<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tabungan Orang Kaya Menumpuk, LPS: Mereka Wait and See</title><description>LPS mencatat pertumbuhan tabungan dengan saldo di atas Rp2 miliar mengalami pertumbuhan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/28/320/3014260/tabungan-orang-kaya-menumpuk-lps-mereka-wait-and-see</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/05/28/320/3014260/tabungan-orang-kaya-menumpuk-lps-mereka-wait-and-see"/><item><title>Tabungan Orang Kaya Menumpuk, LPS: Mereka Wait and See</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/28/320/3014260/tabungan-orang-kaya-menumpuk-lps-mereka-wait-and-see</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/05/28/320/3014260/tabungan-orang-kaya-menumpuk-lps-mereka-wait-and-see</guid><pubDate>Selasa 28 Mei 2024 16:40 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/28/320/3014260/tabungan-orang-kaya-menumpuk-lps-mereka-wait-and-see-PNiSsLJgwz.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Tabungan di atas Rp2 miliar alami kenaikan (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/28/320/3014260/tabungan-orang-kaya-menumpuk-lps-mereka-wait-and-see-PNiSsLJgwz.jpeg</image><title>Tabungan di atas Rp2 miliar alami kenaikan (Foto: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8yMS8xLzE2NzQwOC81L3g4bHhwMWs=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; LPS mencatat pertumbuhan tabungan dengan saldo di atas Rp2 miliar mengalami pertumbuhan. Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, tabungan di atas Rp2 miliar mencatatkan pertumbuhan 10,11% di April atau meningkat dari bulan Maret yang hanya 8,79%.
&quot;Bisa baik bisa buruk, baiknya orang-orang kaya atau perusahaan makin kaya banyak, buruknya mungkin mereka mulai wait and see sehingga numpuk uangnya di tabungan, ini akan kita monitor terus ke depannya seperti apa,&quot; ungkap Purbaya dalam konferensi pers di kantor LPS Jakarta, Selasa (28/5/2024).

BACA JUGA:
LPS Anggarkan Hampir Rp1 Triliun Bangun Kantor di IKN


Sementara itu, Purbaya menambahkan, untuk tabungan yang di bawah Rp500 juta cenderung melambat dibanding bulan lalu.
&quot;Yang paling parah memang di bawah Rp100 juta, tabungannya turun di bulan Maret 7,3%, di bulan April turun 4,06%,&quot; kata Purbaya.

BACA JUGA:
LPS Pertahankan Tingkat Suku Bunga Penjaminan 4,25%


Menurut Purbaya, sebagian masyarakat di bawah menghabiskan uangnya untuk berlibur, sedangkan secara makro mereka mulai mengurangi tabungannya untuk kebutuhan yang lebih besar dalam jangka panjang.
&quot;Untuk masyarakat yang lebih rendah, itu sepertinya tabungannya tumbuh jauh lebih lambat dibanding masyarakat yang uangnya banyak,&quot; ujarnya.
Per April 2024, kredit perbankan tumbuh sebesar 13,09% secara yoy,  sedangkan Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh sebesar 8,21% secara yoy.  Kondisi fundamental perbankan pun terus terjaga, rasio permodalan (KPMM)  industri yang terjaga di level 26,00% pada periode Maret 2024.
Sementara itu, likuiditas perbankan konsisten di atas threshold  dengan rasio AL/NCD berada di level 113,94% dan AL/DPK sebesar 25,62%  pada April 2024.
Berdasarkan data April 2024, jumlah rekening nasabah bank umum yang  dijamin seluruh simpanannya sebesar 99,94% dari total rekening atau  setara dengan 573,915 rekening.
Adapun pada BPR/BPRS, jumlah rekening yang dijamin seluruh  simpanannya (simpanan sampai dengan Rp2 miliar) sebesar 99,98% dari  total rekening atau setara dengan 18,32 juta rekening.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8yMS8xLzE2NzQwOC81L3g4bHhwMWs=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; LPS mencatat pertumbuhan tabungan dengan saldo di atas Rp2 miliar mengalami pertumbuhan. Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, tabungan di atas Rp2 miliar mencatatkan pertumbuhan 10,11% di April atau meningkat dari bulan Maret yang hanya 8,79%.
&quot;Bisa baik bisa buruk, baiknya orang-orang kaya atau perusahaan makin kaya banyak, buruknya mungkin mereka mulai wait and see sehingga numpuk uangnya di tabungan, ini akan kita monitor terus ke depannya seperti apa,&quot; ungkap Purbaya dalam konferensi pers di kantor LPS Jakarta, Selasa (28/5/2024).

BACA JUGA:
LPS Anggarkan Hampir Rp1 Triliun Bangun Kantor di IKN


Sementara itu, Purbaya menambahkan, untuk tabungan yang di bawah Rp500 juta cenderung melambat dibanding bulan lalu.
&quot;Yang paling parah memang di bawah Rp100 juta, tabungannya turun di bulan Maret 7,3%, di bulan April turun 4,06%,&quot; kata Purbaya.

BACA JUGA:
LPS Pertahankan Tingkat Suku Bunga Penjaminan 4,25%


Menurut Purbaya, sebagian masyarakat di bawah menghabiskan uangnya untuk berlibur, sedangkan secara makro mereka mulai mengurangi tabungannya untuk kebutuhan yang lebih besar dalam jangka panjang.
&quot;Untuk masyarakat yang lebih rendah, itu sepertinya tabungannya tumbuh jauh lebih lambat dibanding masyarakat yang uangnya banyak,&quot; ujarnya.
Per April 2024, kredit perbankan tumbuh sebesar 13,09% secara yoy,  sedangkan Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh sebesar 8,21% secara yoy.  Kondisi fundamental perbankan pun terus terjaga, rasio permodalan (KPMM)  industri yang terjaga di level 26,00% pada periode Maret 2024.
Sementara itu, likuiditas perbankan konsisten di atas threshold  dengan rasio AL/NCD berada di level 113,94% dan AL/DPK sebesar 25,62%  pada April 2024.
Berdasarkan data April 2024, jumlah rekening nasabah bank umum yang  dijamin seluruh simpanannya sebesar 99,94% dari total rekening atau  setara dengan 573,915 rekening.
Adapun pada BPR/BPRS, jumlah rekening yang dijamin seluruh  simpanannya (simpanan sampai dengan Rp2 miliar) sebesar 99,98% dari  total rekening atau setara dengan 18,32 juta rekening.</content:encoded></item></channel></rss>
