<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penyaluran Bansos Beras 10 Kg, Stok Bulog Sisa 1,85 Juta Ton</title><description>Penyaluran bantuan sosial (bansos) beras 10 kg dipastikan aman karena stok Bulog mencukupi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/20/320/3011021/penyaluran-bansos-beras-10-kg-stok-bulog-sisa-1-85-juta-ton</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/05/20/320/3011021/penyaluran-bansos-beras-10-kg-stok-bulog-sisa-1-85-juta-ton"/><item><title>Penyaluran Bansos Beras 10 Kg, Stok Bulog Sisa 1,85 Juta Ton</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/20/320/3011021/penyaluran-bansos-beras-10-kg-stok-bulog-sisa-1-85-juta-ton</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/05/20/320/3011021/penyaluran-bansos-beras-10-kg-stok-bulog-sisa-1-85-juta-ton</guid><pubDate>Senin 20 Mei 2024 19:34 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/20/320/3011021/penyaluran-bansos-beras-10-kg-stok-bulog-sisa-1-85-juta-ton-7iy6hW7X2r.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Stok beras bulog cukup untuk bansos (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/20/320/3011021/penyaluran-bansos-beras-10-kg-stok-bulog-sisa-1-85-juta-ton-7iy6hW7X2r.jpg</image><title>Stok beras bulog cukup untuk bansos (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8wOC8xLzE4MDQ1Ny81L3g4eTZ0bW8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Penyaluran bantuan sosial (bansos) beras 10 kg dipastikan aman karena stok Bulog mencukupi. Direktur Utama Perum Bulog Bayu Krisnamurthi memastikan pasokan cadangan beras pemerintah (CBP) mencukupi.
Hingga saat ini pasokan beras yang diamankan perusahaan mencapai 1,85 juta ton. Menurutnya, sebagian dari total stok beras masih akan digunakan untuk bansos beras (bansos) 10 kilogram, dimana akan dialokasikan hingga Juni mendatang.

BACA JUGA:
5 Fakta Bansos Pangan Diperpanjang hingga Desember 2024


&amp;ldquo;Stok Bulog 1,85 juta ton untuk beras, tapi dugaan saya minggu ini sedikit turun karena ada bantuan pangan April-Juni akan disalur saat ini,&amp;rdquo; ujar Bayu saat ditemui di Karawang, Jawa Barat, Senin (20/5/2024).
Adapun, jumlah serapan gabah perusahaan per 19 Mei 2024 mencapai 1.050.000 ton atau 535.000 ton setara beras.

BACA JUGA:
Bansos Beras Ringankan Beban Warga, Jokowi: Patut Disyukuri Negara Lain Kesulitan


Meski begitu, angka serapan gabah sedikit lebih renda dibandingkan dengan pengadaan 2023 atau lebih tinggi dibandingkan 2022. Menurutnya, fluktuatif jumlah pedagang gabah disebabkan oleh kondisi musim tanam padi (MT).
&amp;ldquo;Saya sampaikan total pengadaan Bulog per tanggal 19 (Mei) itu sudah  mencapai 535.000 ton setara beras atau kurang lebih 1,050.000 ton setara  gabah,&amp;rdquo; paparnya.
MT biasanya dapat dilakukan hingga periode waktu ke 3, yakni MT1 atau  musim hujan, MT2 atau musim gadu dan MT3 atau musim kering. Karena itu,  MT berkaitan dengan pola tanam,
Di mana, sebagian besar petani hanya dapat melakukan penanaman hingga  pada MT2 saja, hal ini disebabkan keberadaan iklim dan kondisi ladang  yang bergantung dengan curah hujan.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8wOC8xLzE4MDQ1Ny81L3g4eTZ0bW8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Penyaluran bantuan sosial (bansos) beras 10 kg dipastikan aman karena stok Bulog mencukupi. Direktur Utama Perum Bulog Bayu Krisnamurthi memastikan pasokan cadangan beras pemerintah (CBP) mencukupi.
Hingga saat ini pasokan beras yang diamankan perusahaan mencapai 1,85 juta ton. Menurutnya, sebagian dari total stok beras masih akan digunakan untuk bansos beras (bansos) 10 kilogram, dimana akan dialokasikan hingga Juni mendatang.

BACA JUGA:
5 Fakta Bansos Pangan Diperpanjang hingga Desember 2024


&amp;ldquo;Stok Bulog 1,85 juta ton untuk beras, tapi dugaan saya minggu ini sedikit turun karena ada bantuan pangan April-Juni akan disalur saat ini,&amp;rdquo; ujar Bayu saat ditemui di Karawang, Jawa Barat, Senin (20/5/2024).
Adapun, jumlah serapan gabah perusahaan per 19 Mei 2024 mencapai 1.050.000 ton atau 535.000 ton setara beras.

BACA JUGA:
Bansos Beras Ringankan Beban Warga, Jokowi: Patut Disyukuri Negara Lain Kesulitan


Meski begitu, angka serapan gabah sedikit lebih renda dibandingkan dengan pengadaan 2023 atau lebih tinggi dibandingkan 2022. Menurutnya, fluktuatif jumlah pedagang gabah disebabkan oleh kondisi musim tanam padi (MT).
&amp;ldquo;Saya sampaikan total pengadaan Bulog per tanggal 19 (Mei) itu sudah  mencapai 535.000 ton setara beras atau kurang lebih 1,050.000 ton setara  gabah,&amp;rdquo; paparnya.
MT biasanya dapat dilakukan hingga periode waktu ke 3, yakni MT1 atau  musim hujan, MT2 atau musim gadu dan MT3 atau musim kering. Karena itu,  MT berkaitan dengan pola tanam,
Di mana, sebagian besar petani hanya dapat melakukan penanaman hingga  pada MT2 saja, hal ini disebabkan keberadaan iklim dan kondisi ladang  yang bergantung dengan curah hujan.</content:encoded></item></channel></rss>
