<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>RI Kembali Jadi Produsen Kaca Terbesar di Asean   </title><description>Industri kaca indonesia menerapkan teknologi 4.0 guna menciptakan produk-produk ramah lingkungan</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/30/320/3015126/ri-kembali-jadi-produsen-kaca-terbesar-di-asean</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/05/30/320/3015126/ri-kembali-jadi-produsen-kaca-terbesar-di-asean"/><item><title>RI Kembali Jadi Produsen Kaca Terbesar di Asean   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/30/320/3015126/ri-kembali-jadi-produsen-kaca-terbesar-di-asean</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/05/30/320/3015126/ri-kembali-jadi-produsen-kaca-terbesar-di-asean</guid><pubDate>Kamis 30 Mei 2024 13:58 WIB</pubDate><dc:creator>Saskia Adelina Ananda</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/30/320/3015126/ri-kembali-jadi-produsen-kaca-terbesar-di-asean-5GMIxuZGSz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Produsen Kaca Indonesia. (Foto: Okezone.com/Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/30/320/3015126/ri-kembali-jadi-produsen-kaca-terbesar-di-asean-5GMIxuZGSz.jpg</image><title>Produsen Kaca Indonesia. (Foto: Okezone.com/Ist)</title></images><description>JAKARTA - Industri kaca indonesia menerapkan teknologi 4.0 guna menciptakan produk-produk ramah lingkungan. Penerapan ini diharapkan industry kaca Indonesia kembali menjadi produsen kaca terbesar di Asia Tenggara (Asean).
Ketua Asosiasi Kaca Lembaran dan Pengaman Putra Narjadin mengungkapkan, industri kaca Indonesia sudah menerapkan ekonomi sirkular dengan mendaur ulang pecahan-pecahan kaca yang sudah tidak terpakai menjadi kaca baru.

BACA JUGA:
Industri Kaca di KIT Batang Dapat Pasokan Gas Bumi


&amp;ldquo;Beberapa pelaku industri kaca Indonesia juga telah menerapkan teknologi 4.0 dan artificial intelligence dalam proses produksinya. Dengan teknologi tersebut tercipta produk-produk kaca yang ramah lingkungan,&amp;rdquo; ujarnya, Kamis (30/5/2024).
Menurutnya, industri kaca Indonesia terus bertumbuh. Apalagi investasi di industri kaca meningkat.
&amp;ldquo;Indonesia juga kembali menjadi produsen kaca terbesar di Asia Tenggara dengan masuknya dua perusahaan kaca dari Korea dan China yang akan mulai produksi di Indonesia akhir tahun ini atau paling lambat awal tahun depan,&amp;rdquo; ujarnya.

BACA JUGA:
Pintu Kaca Pemda Kaimana Dirusak, ASN dan Tenaga Honor Berhamburan Keluar


Industri kaca indonesia juga bakal tampil di pameran terbesar industri kaca glasstec yang digelar di D&amp;uuml;sseldorf Jerman pada tanggal 22&amp;ndash;25 Oktober 2024. Glasstec merupakan pameran business-to-business terbesar untuk industri kaca di dunia, baik teknologi, pengembangan baru hingga proses pembuatannya, dan perdagangan kaca.
Menjelang pameran dua tahunan ini, Messe D&amp;uuml;sseldorf selaku penyelenggara melakukan roadshow ke Indonesia bertemu dengan para pelaku industri kaca di Indonesia serta Asosiasi Kaca Lembaran dan Pengaman Indonesia.
&amp;ldquo;Kami ingin mendorong perusahaan-perusahaan muda untuk mengambil langkah maju dan mempresentasikan bisnis mereka kepada dunia di zona start-up kami. Platform glassstec sangat sesuai untuk perusahaan-perusahaan muda yang dinamis dan kaya ide-ide yang inovatif,&amp;rdquo; ujar Direktur Glasstec Lars Wismer.</description><content:encoded>JAKARTA - Industri kaca indonesia menerapkan teknologi 4.0 guna menciptakan produk-produk ramah lingkungan. Penerapan ini diharapkan industry kaca Indonesia kembali menjadi produsen kaca terbesar di Asia Tenggara (Asean).
Ketua Asosiasi Kaca Lembaran dan Pengaman Putra Narjadin mengungkapkan, industri kaca Indonesia sudah menerapkan ekonomi sirkular dengan mendaur ulang pecahan-pecahan kaca yang sudah tidak terpakai menjadi kaca baru.

BACA JUGA:
Industri Kaca di KIT Batang Dapat Pasokan Gas Bumi


&amp;ldquo;Beberapa pelaku industri kaca Indonesia juga telah menerapkan teknologi 4.0 dan artificial intelligence dalam proses produksinya. Dengan teknologi tersebut tercipta produk-produk kaca yang ramah lingkungan,&amp;rdquo; ujarnya, Kamis (30/5/2024).
Menurutnya, industri kaca Indonesia terus bertumbuh. Apalagi investasi di industri kaca meningkat.
&amp;ldquo;Indonesia juga kembali menjadi produsen kaca terbesar di Asia Tenggara dengan masuknya dua perusahaan kaca dari Korea dan China yang akan mulai produksi di Indonesia akhir tahun ini atau paling lambat awal tahun depan,&amp;rdquo; ujarnya.

BACA JUGA:
Pintu Kaca Pemda Kaimana Dirusak, ASN dan Tenaga Honor Berhamburan Keluar


Industri kaca indonesia juga bakal tampil di pameran terbesar industri kaca glasstec yang digelar di D&amp;uuml;sseldorf Jerman pada tanggal 22&amp;ndash;25 Oktober 2024. Glasstec merupakan pameran business-to-business terbesar untuk industri kaca di dunia, baik teknologi, pengembangan baru hingga proses pembuatannya, dan perdagangan kaca.
Menjelang pameran dua tahunan ini, Messe D&amp;uuml;sseldorf selaku penyelenggara melakukan roadshow ke Indonesia bertemu dengan para pelaku industri kaca di Indonesia serta Asosiasi Kaca Lembaran dan Pengaman Indonesia.
&amp;ldquo;Kami ingin mendorong perusahaan-perusahaan muda untuk mengambil langkah maju dan mempresentasikan bisnis mereka kepada dunia di zona start-up kami. Platform glassstec sangat sesuai untuk perusahaan-perusahaan muda yang dinamis dan kaya ide-ide yang inovatif,&amp;rdquo; ujar Direktur Glasstec Lars Wismer.</content:encoded></item></channel></rss>
