<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kemenhub: Ketepatan Waktu Penerbangan Jamaah Haji 2024 Fase Pertama 86,9%</title><description>Kementerian Perhubungan mencatat sebanyak 144.961 calon jemaah haji telah diberangkatkan atau 67,1%.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/06/03/320/3016614/kemenhub-ketepatan-waktu-penerbangan-jamaah-haji-2024-fase-pertama-86-9</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/06/03/320/3016614/kemenhub-ketepatan-waktu-penerbangan-jamaah-haji-2024-fase-pertama-86-9"/><item><title>Kemenhub: Ketepatan Waktu Penerbangan Jamaah Haji 2024 Fase Pertama 86,9%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/06/03/320/3016614/kemenhub-ketepatan-waktu-penerbangan-jamaah-haji-2024-fase-pertama-86-9</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/06/03/320/3016614/kemenhub-ketepatan-waktu-penerbangan-jamaah-haji-2024-fase-pertama-86-9</guid><pubDate>Senin 03 Juni 2024 11:01 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/03/320/3016614/kemenhub-ketepatan-waktu-penerbangan-jamaah-haji-2024-fase-pertama-86-9-hEm7LAuZQV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kemehub Catat Ketepatan Waktu Penerbangan Jamaah Haji 2024. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/03/320/3016614/kemenhub-ketepatan-waktu-penerbangan-jamaah-haji-2024-fase-pertama-86-9-hEm7LAuZQV.jpg</image><title>Kemehub Catat Ketepatan Waktu Penerbangan Jamaah Haji 2024. (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNi8wMS8xLzE4MTMxMi81L3g4emc0cGM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) Kementerian Perhubungan mencatat sebanyak 144.961 calon jemaah haji telah diberangkatkan atau 67,1% dari total calon jemaah haji tahun ini yakni 216.065 sesuai data Kementerian Agama selama periode 12-30 Mei.
&quot;Seluruh calon jemaah haji yang dibagi dalam 554 Kelompok Terbang (kloter), hingga 30 Mei kemarin persentase kloter yang telah diberangkatkan sebesar 66,6%,&quot; ujar Direktur Jenderal Perhubungan Udara, M. Kristi Endah Murni dalam keterangan resminya dikutip senin (3/6/2024).

BACA JUGA:
Kisah Wakaf Habib Bugak Asyi Berumur Dua Abad di Makkah, Tahun Ini Jamaah Haji Aceh Terima Rp6,5 Juta

Selama fase pertama keberangkatan, Ditjen Hubud mencatat terjadi 48 kali keterlambatan pada dua maskapai yang melayani penerbangan Haji yakni Garuda Indonesia dengan total 42 keterlambatan, dan Saudi Arabian Airlines dengan total 6 keterlambatan.
&quot;Kami telah melakukan rapat bersama dengan Garuda Indonesia terkait jumlah keterlambatan pada fase pertama ini yang mana dikarenakan faktor teknis dan operasional. Atas kejadian tersebut Garuda Indonesia sudah memitigasi dengan menerbangkan calon jemaah haji menggunakan pesawat-pesawat wide body miliknya,&quot; sambung Kristi.

BACA JUGA:
Tarif Batas Atas Tiket Pesawat Diminta Naik, Kemenhub Belum Kasih Izin Maskapai

Kristi juga menegaskan agar kedua maskapai yang melayani penerbangan haji berkomitmen dan bertanggung jawab untuk memberikan pelayanan haji yang terbaik dan segera memitigasi jika terjadi kendala-kendala di lapangan.Hingga hari ini On Time Performance (OTP) dari kedua maskapai mencapai 86,99% dengan rincian Garuda Indonesia 78,68%, dan Saudi Arabian Airlines 96,51%.
Pada kesempatan yang sama, Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati menyampaikan bahwa telah dilaksanakan rapat koordinasi yang dipimpin oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan dihadiri oleh seluruh stakeholder perhubungan serta pemangku kepentingan penerbangan haji seperti Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah - Kemenag, beserta seluruh stakeholder terkait.
&quot;Kami telah melakukan rapat koordinasi untuk mengevaluasi pelaksanaan penerbangan haji fase pertama ini. Untuk itu perlu ditingkatkan pengawasan dan memastikan kelancaran penerbangan haji tahun 1445 H/2024 M ini berjalan lancar, selamat, aman dan nyaman,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNi8wMS8xLzE4MTMxMi81L3g4emc0cGM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) Kementerian Perhubungan mencatat sebanyak 144.961 calon jemaah haji telah diberangkatkan atau 67,1% dari total calon jemaah haji tahun ini yakni 216.065 sesuai data Kementerian Agama selama periode 12-30 Mei.
&quot;Seluruh calon jemaah haji yang dibagi dalam 554 Kelompok Terbang (kloter), hingga 30 Mei kemarin persentase kloter yang telah diberangkatkan sebesar 66,6%,&quot; ujar Direktur Jenderal Perhubungan Udara, M. Kristi Endah Murni dalam keterangan resminya dikutip senin (3/6/2024).

BACA JUGA:
Kisah Wakaf Habib Bugak Asyi Berumur Dua Abad di Makkah, Tahun Ini Jamaah Haji Aceh Terima Rp6,5 Juta

Selama fase pertama keberangkatan, Ditjen Hubud mencatat terjadi 48 kali keterlambatan pada dua maskapai yang melayani penerbangan Haji yakni Garuda Indonesia dengan total 42 keterlambatan, dan Saudi Arabian Airlines dengan total 6 keterlambatan.
&quot;Kami telah melakukan rapat bersama dengan Garuda Indonesia terkait jumlah keterlambatan pada fase pertama ini yang mana dikarenakan faktor teknis dan operasional. Atas kejadian tersebut Garuda Indonesia sudah memitigasi dengan menerbangkan calon jemaah haji menggunakan pesawat-pesawat wide body miliknya,&quot; sambung Kristi.

BACA JUGA:
Tarif Batas Atas Tiket Pesawat Diminta Naik, Kemenhub Belum Kasih Izin Maskapai

Kristi juga menegaskan agar kedua maskapai yang melayani penerbangan haji berkomitmen dan bertanggung jawab untuk memberikan pelayanan haji yang terbaik dan segera memitigasi jika terjadi kendala-kendala di lapangan.Hingga hari ini On Time Performance (OTP) dari kedua maskapai mencapai 86,99% dengan rincian Garuda Indonesia 78,68%, dan Saudi Arabian Airlines 96,51%.
Pada kesempatan yang sama, Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati menyampaikan bahwa telah dilaksanakan rapat koordinasi yang dipimpin oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan dihadiri oleh seluruh stakeholder perhubungan serta pemangku kepentingan penerbangan haji seperti Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah - Kemenag, beserta seluruh stakeholder terkait.
&quot;Kami telah melakukan rapat koordinasi untuk mengevaluasi pelaksanaan penerbangan haji fase pertama ini. Untuk itu perlu ditingkatkan pengawasan dan memastikan kelancaran penerbangan haji tahun 1445 H/2024 M ini berjalan lancar, selamat, aman dan nyaman,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
