<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani Putar Otak agar Makanan Bergizi Gratis Prabowo Bisa Berjalan</title><description>Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memutar otak agar program makan gratis Prabowo bisa berjalan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/31/320/3015451/sri-mulyani-putar-otak-agar-makanan-bergizi-gratis-prabowo-bisa-berjalan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/05/31/320/3015451/sri-mulyani-putar-otak-agar-makanan-bergizi-gratis-prabowo-bisa-berjalan"/><item><title>Sri Mulyani Putar Otak agar Makanan Bergizi Gratis Prabowo Bisa Berjalan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/31/320/3015451/sri-mulyani-putar-otak-agar-makanan-bergizi-gratis-prabowo-bisa-berjalan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/05/31/320/3015451/sri-mulyani-putar-otak-agar-makanan-bergizi-gratis-prabowo-bisa-berjalan</guid><pubDate>Jum'at 31 Mei 2024 08:32 WIB</pubDate><dc:creator>Nekha Fatimah Nursadiyah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/31/320/3015451/sri-mulyani-putar-otak-agar-makanan-bergizi-gratis-prabowo-bisa-berjalan-ztZwOcMhfG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sri Mulyani putar otak biayai program makan gratis prabowo (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/31/320/3015451/sri-mulyani-putar-otak-agar-makanan-bergizi-gratis-prabowo-bisa-berjalan-ztZwOcMhfG.jpg</image><title>Sri Mulyani putar otak biayai program makan gratis prabowo (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8wNy8xLzE3ODAyNC81L3g4dTBiZ3U=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memutar otak agar program makan gratis Prabowo bisa berjalan. Dia menjelaskan strategi anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) untuk bisa mengakomodasi program makan bergizi gratis.
&amp;ldquo;Semuanya selalu menanyakan tentang makan siang gratis. Jadi, kami memberikan kerangka besar, amplop besarnya. Ini loh APBN yang nanti kami sampaikan kepada pemerintahan baru, posturnya seperti ini,&amp;rdquo; kata Sri Mulyani dilansir dari Antara, Jumat (31/5/2024).

BACA JUGA:
Kenapa DPR Studi Banding Makan Siang Gratis ke Swedia?


Sri Mulyani mengakui akan ada tantangan untuk penerapan program tersebut. Namun, untuk memitigasi tantangan tersebut, Kementerian Keuangan berencana untuk melakukan reformasi pada sejumlah aspek.
&amp;ldquo;Kita terus reformasi dari sisi perpajakan, memperkuat institusi, membersihkan dari korupsi, serta meningkatkan investasi di bidang digital, sehingga prosesnya menjadi jauh lebih pasti dan minim korupsi, atau mengurangi interaksi sehingga celah korupsi ditutup,&amp;rdquo; ujar dia.

BACA JUGA:
Prabowo Ralat Program Makan Siang Gratis Jadi Makan Bergizi Gratis, Ini Alasannya


Di samping sejumlah upaya tersebut, Kementerian Keuangan juga terus melakukan perbaikan pengelolaan anggaran. Anggaran akan diperkuat, utamanya dalam menahan guncangan dari gejolak perekonomian global.
Lebih lanjut, dia mengatakan tidak ada negara berpendapatan tinggi tanpa kualitas sumber daya manusia (SDM) yang baik. Oleh sebab itu, negara akan melakukan berbagai upaya untuk bisa meningkatkan kualitas SDM.
Upaya yang telah dilakukan Kementerian Keuangan selama ini untuk  meningkatkan kualitas SDM di antaranya penyediaan anggaran pendidikan  sebesar 20%, kesehatan 6%, dan jaminan sosial 50% dari APBN.
Pemerintah juga turut mendorong dari sisi infrastruktur untuk mendukung produktivitas dan mobilitas masyarakat.
&amp;ldquo;Jadi, mau itu dalam bentuk pendidikan, kesehatan, jaminan sosial  menggunakan program makan siang atau makanan bergizi, itu semuanya  tujuannya untuk memperbaiki SDM,&amp;rdquo; tambah Menkeu.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8wNy8xLzE3ODAyNC81L3g4dTBiZ3U=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memutar otak agar program makan gratis Prabowo bisa berjalan. Dia menjelaskan strategi anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) untuk bisa mengakomodasi program makan bergizi gratis.
&amp;ldquo;Semuanya selalu menanyakan tentang makan siang gratis. Jadi, kami memberikan kerangka besar, amplop besarnya. Ini loh APBN yang nanti kami sampaikan kepada pemerintahan baru, posturnya seperti ini,&amp;rdquo; kata Sri Mulyani dilansir dari Antara, Jumat (31/5/2024).

BACA JUGA:
Kenapa DPR Studi Banding Makan Siang Gratis ke Swedia?


Sri Mulyani mengakui akan ada tantangan untuk penerapan program tersebut. Namun, untuk memitigasi tantangan tersebut, Kementerian Keuangan berencana untuk melakukan reformasi pada sejumlah aspek.
&amp;ldquo;Kita terus reformasi dari sisi perpajakan, memperkuat institusi, membersihkan dari korupsi, serta meningkatkan investasi di bidang digital, sehingga prosesnya menjadi jauh lebih pasti dan minim korupsi, atau mengurangi interaksi sehingga celah korupsi ditutup,&amp;rdquo; ujar dia.

BACA JUGA:
Prabowo Ralat Program Makan Siang Gratis Jadi Makan Bergizi Gratis, Ini Alasannya


Di samping sejumlah upaya tersebut, Kementerian Keuangan juga terus melakukan perbaikan pengelolaan anggaran. Anggaran akan diperkuat, utamanya dalam menahan guncangan dari gejolak perekonomian global.
Lebih lanjut, dia mengatakan tidak ada negara berpendapatan tinggi tanpa kualitas sumber daya manusia (SDM) yang baik. Oleh sebab itu, negara akan melakukan berbagai upaya untuk bisa meningkatkan kualitas SDM.
Upaya yang telah dilakukan Kementerian Keuangan selama ini untuk  meningkatkan kualitas SDM di antaranya penyediaan anggaran pendidikan  sebesar 20%, kesehatan 6%, dan jaminan sosial 50% dari APBN.
Pemerintah juga turut mendorong dari sisi infrastruktur untuk mendukung produktivitas dan mobilitas masyarakat.
&amp;ldquo;Jadi, mau itu dalam bentuk pendidikan, kesehatan, jaminan sosial  menggunakan program makan siang atau makanan bergizi, itu semuanya  tujuannya untuk memperbaiki SDM,&amp;rdquo; tambah Menkeu.</content:encoded></item></channel></rss>
