<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Emiten Jasa Survei Migas ATLA Dapat 2 Kontrak Baru di 2024</title><description>PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk (ATLA) menatap 2024 yang penuh tantangan dengan optimisme tinggi</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/06/06/278/3018288/emiten-jasa-survei-migas-atla-dapat-2-kontrak-baru-di-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/06/06/278/3018288/emiten-jasa-survei-migas-atla-dapat-2-kontrak-baru-di-2024"/><item><title>Emiten Jasa Survei Migas ATLA Dapat 2 Kontrak Baru di 2024</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/06/06/278/3018288/emiten-jasa-survei-migas-atla-dapat-2-kontrak-baru-di-2024</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/06/06/278/3018288/emiten-jasa-survei-migas-atla-dapat-2-kontrak-baru-di-2024</guid><pubDate>Kamis 06 Juni 2024 19:54 WIB</pubDate><dc:creator>Jihaan Haniifah Yarra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/06/278/3018288/emiten-jasa-survei-migas-atla-dapat-2-kontrak-baru-di-2024-U2IzMVsfkb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Amiten Jasa Survei ALTA Dapat 2 Kontrak Baru di 2024. (Foto: Okezone.com/ALTA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/06/278/3018288/emiten-jasa-survei-migas-atla-dapat-2-kontrak-baru-di-2024-U2IzMVsfkb.jpg</image><title>Amiten Jasa Survei ALTA Dapat 2 Kontrak Baru di 2024. (Foto: Okezone.com/ALTA)</title></images><description>JAKARTA - PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk (ATLA) menatap 2024 yang penuh tantangan dengan optimisme tinggi. Di mana pada 2023, emiten survei dan inspeksi ini berhasil membukukan pendapatan proyek sekitar Rp42 miliar.
&amp;ldquo;Kami bersyukur dengan pencapaian kami di tahun 2023 di mana persaingan kembali meningkat akibat berakhirnya Covid-19 namun kami bisa mencapai pendapatan sebesar Rp42 miliar atas kerja keras manajemen,&amp;rdquo; ujar Direktur Utama ATLA Yophi Kurniawan, Kamis (6/6/2024).

BACA JUGA:
Emiten Bahan Bangunan DEPO Tebar Dividen Rp27,1 Miliar, Catat Tanggalnya


Di tahun ini pun, ATLA tetap optimis meski 2024 cukup menantang. Di mana tahun ini merupakan tahun politik, yakni diselenggarakannya Pemilu dan Pilkada serentak di daerah.
&amp;ldquo;Optimis bisnis di tahun 2024 akan lebih baik karena telah diperolehnya dana IPO meningkatkan modal sehingga kami akan memaksimalkan dana tersebut untuk berusaha mendapatkan nilai kontrak yang lebih besar, karena sebelum-sebelumnya kami tidak bisa melakukan bidding untuk proyek-proyek bernilai besar dikarenakan kami belum memiliki modal yang cukup untuk mengerjakan proyek-proyek bernilai besar,&amp;rdquo; ujarnya.

BACA JUGA:
BEI Catat 47 Aksi Emiten Hari ini, Ada SIDO hingga PGEO


Pada semester I tahun ini, ATLA juga telah memperoleh dua kontrak baru dari PT Timas Suplindo. Kontrak baru yang didapatkan merupakan kelanjutan dari proyek sebelumnya untuk proyek Gansar yakni pekerjaan survei bawah laut untuk proyek Petronas Gansar dan Proyek CPOC JDA yakni pekerjaan untuk survei bawah laut proyek MMHE.
&quot;Perseroan telah memperoleh dua kontrak baru dan dua potensi proyek yang masih dalam tahap penjajakan,&amp;rdquo; ujarnya.
Proyek yang sudah diperoleh merupakan kelanjutan dari proyek sebelumnya, biasanya setelah pekerjaan pertama selesai kemungkinan akan ada pekerjaan selanjutnya dari proyek tersebut yang proses pengerjaannya diserahkan kepada perusahaan.
&amp;ldquo;Kedua proyek yang sudah diperoleh tersebut berasal dari klien kami yang sering bekerjasama dengan kami dan kami selalu dipercaya untuk mengerjakan proyek dari mereka yakni PT Timas Suplindo,&amp;rdquo; ujarnya.
Selain itu Atlantis Subsea Indonesia juga sedang dalam proses penjajakan dua potensi proyek dari calon klien baru, yang saat ini masih dalam tahapan negosiasi dan belum bisa diungkapkan ke masyarakat.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk (ATLA) menatap 2024 yang penuh tantangan dengan optimisme tinggi. Di mana pada 2023, emiten survei dan inspeksi ini berhasil membukukan pendapatan proyek sekitar Rp42 miliar.
&amp;ldquo;Kami bersyukur dengan pencapaian kami di tahun 2023 di mana persaingan kembali meningkat akibat berakhirnya Covid-19 namun kami bisa mencapai pendapatan sebesar Rp42 miliar atas kerja keras manajemen,&amp;rdquo; ujar Direktur Utama ATLA Yophi Kurniawan, Kamis (6/6/2024).

BACA JUGA:
Emiten Bahan Bangunan DEPO Tebar Dividen Rp27,1 Miliar, Catat Tanggalnya


Di tahun ini pun, ATLA tetap optimis meski 2024 cukup menantang. Di mana tahun ini merupakan tahun politik, yakni diselenggarakannya Pemilu dan Pilkada serentak di daerah.
&amp;ldquo;Optimis bisnis di tahun 2024 akan lebih baik karena telah diperolehnya dana IPO meningkatkan modal sehingga kami akan memaksimalkan dana tersebut untuk berusaha mendapatkan nilai kontrak yang lebih besar, karena sebelum-sebelumnya kami tidak bisa melakukan bidding untuk proyek-proyek bernilai besar dikarenakan kami belum memiliki modal yang cukup untuk mengerjakan proyek-proyek bernilai besar,&amp;rdquo; ujarnya.

BACA JUGA:
BEI Catat 47 Aksi Emiten Hari ini, Ada SIDO hingga PGEO


Pada semester I tahun ini, ATLA juga telah memperoleh dua kontrak baru dari PT Timas Suplindo. Kontrak baru yang didapatkan merupakan kelanjutan dari proyek sebelumnya untuk proyek Gansar yakni pekerjaan survei bawah laut untuk proyek Petronas Gansar dan Proyek CPOC JDA yakni pekerjaan untuk survei bawah laut proyek MMHE.
&quot;Perseroan telah memperoleh dua kontrak baru dan dua potensi proyek yang masih dalam tahap penjajakan,&amp;rdquo; ujarnya.
Proyek yang sudah diperoleh merupakan kelanjutan dari proyek sebelumnya, biasanya setelah pekerjaan pertama selesai kemungkinan akan ada pekerjaan selanjutnya dari proyek tersebut yang proses pengerjaannya diserahkan kepada perusahaan.
&amp;ldquo;Kedua proyek yang sudah diperoleh tersebut berasal dari klien kami yang sering bekerjasama dengan kami dan kami selalu dipercaya untuk mengerjakan proyek dari mereka yakni PT Timas Suplindo,&amp;rdquo; ujarnya.
Selain itu Atlantis Subsea Indonesia juga sedang dalam proses penjajakan dua potensi proyek dari calon klien baru, yang saat ini masih dalam tahapan negosiasi dan belum bisa diungkapkan ke masyarakat.</content:encoded></item></channel></rss>
