<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lifting Minyak RI Capai 567 Ribu BOPD, Masih Jauh dari Target APBN</title><description>Kementerian ESDM mencatat lifting minyak bumi sepanjang 2024 hingga  bulan Maret 2024 baru sebesar 567,65 ribu barel per hari (BOPD).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/30/320/3015061/lifting-minyak-ri-capai-567-ribu-bopd-masih-jauh-dari-target-apbn</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/05/30/320/3015061/lifting-minyak-ri-capai-567-ribu-bopd-masih-jauh-dari-target-apbn"/><item><title>Lifting Minyak RI Capai 567 Ribu BOPD, Masih Jauh dari Target APBN</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/30/320/3015061/lifting-minyak-ri-capai-567-ribu-bopd-masih-jauh-dari-target-apbn</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/05/30/320/3015061/lifting-minyak-ri-capai-567-ribu-bopd-masih-jauh-dari-target-apbn</guid><pubDate>Kamis 30 Mei 2024 11:15 WIB</pubDate><dc:creator>Atikah Umiyani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/30/320/3015061/lifting-minyak-ri-capai-567-ribu-bopd-masih-jauh-dari-target-apbn-Gir6N9fSfp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Lifting minyak masih jauh dari target (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/30/320/3015061/lifting-minyak-ri-capai-567-ribu-bopd-masih-jauh-dari-target-apbn-Gir6N9fSfp.jpg</image><title>Lifting minyak masih jauh dari target (Foto: Reuters)</title></images><description>


JAKARTA - Kementerian ESDM mencatat lifting minyak bumi sepanjang 2024 hingga bulan Maret 2024 baru sebesar 567,65 ribu barel per hari (BOPD). Lifting minyak mencapai 89,4% memenuhi target produksi tahun ini yang tercantum dalam APBN sebesar 635 ribu BOPD.
&quot;Dapat kami laporkan realisasi sampai Maret 2024 sebesar 567,65 ribu BOPD atau 89,4% dari target APBN,&quot; ujar Plt. Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM Dadan Kusdiana dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi VII DPR, Kamis (30/5/2024).

BACA JUGA:
PHE Targetkan Lifting Migas Capai 742 Ribu pada 2024

Dadan pun mengakui bahwa sulit mencapai target lifting minyak tahun ini. Sehingga capaian realistis yang bisa dicapai hanya 596 ribu BOPD hingga akhir 2024 atau dibawah target 635 ribu BOPD.
Dikatakannya, prognosa capaian lifting minyak sepanjang 2024 itu pun diketahui menurun dibanding realisasi tahun 2023 di kisaran 605 ribu BOPD. Sementara untuk tahun 2025, Dadan membidik produksi minyak bumi Indonesia hanya di angka 597 ribu BOPD.

BACA JUGA:
Lifting Migas dari Kepulauan Riau Diharapkan Lampaui Target APBN 2024

&quot;Lifting migas akan di bawah target APBN 2024, kemudian target lifting minyak 2025 adalah 597 ribu BOPD,&quot; imbuhnya.
Sementara untuk produksi gas bumi, pemerintah mencatat realisasi hingga Maret 2024 lalu sebesar 885,46 ribu barel setara minyak per hari (BOEPD) atau sekitar 85,7% dari target 1,03 juta BOEPD tahun ini.
Apabila memenuhi target, lifting gas Indonesia pada tahun ini bakal meningkat dibandingkan realisasi tahun 2023 lalu yang hanya sebesar 960 ribu BOEPD.Lalu untuk tahun 2025, Dadan menyebut target lifting gas di level  1,036 juta BOEPD atau sedikit meningkat dibanding target tahun ini 1,033  juta BOEPD. Meski begitu, realisasi tahun ini ia prognosakan hanya  berada di level 995 BOEPD, atau di bawah target APBN, seperti halnya  prognosa lifting minyak.
&quot;Lifting migas itu 596 ribu BOPD (minyak) dan 995 BOEPD (gas) atau di bawah target APBN 2024,&quot; imbuhnya.
Lebih lanjut Dadan menuturkan, pihaknya memiliki strategi utama untuk  mengupayakan lifting migas di level terbaik. Salah satunya, ialah  improving existing asset value lewat peningkatan pengeboran sumur  pengembangan, workover, well services, hingga reaktivasi sumur-sumur  idle.
Kedua, ialah transformation of resources to production melalui  percepatan POD hingga percepatan onstream proyek-proyek hulu minyak dan  gas bumi.
&quot;Kedua ini transformasi dari sumber daya menjadi cadnagan, lalu dari  cadangan menjadi produksi lewat proses POD dan percepatan onstream,&quot;  kata dia.
Strategi selanjutnya, adalah memaksimalkan Enhanced Oil Recovery  (EOR) dan Waterflood. Misalnya, mempercepat proyek EOR seperti di Blok  Minas.
Terakhir, ialah mendorong Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) supaya  melakukan eksplorasi besar-besaran untuk mendapat discovery sesuai yang  diharapkan.
&quot;Ini dilakukan dengan meningkatkan eksplorasi di offshore, laut  dalam, dan Indonesia Bagian Timur. Saat ini, terdapat juga temuan di  Layaran dan Geng North tahun 2023,&quot; tutup Dadan.</description><content:encoded>


