<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Besi Jatuh Timpa Rel, Ini Penjelasan Hutama Karya Proyek Kejagung Bikin MRT Berhenti Beroperasi</title><description>PT Hutama Karya (Persero) buka suara terkait adanya insiden jatuhnya pekerjaan konstruksi yang menimpa rel MRT Jakarta di Gedung Kejagung.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/30/320/3015250/besi-jatuh-timpa-rel-ini-penjelasan-hutama-karya-proyek-kejagung-bikin-mrt-berhenti-beroperasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/05/30/320/3015250/besi-jatuh-timpa-rel-ini-penjelasan-hutama-karya-proyek-kejagung-bikin-mrt-berhenti-beroperasi"/><item><title>Besi Jatuh Timpa Rel, Ini Penjelasan Hutama Karya Proyek Kejagung Bikin MRT Berhenti Beroperasi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/30/320/3015250/besi-jatuh-timpa-rel-ini-penjelasan-hutama-karya-proyek-kejagung-bikin-mrt-berhenti-beroperasi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/05/30/320/3015250/besi-jatuh-timpa-rel-ini-penjelasan-hutama-karya-proyek-kejagung-bikin-mrt-berhenti-beroperasi</guid><pubDate>Kamis 30 Mei 2024 18:16 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/30/320/3015250/besi-jatuh-timpa-rel-ini-penjelasan-hutama-karya-proyek-kejagung-bikin-mrt-berhenti-beroperasi-CLjQcYO4Sp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">MRT Jakarta Alami Gangguan (Foto: MRT)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/30/320/3015250/besi-jatuh-timpa-rel-ini-penjelasan-hutama-karya-proyek-kejagung-bikin-mrt-berhenti-beroperasi-CLjQcYO4Sp.jpg</image><title>MRT Jakarta Alami Gangguan (Foto: MRT)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8yOC8xLzE4MTE5MS81L3g4ejg2bG0=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Hutama Karya (Persero) buka suara terkait adanya insiden jatuhnya pekerjaan konstruksi yang menimpa rel MRT Jakarta di area pembangunan Gedung Kejagung Jakarta Selatan, Kamis (30/5/2024).
EVP Sekretaris Perusahaan, PT Hutama Karya (Persero) Adjib Al Hakim mengatakan saat ini, tim proyek Hutama Karya langsung melakukan penyelidikan serta pembersihan lokasi kejadian dan segera melakukan koordinasi dengan pihak PT MRT Jakarta agar layanan MRT Jakarta dapat berfungsi kembali.

BACA JUGA:
MRT Jakarta Berhenti Beroperasi Usai Besi Proyek Kejagung Jatuh ke Rel

&quot;Kami menyampaikan permohonan maaf dan sangat menyesal atas kejadian tersebut,&quot; ujar Adjib dalam keterangan resminya, Kamis (30/5/2024).
Terkait adanya insiden tersebut, PT MRT Jakarta (Perseroda) menghentikan sementara operasional MRT Jakarta imbas jatuhnya material konstruksi pada pengerjaan Area Gedung Kejaksaan Agung.

BACA JUGA:
Penjualan Nama Stasiun Berkontribusi 30% Pendapatan MRT Jakarta

&quot;Hutama Karya langsung melakukan penyelidikan serta pembersihan lokasi kejadian,&quot; sambungnya.Pada kesempatan yang berbeda, Kepala Divisi Corporate Secretary PT MRT Jakarta (Perseroda) Ahmad Pratomo menjelaskan, saat ini pihaknya tengah melakukan evakuasi terhadap penumpang ke Stasiun terdekat.
Berdasarkan informasi yang beredar, tergambar material konstruksi yang jatuh menimpa jalur rel MRT Jakarta tepatnya disekitar gedung Kejaksaan Agung.
&quot;Saat ini, telah dilakukan evakuasi penumpang ke Stasiun MRT terdekat dan sedang dilakukan penanganan oleh tim terkait dan untuk perkembangan informasi lebih lanjut, dapat dipantau pada media sosial MRT Jakarta,&quot; kata Ahmad.
&quot;PT MRT Jakarta (Perseroda) memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dari gangguan ini dan senantiasa memastikan keamanan dan keselamatan pengguna jasa MRT Jakarta tetap terjaga,&quot; pungkasnya</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8yOC8xLzE4MTE5MS81L3g4ejg2bG0=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Hutama Karya (Persero) buka suara terkait adanya insiden jatuhnya pekerjaan konstruksi yang menimpa rel MRT Jakarta di area pembangunan Gedung Kejagung Jakarta Selatan, Kamis (30/5/2024).
EVP Sekretaris Perusahaan, PT Hutama Karya (Persero) Adjib Al Hakim mengatakan saat ini, tim proyek Hutama Karya langsung melakukan penyelidikan serta pembersihan lokasi kejadian dan segera melakukan koordinasi dengan pihak PT MRT Jakarta agar layanan MRT Jakarta dapat berfungsi kembali.

BACA JUGA:
MRT Jakarta Berhenti Beroperasi Usai Besi Proyek Kejagung Jatuh ke Rel

&quot;Kami menyampaikan permohonan maaf dan sangat menyesal atas kejadian tersebut,&quot; ujar Adjib dalam keterangan resminya, Kamis (30/5/2024).
Terkait adanya insiden tersebut, PT MRT Jakarta (Perseroda) menghentikan sementara operasional MRT Jakarta imbas jatuhnya material konstruksi pada pengerjaan Area Gedung Kejaksaan Agung.

BACA JUGA:
Penjualan Nama Stasiun Berkontribusi 30% Pendapatan MRT Jakarta

&quot;Hutama Karya langsung melakukan penyelidikan serta pembersihan lokasi kejadian,&quot; sambungnya.Pada kesempatan yang berbeda, Kepala Divisi Corporate Secretary PT MRT Jakarta (Perseroda) Ahmad Pratomo menjelaskan, saat ini pihaknya tengah melakukan evakuasi terhadap penumpang ke Stasiun terdekat.
Berdasarkan informasi yang beredar, tergambar material konstruksi yang jatuh menimpa jalur rel MRT Jakarta tepatnya disekitar gedung Kejaksaan Agung.
&quot;Saat ini, telah dilakukan evakuasi penumpang ke Stasiun MRT terdekat dan sedang dilakukan penanganan oleh tim terkait dan untuk perkembangan informasi lebih lanjut, dapat dipantau pada media sosial MRT Jakarta,&quot; kata Ahmad.
&quot;PT MRT Jakarta (Perseroda) memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dari gangguan ini dan senantiasa memastikan keamanan dan keselamatan pengguna jasa MRT Jakarta tetap terjaga,&quot; pungkasnya</content:encoded></item></channel></rss>
