Forum APEC. Di mana APEC membahas berbagai upaya agar bisa mewujudkan perdagangan yang liberal, inklusif, dan berkelanjutan.
&amp;ldquo;Diskusi APEC membahas upaya Fasilitasi Perdagangan guna mewujudkan perdagangan yang liberal, inklusif dan berkelanjutan.,&amp;rdquo; tutup Zulhas.
Para Menteri menutup pertemuan dengan mengadopsi Pernyataan Bersama Menteri Perdagangan APEC. Komitmen bersama ini akan diangkat pada level pertemuan tertinggi, Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) APEC November mendatang di Lima, Peru.
</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8xOC80LzE3Mzg2OC81L3g4cHFkZXc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Hasil pertemuan para Menteri Perdagangan organisasi Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) 2024 di Peru. Mendag Zulkifli Hasan menyampai perkembangan terbaru dari sesi terakhir pertemuan APEC 2024.
Dia mengatakan bahwa pada sesi terkahir, para menteri perdagangan APEC sepakat untuk memperkuat digitalisasi sebagai upaya memperkuat rantai pasok dan inklusivitas di kawasan.

BACA JUGA:
Rampung Hadiri Rangkaian KTT APEC di Amerika Serikat, Presiden Jokowi Bertolak ke Tanah Air

Kesepakatan ini merupakan langkah yang dianggap penting dilakukan untuk menjawab tantangan zaman sekaligus bentuk adaptasi terhadap perkembangan teknologi yang begitu pesat.

&amp;ldquo;Para Menteri Perdagangan APEC sepakat pentingnya digitalisasi sebagai fasilitasi perdagangan untuk tingkatkan konektivitas rantai pasok yang resilien,&amp;rdquo; kata Zulhas usai Pertemuan Menteri Perdagangan APEC, Peru, Senin (20/5/2024).

BACA JUGA:
Jokowi Ungkap 3 Fokus Kerja Sama APEC Hadapi Perubahan Iklim

Adapun anggota ekonomi APEC terdiri dari Australia, Brunei Darussalam, Filipina, Kanada, Chili, RRT, Hong Kong, Indonesia, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Meksiko, Selandia Baru, Peru, PNG, Rusia, Singapura, Taiwan, Thailand, Amerika Serikat, dan Vietnam.
Selain menggenjot konektivitas, Zulhas yang juga Ketua Umum PAN ini mengatakan para Menteri Perdagangan APEC juga sepakat untuk bersama terus mengajak perempuan agar berkontribusi lebih terhadap perdagangan global. Dia meyakini kehadiran perempuan bisa memberikan dampak positif terhadap perdagangan global.&amp;ldquo;Para Menteri juga sepakat bahwa Inklusivitas perdagangan perlu melibatkan perempuan dan UMKM,&amp;rdquo; jelasnya.
Zulhas mengatakan kesepakatan tersebut sesuai dengan tujuan dari Forum APEC. Di mana APEC membahas berbagai upaya agar bisa mewujudkan perdagangan yang liberal, inklusif, dan berkelanjutan.
&amp;ldquo;Diskusi APEC membahas upaya Fasilitasi Perdagangan guna mewujudkan perdagangan yang liberal, inklusif dan berkelanjutan.,&amp;rdquo; tutup Zulhas.
Para Menteri menutup pertemuan dengan mengadopsi Pernyataan Bersama Menteri Perdagangan APEC. Komitmen bersama ini akan diangkat pada level pertemuan tertinggi, Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) APEC November mendatang di Lima, Peru.
</content:encoded></item></channel></rss>