JAKARTA - Kementerian ESDM mencatat lifting minyak bumi sepanjang 2024 hingga bulan Maret 2024 baru sebesar 567,65 ribu barel per hari (BOPD). Lifting minyak mencapai 89,4% memenuhi target produksi tahun ini yang tercantum dalam APBN sebesar 635 ribu BOPD.
&quot;Dapat kami laporkan realisasi sampai Maret 2024 sebesar 567,65 ribu BOPD atau 89,4% dari target APBN,&quot; ujar Plt. Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM Dadan Kusdiana dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi VII DPR, Kamis (30/5/2024).

BACA JUGA:
PHE Targetkan Lifting Migas Capai 742 Ribu pada 2024

Dadan pun mengakui bahwa sulit mencapai target lifting minyak tahun ini. Sehingga capaian realistis yang bisa dicapai hanya 596 ribu BOPD hingga akhir 2024 atau dibawah target 635 ribu BOPD.
Dikatakannya, prognosa capaian lifting minyak sepanjang 2024 itu pun diketahui menurun dibanding realisasi tahun 2023 di kisaran 605 ribu BOPD. Sementara untuk tahun 2025, Dadan membidik produksi minyak bumi Indonesia hanya di angka 597 ribu BOPD.

BACA JUGA:
Lifting Migas dari Kepulauan Riau Diharapkan Lampaui Target APBN 2024

&quot;Lifting migas akan di bawah target APBN 2024, kemudian target lifting minyak 2025 adalah 597 ribu BOPD,&quot; imbuhnya.
Sementara untuk produksi gas bumi, pemerintah mencatat realisasi hingga Maret 2024 lalu sebesar 885,46 ribu barel setara minyak per hari (BOEPD) atau sekitar 85,7% dari target 1,03 juta BOEPD tahun ini.
Apabila memenuhi target, lifting gas Indonesia pada tahun ini bakal meningkat dibandingkan realisasi tahun 2023 lalu yang hanya sebesar 960 ribu BOEPD.Lalu untuk tahun 2025, Dadan menyebut target lifting gas di level  1,036 juta BOEPD atau sedikit meningkat dibanding target tahun ini 1,033  juta BOEPD. Meski begitu, realisasi tahun ini ia prognosakan hanya  berada di level 995 BOEPD, atau di bawah target APBN, seperti halnya  prognosa lifting minyak.
&quot;Lifting migas itu 596 ribu BOPD (minyak) dan 995 BOEPD (gas) atau di bawah target APBN 2024,&quot; imbuhnya.
Lebih lanjut Dadan menuturkan, pihaknya memiliki strategi utama untuk  mengupayakan lifting migas di level terbaik. Salah satunya, ialah  improving existing asset value lewat peningkatan pengeboran sumur  pengembangan, workover, well services, hingga reaktivasi sumur-sumur  idle.
Kedua, ialah transformation of resources to production melalui  percepatan POD hingga percepatan onstream proyek-proyek hulu minyak dan  gas bumi.
&quot;Kedua ini transformasi dari sumber daya menjadi cadnagan, lalu dari  cadangan menjadi produksi lewat proses POD dan percepatan onstream,&quot;  kata dia.
Strategi selanjutnya, adalah memaksimalkan Enhanced Oil Recovery  (EOR) dan Waterflood. Misalnya, mempercepat proyek EOR seperti di Blok  Minas.
Terakhir, ialah mendorong Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) supaya  melakukan eksplorasi besar-besaran untuk mendapat discovery sesuai yang  diharapkan.
&quot;Ini dilakukan dengan meningkatkan eksplorasi di offshore, laut  dalam, dan Indonesia Bagian Timur. Saat ini, terdapat juga temuan di  Layaran dan Geng North tahun 2023,&quot; tutup Dadan.</content:encoded></item></channel></rss>
