<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bangun Infrastruktur, Pak Bas Bakal Gandeng AIIB</title><description>PUPR) menjajaki peluang kerja sama dengan Bank Investasi Infrastruktur Asia atau Asian Infrastructure.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/24/470/3012596/bangun-infrastruktur-pak-bas-bakal-gandeng-aiib</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/05/24/470/3012596/bangun-infrastruktur-pak-bas-bakal-gandeng-aiib"/><item><title>Bangun Infrastruktur, Pak Bas Bakal Gandeng AIIB</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/24/470/3012596/bangun-infrastruktur-pak-bas-bakal-gandeng-aiib</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/05/24/470/3012596/bangun-infrastruktur-pak-bas-bakal-gandeng-aiib</guid><pubDate>Jum'at 24 Mei 2024 11:50 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/24/470/3012596/bangun-infrastruktur-pak-bas-bakal-gandeng-aiib-05RzCkRnPy.png" expression="full" type="image/jpeg">Menteri PUPR Basuki Hadimuljono soal jajaki kerja sama (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/24/470/3012596/bangun-infrastruktur-pak-bas-bakal-gandeng-aiib-05RzCkRnPy.png</image><title>Menteri PUPR Basuki Hadimuljono soal jajaki kerja sama (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8yMi8xLzE4MDk3NC81L3g4eXZjeW8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menjajaki peluang kerja sama dengan Bank Investasi Infrastruktur Asia atau Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB).
Di aman kerja sama yang dijakaki terkait dukungan skema Public Private Partnership (PPP) atau Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha dalam pembangunan infrastruktur konektivitas, sumber daya air, dan permukiman.

BACA JUGA:
Merger dengan InJourney, Ini Bocoran Dirut Garuda Indonesia

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur di Indonesia menjadi prioritas Pemerintah Presiden Joko Widodo dan menjadi salah satu sektor utama untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Kemampuan pendanaan Pemerintah yang terbatas dalam pembangunan infrastruktur mendorong Kementerian PUPR melakukan terobosan dalam pembiayaan infrastruktur melalui investasi dari berbagai pihak, termasuk AIIB.
&amp;ldquo;Kementerian PUPR meyakini bahwa pembangunan infrastruktur masih banyak menyediakan peluang investasi yang dapat dikerjasamakan dengan AIBB,&amp;rdquo; kata Basuki dalam keterangan resminya, dikutip Jumat (24/5/2024).

BACA JUGA:
Kenang-kenangan Bestie di Kabinet Jelang Jokowi Lengser, Sri Mulyani-Pak Bas Tukaran Topi

Pada pertemuan dengan Penasihat Senior Presiden Joachim von Amsberg, Kementerian PUPR mengusulkan dukungan pembangunan infrastruktur bidang konektivitas meliputi Jalan Tol Jambi-Rengat, flyover untuk perlintasan sebidang atau keselamatan di jalan raya (road safety), dan kelanjutan Tol Trans Jawa ruas Tol Probolinggo-Banyuwangi.Selanjutnya bidang Sumber Daya Air pada pembangunan irigasi untuk menjamin suplai air dari bendungan untuk menunjang produktivitas sentra-sentra pertanian. Pada 2014-2024, Indonesia membangun 61 bendungan yang dilanjutkan pembangunan dan rehabilitasi irigasi.
&amp;ldquo;Dari 61 bendungan tersebut, sebanyak 52 bendungan dengan total kapasitas tampungan 3.746,51 juta meter kubik memiliki potensi pemanfaatan layanan irigasi untuk 71 daerah irigasi,&amp;rdquo; lanjut Basuki.
Sementara di bidang Cipta Karya telah disepakati komitmen kerja sama proyek hibah Program Solid Waste Management Sustainable Urban Development (SWM-SUD) yang dibiayai oleh Aliansi untuk End Plastic Waste (AEPW) dan dikelola oleh AIIB untuk pengembangan studi kelayakan, infrastruktur limbah padat pembangunan, peningkatan kapasitas kelembagaan, dan pelibatan masyarakat yang dilaksanakan pada Desember 2023-Desember 2024.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8yMi8xLzE4MDk3NC81L3g4eXZjeW8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menjajaki peluang kerja sama dengan Bank Investasi Infrastruktur Asia atau Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB).
Di aman kerja sama yang dijakaki terkait dukungan skema Public Private Partnership (PPP) atau Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha dalam pembangunan infrastruktur konektivitas, sumber daya air, dan permukiman.

BACA JUGA:
Merger dengan InJourney, Ini Bocoran Dirut Garuda Indonesia

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur di Indonesia menjadi prioritas Pemerintah Presiden Joko Widodo dan menjadi salah satu sektor utama untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Kemampuan pendanaan Pemerintah yang terbatas dalam pembangunan infrastruktur mendorong Kementerian PUPR melakukan terobosan dalam pembiayaan infrastruktur melalui investasi dari berbagai pihak, termasuk AIIB.
&amp;ldquo;Kementerian PUPR meyakini bahwa pembangunan infrastruktur masih banyak menyediakan peluang investasi yang dapat dikerjasamakan dengan AIBB,&amp;rdquo; kata Basuki dalam keterangan resminya, dikutip Jumat (24/5/2024).

BACA JUGA:
Kenang-kenangan Bestie di Kabinet Jelang Jokowi Lengser, Sri Mulyani-Pak Bas Tukaran Topi

Pada pertemuan dengan Penasihat Senior Presiden Joachim von Amsberg, Kementerian PUPR mengusulkan dukungan pembangunan infrastruktur bidang konektivitas meliputi Jalan Tol Jambi-Rengat, flyover untuk perlintasan sebidang atau keselamatan di jalan raya (road safety), dan kelanjutan Tol Trans Jawa ruas Tol Probolinggo-Banyuwangi.Selanjutnya bidang Sumber Daya Air pada pembangunan irigasi untuk menjamin suplai air dari bendungan untuk menunjang produktivitas sentra-sentra pertanian. Pada 2014-2024, Indonesia membangun 61 bendungan yang dilanjutkan pembangunan dan rehabilitasi irigasi.
&amp;ldquo;Dari 61 bendungan tersebut, sebanyak 52 bendungan dengan total kapasitas tampungan 3.746,51 juta meter kubik memiliki potensi pemanfaatan layanan irigasi untuk 71 daerah irigasi,&amp;rdquo; lanjut Basuki.
Sementara di bidang Cipta Karya telah disepakati komitmen kerja sama proyek hibah Program Solid Waste Management Sustainable Urban Development (SWM-SUD) yang dibiayai oleh Aliansi untuk End Plastic Waste (AEPW) dan dikelola oleh AIIB untuk pengembangan studi kelayakan, infrastruktur limbah padat pembangunan, peningkatan kapasitas kelembagaan, dan pelibatan masyarakat yang dilaksanakan pada Desember 2023-Desember 2024.</content:encoded></item></channel></rss>
