<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dampak Kematian Presiden Iran ke Ekonomi RI, Sri Mulyani: Kita Lihat Nanti</title><description>Sri Mulyani menanggapi perihal kematian Presiden Iran Ebrahim Raisi yang diduga bakal berdampak pada perekonomian.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/22/320/3011769/dampak-kematian-presiden-iran-ke-ekonomi-ri-sri-mulyani-kita-lihat-nanti</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/05/22/320/3011769/dampak-kematian-presiden-iran-ke-ekonomi-ri-sri-mulyani-kita-lihat-nanti"/><item><title>Dampak Kematian Presiden Iran ke Ekonomi RI, Sri Mulyani: Kita Lihat Nanti</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/22/320/3011769/dampak-kematian-presiden-iran-ke-ekonomi-ri-sri-mulyani-kita-lihat-nanti</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/05/22/320/3011769/dampak-kematian-presiden-iran-ke-ekonomi-ri-sri-mulyani-kita-lihat-nanti</guid><pubDate>Rabu 22 Mei 2024 11:56 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/22/320/3011769/dampak-kematian-presiden-iran-ke-ekonomi-ri-sri-mulyani-kita-lihat-nanti-AgrFsrB3Vq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani soal Ekonomi RI (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/22/320/3011769/dampak-kematian-presiden-iran-ke-ekonomi-ri-sri-mulyani-kita-lihat-nanti-AgrFsrB3Vq.jpg</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani soal Ekonomi RI (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8yMC8xLzE4MDkwMy81L3g4eXJxaWk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menanggapi perihal kematian Presiden Iran Ebrahim Raisi yang diduga bakal berdampak pada perekonomian khususnya Indonesia.
&quot;Kita lihat saja nanti bacaannya secara lengkap ketika kita bahas dengan DPR,&quot; kata Sri Mulyani di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (22/5/2024).

BACA JUGA:
Rupiah Masih di Level Rp16.000, Ini Jawaban Sri Mulyani

Diberitakan sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan duka yang mendalam atas meninggalnya Presiden Iran Ebrahim Raisi beserta rombongan usai helikopter yang ditumpanginya jatuh di Azerbaijan Timur. Jokowi menyampaikan duka itu atas nama pemerintah dan masyarakat Indonesia.
&amp;ldquo;Pertama-tama, pemerintah dan masyarakat Indonesia menyatakan duka yang mendalam atas wafat meninggalnya Presiden Raisi di kecelakaan helikopter yang ditumpangi beliau,&amp;rdquo; kata Jokowi setelah meninjau lokasi dan korban banjir bandang di Posko Pengungsian Batu Taba, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Selasa (21/5/2024).

BACA JUGA:
Rancang APBN Prabowo 2025, Sri Mulyani Optimis Pertumbuhan Ekonomi 5,1%-5,5%

Jokowi berharap meninggalnya Presiden Raisi tidak memberikan dampak terhadap ekonomi global, terutama yang berkaitan dengan harga minyak. Jokowi menilai, jika hal itu terjadi, akan berdampak bagi seluruh sektoral seperti barang dan lainnya.&amp;ldquo;Kita harapkan tidak berdampak kepada ekonomi global, utamanya yang berkaitan dengan harga minyak. Karena kalau sudah harga minyak naik terdampak dari peristiwa itu itu akan berdampak ke mana-mana, kenaikan harga barang dan lain-lainnya,&amp;rdquo; jelasnya.
Sebagai informasi, Presiden Iran Ebrahim Raisi dan beberapa pejabat senior dilaporkan tewas setelah helikopter yang membawa mereka jatuh di provinsi Azerbaijan Timur pada hari Minggu, 20 Mei 2024. Kecelakaan fatal itu terjadi setelah Raisi dan rombongannya baru saja kembali dari upacara pembukaan bendungan baru di perbatasan Iran dengan Azerbaijan.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8yMC8xLzE4MDkwMy81L3g4eXJxaWk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menanggapi perihal kematian Presiden Iran Ebrahim Raisi yang diduga bakal berdampak pada perekonomian khususnya Indonesia.
&quot;Kita lihat saja nanti bacaannya secara lengkap ketika kita bahas dengan DPR,&quot; kata Sri Mulyani di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (22/5/2024).

BACA JUGA:
Rupiah Masih di Level Rp16.000, Ini Jawaban Sri Mulyani

Diberitakan sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan duka yang mendalam atas meninggalnya Presiden Iran Ebrahim Raisi beserta rombongan usai helikopter yang ditumpanginya jatuh di Azerbaijan Timur. Jokowi menyampaikan duka itu atas nama pemerintah dan masyarakat Indonesia.
&amp;ldquo;Pertama-tama, pemerintah dan masyarakat Indonesia menyatakan duka yang mendalam atas wafat meninggalnya Presiden Raisi di kecelakaan helikopter yang ditumpangi beliau,&amp;rdquo; kata Jokowi setelah meninjau lokasi dan korban banjir bandang di Posko Pengungsian Batu Taba, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Selasa (21/5/2024).

BACA JUGA:
Rancang APBN Prabowo 2025, Sri Mulyani Optimis Pertumbuhan Ekonomi 5,1%-5,5%

Jokowi berharap meninggalnya Presiden Raisi tidak memberikan dampak terhadap ekonomi global, terutama yang berkaitan dengan harga minyak. Jokowi menilai, jika hal itu terjadi, akan berdampak bagi seluruh sektoral seperti barang dan lainnya.&amp;ldquo;Kita harapkan tidak berdampak kepada ekonomi global, utamanya yang berkaitan dengan harga minyak. Karena kalau sudah harga minyak naik terdampak dari peristiwa itu itu akan berdampak ke mana-mana, kenaikan harga barang dan lain-lainnya,&amp;rdquo; jelasnya.
Sebagai informasi, Presiden Iran Ebrahim Raisi dan beberapa pejabat senior dilaporkan tewas setelah helikopter yang membawa mereka jatuh di provinsi Azerbaijan Timur pada hari Minggu, 20 Mei 2024. Kecelakaan fatal itu terjadi setelah Raisi dan rombongannya baru saja kembali dari upacara pembukaan bendungan baru di perbatasan Iran dengan Azerbaijan.</content:encoded></item></channel></rss>
