<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Erick Thohir Ajak Pemilik Burj Khalifa ke KEK Sanur Bali</title><description>Erick Thohir mengajak Bos Emaar Properties atau perusahaan properti multinasional asal Dubai, Mohamed Alabbar ke KEK Sanur.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/27/320/3013524/erick-thohir-ajak-pemilik-burj-khalifa-ke-kek-sanur-bali</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/05/27/320/3013524/erick-thohir-ajak-pemilik-burj-khalifa-ke-kek-sanur-bali"/><item><title>Erick Thohir Ajak Pemilik Burj Khalifa ke KEK Sanur Bali</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/27/320/3013524/erick-thohir-ajak-pemilik-burj-khalifa-ke-kek-sanur-bali</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/05/27/320/3013524/erick-thohir-ajak-pemilik-burj-khalifa-ke-kek-sanur-bali</guid><pubDate>Senin 27 Mei 2024 08:35 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/27/320/3013524/erick-thohir-ajak-pemilik-burj-khalifa-ke-kek-sanur-bali-QhRlYEK1U2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Erick ajak Bos Burj Khalifa ke KEK Sanur (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/27/320/3013524/erick-thohir-ajak-pemilik-burj-khalifa-ke-kek-sanur-bali-QhRlYEK1U2.jpg</image><title>Erick ajak Bos Burj Khalifa ke KEK Sanur (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8wNy8zNC8xNjc4NjAvNS94OG1jMHVw&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Menteri BUMN Erick Thohir mengajak Bos Emaar Properties atau perusahaan properti multinasional asal Dubai, Mohamed Alabbar ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur, Bali.
Erick Thohir mengajak Mohamed Alabbar melihat-lihat Hotel The Meru Sanur yang merupakan fasilitas mega di kawasan tersebut.

BACA JUGA:
Jokowi Bakal Bangun Kawasan Ekonomi Khusus Industri Kayu


&amp;ldquo;Saya mengajak founder Emaar Properties, Mr. Mohamed Ali Rashed Alabbar melihat hotel The Meru Sanur. Hotel yang dulu bernama Grand Inna Bali Beach ini, salah satu fasilitas bertaraf internasional yang disediakan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur,&amp;rdquo; ungkap Erick dalam akun Instagramnya, ditulis Senin (27/5/2024).

BACA JUGA:
Investasi di Kawasan Ekonomi Khusus Capai Rp113 Triliun, Serap 55 Ribu Tenaga Kerja


Kendati sudah memperkenalkan KEK Sanur, terutama hotel The Meru Sanur,  kepada pemilik Burj Khalifa Dubai, Erick enggan membeberkan ada tidaknya komitmen investasi dari Mohamed Alabbar.
Lelaki yang juga menjabat sebagai Ketua PSSI itu justru memastikan bahwa KEK Sanur bakal menjadi destinasi wisata berkelanjutan dan terintegrasi bertaraf internasional. Lantaran, kawasan ini memiliki beberapa fasilitas mewah.
Misalnya, hotel bintang lima, convention center, hingga Bali  International Hospital yang disebut-sebut akan memiliki fasilitas  kesehatan yang lengkap dan bertaraf global.
&amp;ldquo;Selain memiliki fasilitas hotel bintang lima dan convention center,  KEK Sanur juga akan dilengkapi fasilitas kesehatan berupa rumah sakit  bertaraf internasional,&amp;rdquo; paparnya.
&amp;ldquo;Ini adalah salah satu tonggak destinasi wisata yang dapat mendorong  kebangkitan ekosistem pariwisata dan perekonomian di Indonesia,&amp;rdquo; beber  dia.
Sebelumnya, Erick juga memperkenalkan proyek Ibu Kota Nusantara (IKN)  di Kalimantan Timur (Kaltim) ke Mohamed Alabbar. Dalam kesempatan itu,  Erick memperlihatkan kematangan proyek investasi yang dipandang  menguntungkan bagi perusahaan besar.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8wNy8zNC8xNjc4NjAvNS94OG1jMHVw&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Menteri BUMN Erick Thohir mengajak Bos Emaar Properties atau perusahaan properti multinasional asal Dubai, Mohamed Alabbar ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur, Bali.
Erick Thohir mengajak Mohamed Alabbar melihat-lihat Hotel The Meru Sanur yang merupakan fasilitas mega di kawasan tersebut.

BACA JUGA:
Jokowi Bakal Bangun Kawasan Ekonomi Khusus Industri Kayu


&amp;ldquo;Saya mengajak founder Emaar Properties, Mr. Mohamed Ali Rashed Alabbar melihat hotel The Meru Sanur. Hotel yang dulu bernama Grand Inna Bali Beach ini, salah satu fasilitas bertaraf internasional yang disediakan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur,&amp;rdquo; ungkap Erick dalam akun Instagramnya, ditulis Senin (27/5/2024).

BACA JUGA:
Investasi di Kawasan Ekonomi Khusus Capai Rp113 Triliun, Serap 55 Ribu Tenaga Kerja


Kendati sudah memperkenalkan KEK Sanur, terutama hotel The Meru Sanur,  kepada pemilik Burj Khalifa Dubai, Erick enggan membeberkan ada tidaknya komitmen investasi dari Mohamed Alabbar.
Lelaki yang juga menjabat sebagai Ketua PSSI itu justru memastikan bahwa KEK Sanur bakal menjadi destinasi wisata berkelanjutan dan terintegrasi bertaraf internasional. Lantaran, kawasan ini memiliki beberapa fasilitas mewah.
Misalnya, hotel bintang lima, convention center, hingga Bali  International Hospital yang disebut-sebut akan memiliki fasilitas  kesehatan yang lengkap dan bertaraf global.
&amp;ldquo;Selain memiliki fasilitas hotel bintang lima dan convention center,  KEK Sanur juga akan dilengkapi fasilitas kesehatan berupa rumah sakit  bertaraf internasional,&amp;rdquo; paparnya.
&amp;ldquo;Ini adalah salah satu tonggak destinasi wisata yang dapat mendorong  kebangkitan ekosistem pariwisata dan perekonomian di Indonesia,&amp;rdquo; beber  dia.
Sebelumnya, Erick juga memperkenalkan proyek Ibu Kota Nusantara (IKN)  di Kalimantan Timur (Kaltim) ke Mohamed Alabbar. Dalam kesempatan itu,  Erick memperlihatkan kematangan proyek investasi yang dipandang  menguntungkan bagi perusahaan besar.</content:encoded></item></channel></rss>
