<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Investasi di IKN Tembus Rp51,3 Triliun, Ini Daftar Investornya</title><description>Investasi yang masuk ke IKN tercatat sebanyak Rp51,35 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/06/06/470/3018009/investasi-di-ikn-tembus-rp51-3-triliun-ini-daftar-investornya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/06/06/470/3018009/investasi-di-ikn-tembus-rp51-3-triliun-ini-daftar-investornya"/><item><title>Investasi di IKN Tembus Rp51,3 Triliun, Ini Daftar Investornya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/06/06/470/3018009/investasi-di-ikn-tembus-rp51-3-triliun-ini-daftar-investornya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/06/06/470/3018009/investasi-di-ikn-tembus-rp51-3-triliun-ini-daftar-investornya</guid><pubDate>Kamis 06 Juni 2024 10:43 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/06/470/3018009/investasi-di-ikn-tembus-rp51-3-triliun-ini-daftar-investornya-dv05XqvJfM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Investasi IKN Nusantara (Foto: PUPR)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/06/470/3018009/investasi-di-ikn-tembus-rp51-3-triliun-ini-daftar-investornya-dv05XqvJfM.jpg</image><title>Investasi IKN Nusantara (Foto: PUPR)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNi8wNS8xLzE4MTQzOS81L3g4em5zYTg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Investasi yang masuk ke IKN tercatat sebanyak Rp51,35 triliun. Badan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) melaporkan investasi dipakai untuk membangun berbagai macam fasilitas kota. Total nilai investasi tersebut merupakan akumulasi dari acara groundbreaking tahap I sampai tahap VI kemarin.
Pada Groundbreaking Tahap VI yang berlangsung pada 4-5 Juni kemarin, lima badan usaha sektor pendidikan dan riset serta tiga badan usaha sektor pendukung turut berpartisipasi, dengan total investasi yang terealisasi mencapai Rp1,75 Triliun.

BACA JUGA:
Apakah Benar Ada Perampasan Tanah di IKN? Ini Jawaban Menteri PUPR


Pada sektor pendidikan dan riset, telah dilakukan groundbreaking untuk Bina Bangsa School, yang merupakan Sekolah Internasional &amp;amp; Sport Center, dengan estimasi investasi Rp150 Miliar di atas lahan seluas 1.88 Ha.
Selain itu, Universitas Gunadarma dengan Program Studi Doktor Internasional yang akan bekerja sama dengan beberapa perguruan tinggi dari negara lain seperti Prancis, Slovakia, dan Swedia juga melaksanakan groundbreaking dengan estimasi investasi sebesar Rp75 Miliar di atas lahan seluas 2,45 Ha.

BACA JUGA:
Pembangunan Istana Presiden di IKN Capai 71%


Selanjutnya, Sekolah Islam Al-Azhar Summarecon Nusantara dengan estimasi nilai investasi sebesar Rp150 Miliar, akan menghadirkan jenjang pendidikan SD, SMP, dan SMA. Sekolah ini akan menjadi bangunan modern berwawasan lingkungan yang nantinya akan dilengkapi dengan fasilitas olahraga, laboratorium, dan gedung serbaguna di lahan seluas 2,9 Ha.
Kemudian, kolaborasi Pertamina dan Bakrie Group untuk membangun Pusat Riset Energi Berkelanjutan 'Nusantara Sustainability Hub' di IKN dengan estimasi nilai investasi sebesar Rp197,8 Miliar di lahan seluas 2,4 Ha.
Pusat riset ini akan mencakup berbagai fasilitas seperti Pertamina  Sustainability Academy, Pertamina Training Institute, dan Pertamina  Research and Innovation Center for Sustainable and Low Carbon  Technologies. Selain itu, Botanical Garden oleh Konsorsium Nusantara  didirikan di atas lahan seluas 222,92 Ha, dengan estimasi investasi yang  masih akan ditentukan.
Pada sektor pendukung, telah dilakukan groundbreaking untuk Arena  Lifestyle F&amp;amp;B dengan estimasi investasi Rp100 Miliar di atas lahan  seluas 0,84 Ha. Selain itu, PLN Icon Plus mendirikan Central  Telecommunication Office dengan estimasi investasi Rp1 Triliun di atas  lahan seluas 1,3 Ha.
Selanjutnya, BTN mendirikan kantor perbankan dan melaksanakan  penandatanganan nota kesepahaman program KPR dengan estimasi investasi  Rp86 Miliar di atas lahan seluas 0,9 Ha.
&quot;Investasi di IKN terus berlanjut menuju visi bersama yang telah  ditetapkan dengan program-program percepatan pembangunan IKN tetap  terjamin. Groundbreaking Tahap VI ini menunjukkan kontinuitas investasi  di IKN, dan minat investor tetap terus diproses hingga terealisasi  menjadi pembangunan yang nyata,&quot; ujar Deputi Bidang Pendanaan dan  Investasi Otorita IKN, Agung Wicaksono dalam keterangan resminya, Rabu  (5/6/2024).
Groundbreaking Tahap VI ini diharapkan dapat memberikan kontribusi  signifikan dalam mewujudkan visi dan misi Nusantara sebagai kota hijau  dan kota pintar. Dengan dukungan dari berbagai pihak, pembangunan ini  tidak hanya akan memenuhi standar lingkungan yang tinggi tetapi juga  mengintegrasikan teknologi canggih untuk menciptakan kota yang  berkelanjutan dan inovatif.
Pencapaian ini merupakan langkah penting menuju transformasi  Nusantara menjadi simbol kemajuan dan modernisasi Indonesia di masa  depan.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNi8wNS8xLzE4MTQzOS81L3g4em5zYTg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Investasi yang masuk ke IKN tercatat sebanyak Rp51,35 triliun. Badan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) melaporkan investasi dipakai untuk membangun berbagai macam fasilitas kota. Total nilai investasi tersebut merupakan akumulasi dari acara groundbreaking tahap I sampai tahap VI kemarin.
Pada Groundbreaking Tahap VI yang berlangsung pada 4-5 Juni kemarin, lima badan usaha sektor pendidikan dan riset serta tiga badan usaha sektor pendukung turut berpartisipasi, dengan total investasi yang terealisasi mencapai Rp1,75 Triliun.

