<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Groundbreaking Sekolah Pertama di IKN</title><description>Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) jalin kerja sama dengan PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) dalam memulai pembangunan Sekolah.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/06/05/470/3017543/jokowi-groundbreaking-sekolah-pertama-di-ikn</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/06/05/470/3017543/jokowi-groundbreaking-sekolah-pertama-di-ikn"/><item><title>Jokowi Groundbreaking Sekolah Pertama di IKN</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/06/05/470/3017543/jokowi-groundbreaking-sekolah-pertama-di-ikn</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/06/05/470/3017543/jokowi-groundbreaking-sekolah-pertama-di-ikn</guid><pubDate>Rabu 05 Juni 2024 10:28 WIB</pubDate><dc:creator>Faradilla Indah Siti Aysha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/05/470/3017543/jokowi-groundbreaking-sekolah-pertama-di-ikn-VXATX8V7Qh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jokowi groundbreaking sekolah IKN (Foto: SMRA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/05/470/3017543/jokowi-groundbreaking-sekolah-pertama-di-ikn-VXATX8V7Qh.jpg</image><title>Jokowi groundbreaking sekolah IKN (Foto: SMRA)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNi8wNC8xLzE4MTQxOS81L3g4em1vbm8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) jalin kerja sama dengan PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) dalam memulai pembangunan Sekolah Islam Al Azhar Summarecon Nusantara di Nusantara.
Groundbreaking Sekolah Islam Al Azhar Summarecon Nusantara ini diresmikan secara langsung oleh Presiden RI Joko Widodo, di mana dalam kesempatan tersebut ia menyampaikan peran sektor pendidikan yang vital, terlebih Nusantara sebagai kota yang cerdas dan hijau perlu memiliki pendidikan dengan kapabilitas tersebut.

BACA JUGA:
Jokowi: Persiapan Upacara 17 Agustus di IKN Tak Ada Masalah


&quot;Fasilitas pendidikan sangat diperlukan di berbagai jenjang, karena nantinya ketika fasilitas-fasilitas sudah ada di Nusantara maka akan menarik bentuk investasi-investasi lain di IKN,&quot; ujar Presiden Joko Widodo dalam keterangan resminya, Rabu (5/6/2024).
Sumarecon sendiri menanamkan modalnya sebesar Rp200 miliar di IKN untuk membangun Sekolah Islam Al Azhar Nusantara. Summarecon Nusantara akan menghadirkan jenjang pendidikan SD, SMP, dan SMA di lahan seluas 2,9 hektar.

BACA JUGA:
Pembebasan Lahan IKN, Luhut: Tinggal Eksekusi Saja Kepala Otorita Tak Bisa


Sekolah ini akan menjadi bangunan modern berwawasan lingkungan yang dilengkapi dengan fasilitas olahraga, laboratorium dan gedung serbaguna. Bangunan sekolah mengambil konsep rumah panggung dengan interior bangunan mengusung konsep berkelanjutan.
Selain itu, Masjid Al Azhar Summarecon Nusantara juga akan dibangun sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari pendidikan Islam di Sekolah Islam Al Azhar Summarecon Nusantara dan nantinya  juga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat umum di IKN.
Adanya Sekolah Islam Al Azhar Summarecon Nusantara merupakan  bentuk dukungan Summarecon terhadap program pemerintah khususnya dalam  pembangunan IKN sekaligus merupakan komitmen Summarecon untuk memajukan  dunia pendidikan tanah air.
&amp;ldquo;Kami harap dengan adanya kepemimpinan baru di OIKN dapat  mengintegrasikan segala ketentuan dan kebijakan menjadi 1 atap sehingga  berbagai potensi kendala yang dihadapi oleh Investor dapat diselesaikan  dengan cepat dan efektif. Dengan adanya perbaikan di berbagai kebijakan,  diharapkan dapat membuat investor lain akan semakin yakin untuk  berinvestasi di IKN,&amp;rdquo; ungkap Adrianto P. Adhi, Presiden Direktur PT  Summarecon Agung Tbk.
Hadirnya Sekolah Islam Al Azhar Summarecon tidak pernah lepas dari  kerja sama 2 yayasan yaitu Yayasan Pesantren Islam Al Azhar dan Yayasan  Syiar Bangsa yang didirikan oleh Summarecon.
Yayasan Syiar Bangsa diinisiasi oleh Presiden Komisaris PT Summarecon  Agung Tbk., Soetjipto Nagaria yang juga memprakarsai kerja sama dengan  Sekolah Islam Al Azhar.
Menteri PUPR sekaligus Plt. Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono  mengatakan, fasilitas pendidikan merupakan  fasilitas penting yang  dibutuhkan di IKN. Kehadiran Sekolah Islam Al Azhar Summarecon Nusantara  akan menambah ketersediaan pendidikan berkualitas yang nantinya akan  segera hadir.
&quot;Bersama dengan fasilitas pendidikan lainnya, diharapkan akan dapat  dimanfaatkan dengan baik oleh keluarga Aparatur Sipil Negara (ASN) dan  masyarakat umum sehingga perkembangan dan mutu pendidikan di IKN dapat  tumbuh dengan pesat,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNi8wNC8xLzE4MTQxOS81L3g4em1vbm8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) jalin kerja sama dengan PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) dalam memulai pembangunan Sekolah Islam Al Azhar Summarecon Nusantara di Nusantara.
Groundbreaking Sekolah Islam Al Azhar Summarecon Nusantara ini diresmikan secara langsung oleh Presiden RI Joko Widodo, di mana dalam kesempatan tersebut ia menyampaikan peran sektor pendidikan yang vital, terlebih Nusantara sebagai kota yang cerdas dan hijau perlu memiliki pendidikan dengan kapabilitas tersebut.

