<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kurangi Impor, China Bakal Bangun Pabrik Gula di Indonesia</title><description>Induk Koperasi Unit Desa (Inkud) bekerjasama dengan perusahaan konstruksi asal China dalam membangun pabrik gula di Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/27/320/3013621/kurangi-impor-china-bakal-bangun-pabrik-gula-di-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/05/27/320/3013621/kurangi-impor-china-bakal-bangun-pabrik-gula-di-indonesia"/><item><title>Kurangi Impor, China Bakal Bangun Pabrik Gula di Indonesia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/27/320/3013621/kurangi-impor-china-bakal-bangun-pabrik-gula-di-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/05/27/320/3013621/kurangi-impor-china-bakal-bangun-pabrik-gula-di-indonesia</guid><pubDate>Senin 27 Mei 2024 12:35 WIB</pubDate><dc:creator>Saskia Adelina Ananda</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/27/320/3013621/kurangi-impor-china-bakal-bangun-pabrik-gula-di-indonesia-gpIQyLeL8s.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Perusahaan china bakal bangun pabrik gula di RI (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/27/320/3013621/kurangi-impor-china-bakal-bangun-pabrik-gula-di-indonesia-gpIQyLeL8s.jpg</image><title>Perusahaan china bakal bangun pabrik gula di RI (Foto: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8xMS8xLzE2Nzk5MS81L3g4bWZ4Z3I=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Induk Koperasi Unit Desa (Inkud) bekerjasama dengan perusahaan konstruksi asal China dalam membangun pabrik gula di Indonesia. Inkud bekerjasama dengan Guang Xi Construation engineering membangun pabrik gula berkapasitas 12 ribu ton/hari.

BACA JUGA:
36 Pabrik Gula Berproduksi, Stok Aman?


Sekretaris dewan pembina Inkud Ferry Juliantono menyatakan rencana perluasan perkebunan tebu dan pembangunan Pabrik ini akan mengurangi impor gula Indonesia dan memperkuat kedaulatan pangan naaional seperti yang diharapkan oleh Peesiden terpilih Prabowo Subianto.

BACA JUGA:
Dicari! Investor yang Mau Bangun Pabrik Gula di Papua Rp3 Triliun


&quot;Impor gula Indonesia adalah yang terbesar di dunia yaitu 5 jutaan ton setiap tahunnya. Jadi ini harus dikurangi dan kita harus menanam tebu kembali,&amp;rdquo; kata Ferry yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia ( Dekopin) Ferry Juliantono, Senin (27/5/2024).
Penanda tangan tersebut langsung dilakukan oleh Ketua umum INKUD Portasius Nggedi dengan Xu Muxin Presiden perusahaan Guang Xi Construation engineering grup dikantor Guang Xi grup di Nanning China.
Lalu pada bulan Juli tahun ini tim Guang Xi akan berangkat ke Jakarta  untuk mempersiapkan hal tersebut. Pembangunan pabrik tersebut akan  memakan waktu 1, 5 tahun dan diharapkan bisa di mulai di tahun ini.
Sebelumnya, Inkud juga menandatangani kerjasama pengembangan  perkebunan tebu dengan pihak Guang Xi Agricultural sciense China.  Kerjasama meliputi pembenihan dan pembibitan tebu.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8xMS8xLzE2Nzk5MS81L3g4bWZ4Z3I=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Induk Koperasi Unit Desa (Inkud) bekerjasama dengan perusahaan konstruksi asal China dalam membangun pabrik gula di Indonesia. Inkud bekerjasama dengan Guang Xi Construation engineering membangun pabrik gula berkapasitas 12 ribu ton/hari.

BACA JUGA:
36 Pabrik Gula Berproduksi, Stok Aman?


Sekretaris dewan pembina Inkud Ferry Juliantono menyatakan rencana perluasan perkebunan tebu dan pembangunan Pabrik ini akan mengurangi impor gula Indonesia dan memperkuat kedaulatan pangan naaional seperti yang diharapkan oleh Peesiden terpilih Prabowo Subianto.

BACA JUGA:
Dicari! Investor yang Mau Bangun Pabrik Gula di Papua Rp3 Triliun


&quot;Impor gula Indonesia adalah yang terbesar di dunia yaitu 5 jutaan ton setiap tahunnya. Jadi ini harus dikurangi dan kita harus menanam tebu kembali,&amp;rdquo; kata Ferry yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia ( Dekopin) Ferry Juliantono, Senin (27/5/2024).
Penanda tangan tersebut langsung dilakukan oleh Ketua umum INKUD Portasius Nggedi dengan Xu Muxin Presiden perusahaan Guang Xi Construation engineering grup dikantor Guang Xi grup di Nanning China.
Lalu pada bulan Juli tahun ini tim Guang Xi akan berangkat ke Jakarta  untuk mempersiapkan hal tersebut. Pembangunan pabrik tersebut akan  memakan waktu 1, 5 tahun dan diharapkan bisa di mulai di tahun ini.
Sebelumnya, Inkud juga menandatangani kerjasama pengembangan  perkebunan tebu dengan pihak Guang Xi Agricultural sciense China.  Kerjasama meliputi pembenihan dan pembibitan tebu.</content:encoded></item></channel></rss>
