<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Erick Thohir: GovTech Tak Rumit, Mudah Digunakan</title><description>Erick Thohir menyebut GovTech Indonesia atau super app nasional INA Digital bersifat user friendly.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/27/320/3013683/erick-thohir-govtech-tak-rumit-mudah-digunakan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/05/27/320/3013683/erick-thohir-govtech-tak-rumit-mudah-digunakan"/><item><title>Erick Thohir: GovTech Tak Rumit, Mudah Digunakan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/27/320/3013683/erick-thohir-govtech-tak-rumit-mudah-digunakan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/05/27/320/3013683/erick-thohir-govtech-tak-rumit-mudah-digunakan</guid><pubDate>Senin 27 Mei 2024 14:41 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/27/320/3013683/erick-thohir-govtech-tak-rumit-mudah-digunakan-cD1EZVH8P5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri BUMN Erick Thohir soal GovTech (Foto: Kementerian BUMN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/27/320/3013683/erick-thohir-govtech-tak-rumit-mudah-digunakan-cD1EZVH8P5.jpg</image><title>Menteri BUMN Erick Thohir soal GovTech (Foto: Kementerian BUMN)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8yNy8xLzE4MTEzNC81L3g4ejU3cWE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyebut GovTech Indonesia atau super app nasional INA Digital bersifat user friendly atau sesuatu yang mudah digunakan dan dipelajari masyarakat.
Artinya, aplikasi digital milik pemerintah ini tidak membingungkan alias rumit saat diakses masyarakat.

BACA JUGA:
Jokowi Luncurkan INA Digital: Setop Bikin Aplikasi Baru, Pemborosan Uang Negara

&amp;ldquo;Ini tentu GovTec, kita coba memastikan mengedepankan bahwa user friendly yang memudahkan masyarakat bisa melakukan daripada sistem GovTech ini daripada tanpa komplikasi yang rumit,&amp;rdquo; ujar Erick di Istana Negara, Senin (27/5/2024).
Adapun, pemerintah menunjuk Perum Percetakan Uang Republik Indonesia (Perum Peruri) untuk mengelola Govtech. Kehadiran Govtech bagian dari perwujudan digitalisasi layanan pemerintah yang terpadu dan terintegrasi.

BACA JUGA:
Luncurkan INA Digital, Jokowi: Jalan Tol Digitalisasi Pelayanan Publik

Gebrakan yang diformalkan melalui Perpres Nomor 82 Tahun 2023 ini merupakan komitmen Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama kementerian terkait untuk mempercepat transformasi digital, khususnya pelayanan publik.Karena itu, per hari ini Kepala Negara meluncurkan GovTech Indonesia atau INA Digital di Istana Negara. Platform ini bakal mengkonsolidasikan seluruh layanan kementerian dan lembaga (K/L) dalam satu portal nasional.
&amp;ldquo;Alhamdulillah, Bapak Lresiden melalui Perpres Nomor 82 Tahun 2023 tentang Percepatan Transformasi Digital dan Keterbadanan Layanan Digital Nasional, telah memberikan amanah kepada kami untuk bisa menjalankan penugasan pemerintah sebagai penyelenggara aplikasi SPBE prioritas atau GovTech Indonesia,&amp;rdquo; paparnya.
&amp;ldquo;Guna kita mengakselerasi digital dan pelayanan publik pemerintah yang terpadu, solusitif, dan tentu transparan,&amp;rdquo; jelas Erick.






</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8yNy8xLzE4MTEzNC81L3g4ejU3cWE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyebut GovTech Indonesia atau super app nasional INA Digital bersifat user friendly atau sesuatu yang mudah digunakan dan dipelajari masyarakat.
Artinya, aplikasi digital milik pemerintah ini tidak membingungkan alias rumit saat diakses masyarakat.

BACA JUGA:
Jokowi Luncurkan INA Digital: Setop Bikin Aplikasi Baru, Pemborosan Uang Negara

&amp;ldquo;Ini tentu GovTec, kita coba memastikan mengedepankan bahwa user friendly yang memudahkan masyarakat bisa melakukan daripada sistem GovTech ini daripada tanpa komplikasi yang rumit,&amp;rdquo; ujar Erick di Istana Negara, Senin (27/5/2024).
Adapun, pemerintah menunjuk Perum Percetakan Uang Republik Indonesia (Perum Peruri) untuk mengelola Govtech. Kehadiran Govtech bagian dari perwujudan digitalisasi layanan pemerintah yang terpadu dan terintegrasi.

BACA JUGA:
Luncurkan INA Digital, Jokowi: Jalan Tol Digitalisasi Pelayanan Publik

Gebrakan yang diformalkan melalui Perpres Nomor 82 Tahun 2023 ini merupakan komitmen Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama kementerian terkait untuk mempercepat transformasi digital, khususnya pelayanan publik.Karena itu, per hari ini Kepala Negara meluncurkan GovTech Indonesia atau INA Digital di Istana Negara. Platform ini bakal mengkonsolidasikan seluruh layanan kementerian dan lembaga (K/L) dalam satu portal nasional.
&amp;ldquo;Alhamdulillah, Bapak Lresiden melalui Perpres Nomor 82 Tahun 2023 tentang Percepatan Transformasi Digital dan Keterbadanan Layanan Digital Nasional, telah memberikan amanah kepada kami untuk bisa menjalankan penugasan pemerintah sebagai penyelenggara aplikasi SPBE prioritas atau GovTech Indonesia,&amp;rdquo; paparnya.
&amp;ldquo;Guna kita mengakselerasi digital dan pelayanan publik pemerintah yang terpadu, solusitif, dan tentu transparan,&amp;rdquo; jelas Erick.






</content:encoded></item></channel></rss>
