<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dugaan Perampasan Tanah di IKN, Istana: Istilah Baru yang Mengerikan</title><description>Menteri Sekretaris Negara Pratikno menegaskan perampasan tanah Ibu Kota Nusantara (IKN) merupakan istilah baru yang mengerikan.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/06/06/470/3018015/dugaan-perampasan-tanah-di-ikn-istana-istilah-baru-yang-mengerikan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/06/06/470/3018015/dugaan-perampasan-tanah-di-ikn-istana-istilah-baru-yang-mengerikan"/><item><title>Dugaan Perampasan Tanah di IKN, Istana: Istilah Baru yang Mengerikan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/06/06/470/3018015/dugaan-perampasan-tanah-di-ikn-istana-istilah-baru-yang-mengerikan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/06/06/470/3018015/dugaan-perampasan-tanah-di-ikn-istana-istilah-baru-yang-mengerikan</guid><pubDate>Kamis 06 Juni 2024 10:51 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/06/470/3018015/dugaan-perampasan-tanah-di-ikn-istana-istilah-baru-yang-mengerikan-wbvaqXvEM5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dugaan Perampasan Tanah di IKN, Istana: Istilah yang Mengerikan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/06/470/3018015/dugaan-perampasan-tanah-di-ikn-istana-istilah-baru-yang-mengerikan-wbvaqXvEM5.jpg</image><title>Dugaan Perampasan Tanah di IKN, Istana: Istilah yang Mengerikan (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno menegaskan perampasan tanah Ibu Kota Nusantara (IKN) merupakan istilah baru yang mengerikan.
Hal ini diungkapkan Pratikno usai merespons pertanyaan awak media tentang dugaan perampasan tanah di IKN.

BACA JUGA:Apakah Benar Ada Perampasan Tanah di IKN? Ini Jawaban Menteri PUPR&amp;nbsp;


Para awak media yang menemui Pratikno di lingkungan Istana Negara menanyakan tentang sejumlah pihak termasuk Indonesia Corruption Watch (ICW) menduga bahwa perampasan tanah masyarakat akan tetap terjadi meskipun ada pergantian pimpinan Kepala maupun Wakil Otorita IKN.
&amp;ldquo;Itu istilah baru yang mengerikan itu,&amp;rdquo; ungkap Pratikno bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono yang kini ditunjuk menjadi Plt Kepala Otorita IKN di lingkungan Istana Negara, Jakarta, Kamis (6/6/2024).

BACA JUGA:Investasi di IKN Tembus Rp51,3 Triliun, Ini Daftar Investornya&amp;nbsp;


Sementara itu, Basuki pun justru bertanya kepada awak media yang menanyakan tentang hal itu. &amp;ldquo;Perampasan apa (geleng-geleng) apa itu perampasan gak ada, gak ada istilah itu,&amp;rdquo; ujar Basuki.Basuki juga menegaskan bahwa tidak ada istilah perampasan tanah di IKN. &amp;ldquo;Loh bukan membantah saya enggak ngerti itu enggak ada istilah perampasan,&amp;rdquo; tegasnya.
Selanjutnya, Basuki pun menegaskan bahwa arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar mengutamakan masyarakat. &amp;ldquo;Arahanya pak Presiden itu utamakan kepentingan masyarakat,&quot; katanya.
Basuki pun menegaskan bahwa dia baru saja ditunjuk sebagai Plt Otorita IKN sehingga perlu waktu untuk beradaptasi. &amp;ldquo;Ya belum tahu, saya baru ditunjuk. Kita pelajari dulu bos ini belum apa-apa pertanyaan berat, enggak-enggak belum,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno menegaskan perampasan tanah Ibu Kota Nusantara (IKN) merupakan istilah baru yang mengerikan.
Hal ini diungkapkan Pratikno usai merespons pertanyaan awak media tentang dugaan perampasan tanah di IKN.

BACA JUGA:Apakah Benar Ada Perampasan Tanah di IKN? Ini Jawaban Menteri PUPR&amp;nbsp;


Para awak media yang menemui Pratikno di lingkungan Istana Negara menanyakan tentang sejumlah pihak termasuk Indonesia Corruption Watch (ICW) menduga bahwa perampasan tanah masyarakat akan tetap terjadi meskipun ada pergantian pimpinan Kepala maupun Wakil Otorita IKN.
&amp;ldquo;Itu istilah baru yang mengerikan itu,&amp;rdquo; ungkap Pratikno bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono yang kini ditunjuk menjadi Plt Kepala Otorita IKN di lingkungan Istana Negara, Jakarta, Kamis (6/6/2024).

BACA JUGA:Investasi di IKN Tembus Rp51,3 Triliun, Ini Daftar Investornya&amp;nbsp;


Sementara itu, Basuki pun justru bertanya kepada awak media yang menanyakan tentang hal itu. &amp;ldquo;Perampasan apa (geleng-geleng) apa itu perampasan gak ada, gak ada istilah itu,&amp;rdquo; ujar Basuki.Basuki juga menegaskan bahwa tidak ada istilah perampasan tanah di IKN. &amp;ldquo;Loh bukan membantah saya enggak ngerti itu enggak ada istilah perampasan,&amp;rdquo; tegasnya.
Selanjutnya, Basuki pun menegaskan bahwa arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar mengutamakan masyarakat. &amp;ldquo;Arahanya pak Presiden itu utamakan kepentingan masyarakat,&quot; katanya.
Basuki pun menegaskan bahwa dia baru saja ditunjuk sebagai Plt Otorita IKN sehingga perlu waktu untuk beradaptasi. &amp;ldquo;Ya belum tahu, saya baru ditunjuk. Kita pelajari dulu bos ini belum apa-apa pertanyaan berat, enggak-enggak belum,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