BACA JUGA:
Jokowi: Persiapan Upacara 17 Agustus di IKN Tak Ada Masalah


&quot;Fasilitas pendidikan sangat diperlukan di berbagai jenjang, karena nantinya ketika fasilitas-fasilitas sudah ada di Nusantara maka akan menarik bentuk investasi-investasi lain di IKN,&quot; ujar Presiden Joko Widodo dalam keterangan resminya, Rabu (5/6/2024).
Sumarecon sendiri menanamkan modalnya sebesar Rp200 miliar di IKN untuk membangun Sekolah Islam Al Azhar Nusantara. Summarecon Nusantara akan menghadirkan jenjang pendidikan SD, SMP, dan SMA di lahan seluas 2,9 hektar.

BACA JUGA:
Pembebasan Lahan IKN, Luhut: Tinggal Eksekusi Saja Kepala Otorita Tak Bisa


Sekolah ini akan menjadi bangunan modern berwawasan lingkungan yang dilengkapi dengan fasilitas olahraga, laboratorium dan gedung serbaguna. Bangunan sekolah mengambil konsep rumah panggung dengan interior bangunan mengusung konsep berkelanjutan.
Selain itu, Masjid Al Azhar Summarecon Nusantara juga akan dibangun sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari pendidikan Islam di Sekolah Islam Al Azhar Summarecon Nusantara dan nantinya  juga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat umum di IKN.
Adanya Sekolah Islam Al Azhar Summarecon Nusantara merupakan  bentuk dukungan Summarecon terhadap program pemerintah khususnya dalam  pembangunan IKN sekaligus merupakan komitmen Summarecon untuk memajukan  dunia pendidikan tanah air.
&amp;ldquo;Kami harap dengan adanya kepemimpinan baru di OIKN dapat  mengintegrasikan segala ketentuan dan kebijakan menjadi 1 atap sehingga  berbagai potensi kendala yang dihadapi oleh Investor dapat diselesaikan  dengan cepat dan efektif. Dengan adanya perbaikan di berbagai kebijakan,  diharapkan dapat membuat investor lain akan semakin yakin untuk  berinvestasi di IKN,&amp;rdquo; ungkap Adrianto P. Adhi, Presiden Direktur PT  Summarecon Agung Tbk.
Hadirnya Sekolah Islam Al Azhar Summarecon tidak pernah lepas dari  kerja sama 2 yayasan yaitu Yayasan Pesantren Islam Al Azhar dan Yayasan  Syiar Bangsa yang didirikan oleh Summarecon.
Yayasan Syiar Bangsa diinisiasi oleh Presiden Komisaris PT Summarecon  Agung Tbk., Soetjipto Nagaria yang juga memprakarsai kerja sama dengan  Sekolah Islam Al Azhar.
Menteri PUPR sekaligus Plt. Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono  mengatakan, fasilitas pendidikan merupakan  fasilitas penting yang  dibutuhkan di IKN. Kehadiran Sekolah Islam Al Azhar Summarecon Nusantara  akan menambah ketersediaan pendidikan berkualitas yang nantinya akan  segera hadir.
&quot;Bersama dengan fasilitas pendidikan lainnya, diharapkan akan dapat  dimanfaatkan dengan baik oleh keluarga Aparatur Sipil Negara (ASN) dan  masyarakat umum sehingga perkembangan dan mutu pendidikan di IKN dapat  tumbuh dengan pesat,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