BACA JUGA:
Apakah Benar Ada Perampasan Tanah di IKN? Ini Jawaban Menteri PUPR


Pada sektor pendidikan dan riset, telah dilakukan groundbreaking untuk Bina Bangsa School, yang merupakan Sekolah Internasional &amp;amp; Sport Center, dengan estimasi investasi Rp150 Miliar di atas lahan seluas 1.88 Ha.
Selain itu, Universitas Gunadarma dengan Program Studi Doktor Internasional yang akan bekerja sama dengan beberapa perguruan tinggi dari negara lain seperti Prancis, Slovakia, dan Swedia juga melaksanakan groundbreaking dengan estimasi investasi sebesar Rp75 Miliar di atas lahan seluas 2,45 Ha.

BACA JUGA:
Pembangunan Istana Presiden di IKN Capai 71%


Selanjutnya, Sekolah Islam Al-Azhar Summarecon Nusantara dengan estimasi nilai investasi sebesar Rp150 Miliar, akan menghadirkan jenjang pendidikan SD, SMP, dan SMA. Sekolah ini akan menjadi bangunan modern berwawasan lingkungan yang nantinya akan dilengkapi dengan fasilitas olahraga, laboratorium, dan gedung serbaguna di lahan seluas 2,9 Ha.
Kemudian, kolaborasi Pertamina dan Bakrie Group untuk membangun Pusat Riset Energi Berkelanjutan 'Nusantara Sustainability Hub' di IKN dengan estimasi nilai investasi sebesar Rp197,8 Miliar di lahan seluas 2,4 Ha.
Pusat riset ini akan mencakup berbagai fasilitas seperti Pertamina  Sustainability Academy, Pertamina Training Institute, dan Pertamina  Research and Innovation Center for Sustainable and Low Carbon  Technologies. Selain itu, Botanical Garden oleh Konsorsium Nusantara  didirikan di atas lahan seluas 222,92 Ha, dengan estimasi investasi yang  masih akan ditentukan.
Pada sektor pendukung, telah dilakukan groundbreaking untuk Arena  Lifestyle F&amp;amp;B dengan estimasi investasi Rp100 Miliar di atas lahan  seluas 0,84 Ha. Selain itu, PLN Icon Plus mendirikan Central  Telecommunication Office dengan estimasi investasi Rp1 Triliun di atas  lahan seluas 1,3 Ha.
Selanjutnya, BTN mendirikan kantor perbankan dan melaksanakan  penandatanganan nota kesepahaman program KPR dengan estimasi investasi  Rp86 Miliar di atas lahan seluas 0,9 Ha.
&quot;Investasi di IKN terus berlanjut menuju visi bersama yang telah  ditetapkan dengan program-program percepatan pembangunan IKN tetap  terjamin. Groundbreaking Tahap VI ini menunjukkan kontinuitas investasi  di IKN, dan minat investor tetap terus diproses hingga terealisasi  menjadi pembangunan yang nyata,&quot; ujar Deputi Bidang Pendanaan dan  Investasi Otorita IKN, Agung Wicaksono dalam keterangan resminya, Rabu  (5/6/2024).
Groundbreaking Tahap VI ini diharapkan dapat memberikan kontribusi  signifikan dalam mewujudkan visi dan misi Nusantara sebagai kota hijau  dan kota pintar. Dengan dukungan dari berbagai pihak, pembangunan ini  tidak hanya akan memenuhi standar lingkungan yang tinggi tetapi juga  mengintegrasikan teknologi canggih untuk menciptakan kota yang  berkelanjutan dan inovatif.
Pencapaian ini merupakan langkah penting menuju transformasi  Nusantara menjadi simbol kemajuan dan modernisasi Indonesia di masa  depan.</content:encoded></item></channel></rss>
