<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tips Cegah Pembobolan Akun Perbankan, Waspadai Nomor Ini</title><description>Pengguna ponsel diimbau waspada dengan nomor yang sudah tidak aktif.
&amp;nbsp;</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/22/622/3011961/tips-cegah-pembobolan-akun-perbankan-waspadai-nomor-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/05/22/622/3011961/tips-cegah-pembobolan-akun-perbankan-waspadai-nomor-ini"/><item><title>Tips Cegah Pembobolan Akun Perbankan, Waspadai Nomor Ini</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/22/622/3011961/tips-cegah-pembobolan-akun-perbankan-waspadai-nomor-ini</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/05/22/622/3011961/tips-cegah-pembobolan-akun-perbankan-waspadai-nomor-ini</guid><pubDate>Rabu 22 Mei 2024 17:39 WIB</pubDate><dc:creator>Jihaan Haniifah Yarra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/22/622/3011961/tips-cegah-pembobolan-akun-perbankan-waspadai-nomor-ini-RbwJvdbCgv.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tips mencegah kejahatan perbankan (Foto: XL Axiata)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/22/622/3011961/tips-cegah-pembobolan-akun-perbankan-waspadai-nomor-ini-RbwJvdbCgv.jpg</image><title>Tips mencegah kejahatan perbankan (Foto: XL Axiata)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8yOC80LzE3ODkxNC81L3g4dnhpMG8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Pengguna ponsel diimbau waspada dengan nomor yang sudah tidak aktif. Bagi pelanggan layanan telekomunikasi selular, nomor ponselnya bahkan bisa terhubung dengan akun perbankan miliknya.
Dengan demikian, transaksi perbankan bisa dilakukan secara digital menggunakan ponselnya kapan saja dan di mana saja, tidak perlu repot ke gerai bank. Namun, pelanggan harus waspada agar tidak penjadi korban pembobolan akun bank melalui nomor ponselnya.

BACA JUGA:
DPK Perbankan Tumbuh 8,21%, Paling Tinggi di Korporasi


Group Head Customer Contact Center XL Axiata, M. Yunus, mengatakan, meskipun transaksi perbankan menjadi semakin mudah, namun masyarakat pengguna layanan seluler dan perbankan tetap harus waspada agar terhindar dari tindak kejahatan perbankan, termasuk pembobolan akun.
&amp;ldquo;Dalam upaya menjamin dan melindungi keamanan akun data pribadi perbankan pelanggan, kami dari XL Axiata menghimbau kepada seluruh pelanggan untuk turut menjaga keamanan nomor ponsel yang terdaftar dalam akun perbankannya,&amp;rdquo; kata dia, Rabu (22/5/2024).

BACA JUGA:
Kredit Perbankan Tumbuh 13,09%, Ini Pendorongnya


Dia menyebut hal ini untuk menghindari aksi pembobolan akun perbankan dengan memanfaatkan nomor ponsel pelanggan, termasuk nomor yang telah hangus. Dia menambahkan, nomor-nomor ponsel yang tidak terpakai dan dianggap hangus bisa menjadi sarana bagi pelaku kejahatan untuk membobol rekening bank pelanggan.
Untuk itu, dia menghimbau agar pelanggan mengurus penutupan nomor ponsel yang sudah tidak terpakai ke operator dan pihak bank. Pelanggan sebaiknya tidak meremehkan nomor yang sudah tidak dipakainya dan menganggap tidak perlu menginformasikan penutupan nomornya kepada pihak operator dan pihak bank atau online payment yang terhubung.aan.
Berikut tips agar terhindar dari aksi pembobolan akun perbankan melalui nomor ponsel pelanggan:
&amp;bull;	Segera hubungi customer service bank terkait dan atau online  payment untuk menghapus layanan pada nomor ponsel yang sudah tidak lagi  digunakan atau hangus untuk memastikan layanan perbankan sudah terhapus
&amp;bull;	Jangan pernah memberikan username, password, PIN, dan kode OTP dalam setiap transaksi perbankan yang ada di ponsel.
&amp;bull;	Jangan pernah mengakses akun perbankan melalui jaringan WIFI milik umum
&amp;bull;	Kejahatan bisa terjadi kapan pun dan dimana pun, selalu tingkatkan kewaspad</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8yOC80LzE3ODkxNC81L3g4dnhpMG8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Pengguna ponsel diimbau waspada dengan nomor yang sudah tidak aktif. Bagi pelanggan layanan telekomunikasi selular, nomor ponselnya bahkan bisa terhubung dengan akun perbankan miliknya.
Dengan demikian, transaksi perbankan bisa dilakukan secara digital menggunakan ponselnya kapan saja dan di mana saja, tidak perlu repot ke gerai bank. Namun, pelanggan harus waspada agar tidak penjadi korban pembobolan akun bank melalui nomor ponselnya.

BACA JUGA:
DPK Perbankan Tumbuh 8,21%, Paling Tinggi di Korporasi


Group Head Customer Contact Center XL Axiata, M. Yunus, mengatakan, meskipun transaksi perbankan menjadi semakin mudah, namun masyarakat pengguna layanan seluler dan perbankan tetap harus waspada agar terhindar dari tindak kejahatan perbankan, termasuk pembobolan akun.
&amp;ldquo;Dalam upaya menjamin dan melindungi keamanan akun data pribadi perbankan pelanggan, kami dari XL Axiata menghimbau kepada seluruh pelanggan untuk turut menjaga keamanan nomor ponsel yang terdaftar dalam akun perbankannya,&amp;rdquo; kata dia, Rabu (22/5/2024).

BACA JUGA:
Kredit Perbankan Tumbuh 13,09%, Ini Pendorongnya


Dia menyebut hal ini untuk menghindari aksi pembobolan akun perbankan dengan memanfaatkan nomor ponsel pelanggan, termasuk nomor yang telah hangus. Dia menambahkan, nomor-nomor ponsel yang tidak terpakai dan dianggap hangus bisa menjadi sarana bagi pelaku kejahatan untuk membobol rekening bank pelanggan.
Untuk itu, dia menghimbau agar pelanggan mengurus penutupan nomor ponsel yang sudah tidak terpakai ke operator dan pihak bank. Pelanggan sebaiknya tidak meremehkan nomor yang sudah tidak dipakainya dan menganggap tidak perlu menginformasikan penutupan nomornya kepada pihak operator dan pihak bank atau online payment yang terhubung.aan.
Berikut tips agar terhindar dari aksi pembobolan akun perbankan melalui nomor ponsel pelanggan:
&amp;bull;	Segera hubungi customer service bank terkait dan atau online  payment untuk menghapus layanan pada nomor ponsel yang sudah tidak lagi  digunakan atau hangus untuk memastikan layanan perbankan sudah terhapus
&amp;bull;	Jangan pernah memberikan username, password, PIN, dan kode OTP dalam setiap transaksi perbankan yang ada di ponsel.
&amp;bull;	Jangan pernah mengakses akun perbankan melalui jaringan WIFI milik umum
&amp;bull;	Kejahatan bisa terjadi kapan pun dan dimana pun, selalu tingkatkan kewaspad</content:encoded></item></channel></rss>
