<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lebih Untung Mana Jadi Investor Jangka Panjang atau Trader? Ini Penjelasannya</title><description>Psikologi trading merujuk pada kondisi emosional dan mental yang memengaruhi keputusan trading.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/06/06/622/3018073/lebih-untung-mana-jadi-investor-jangka-panjang-atau-trader-ini-penjelasannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/06/06/622/3018073/lebih-untung-mana-jadi-investor-jangka-panjang-atau-trader-ini-penjelasannya"/><item><title>Lebih Untung Mana Jadi Investor Jangka Panjang atau Trader? Ini Penjelasannya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/06/06/622/3018073/lebih-untung-mana-jadi-investor-jangka-panjang-atau-trader-ini-penjelasannya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/06/06/622/3018073/lebih-untung-mana-jadi-investor-jangka-panjang-atau-trader-ini-penjelasannya</guid><pubDate>Kamis 06 Juni 2024 12:50 WIB</pubDate><dc:creator>Nekha Fatimah Nursadiyah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/06/622/3018073/lebih-untung-mana-jadi-investor-jangka-panjang-atau-trader-ini-penjelasannya-8X3kmLdI7a.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Lebih Untung Mana Jadi Investor Jangka Panjang atau Trader? (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/06/622/3018073/lebih-untung-mana-jadi-investor-jangka-panjang-atau-trader-ini-penjelasannya-8X3kmLdI7a.jpg</image><title>Lebih Untung Mana Jadi Investor Jangka Panjang atau Trader? (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Psikologi trading merujuk pada kondisi emosional dan mental yang memengaruhi keputusan trading. Memahami dan mengelola aspek ini sangat penting untuk mencapai kesuksesan jangka panjang dalam trading kripto.

Psikologi trading juga mencakup disiplin dan konsistensi dalam mengikuti rencana trading. Tanpa disiplin, trader cenderung membuat keputusan impulsif yang merugikan.

BACA JUGA:Masyarakat Diminta Pahami Risiko dan Peluang Sebelum Investasi Kripto&amp;nbsp;


Trading kripto memerlukan kemampuan mengelola emosi seperti ketakutan, keserakahan, dan euforia. Ketakutan dapat membuat trader menjual aset terlalu cepat saat harga turun, sedangkan keserakahan bisa mendorong pembelian di puncak harga. Kesadaran diri dan kontrol emosi adalah kunci untuk membuat keputusan trading yang rasional.&amp;nbsp;
Trader sukses mampu menjaga keseimbangan emosional dan tidak mudah terpengaruh fluktuasi pasar. Dengan demikian tidak semua orang cocok menjadi trader.

&quot;Jangan memaksakan diri, tidak semua bisa jadi trader. Justru yang banyak uang adalah investor jangka panjang, dan semua orang hampir bisa menjadi investor dibandingkan dengan trader,&quot; kata CEO Indodax Oscar Darmawan dalam keterangannya, Jakarta, Kamis (6/6/2024).

BACA JUGA:5 Bos&amp;nbsp;Trader&amp;nbsp;Terkaya Dunia 2023, Ada yang Punya Harta Rp524 Triliun&amp;nbsp;


Dia mencontohkan sifat orang yang tidak cocok untuk menjadi trader yaitu panik saat melihat aset turun karena terlalu khawatir. Sementara menjadi seorang investor yang baik lebih sederhana, yaitu hanya perlu membeli dan lupakan asetnya kemudian lihat 4-5 tahun kemudian.

Pandangan ini memperkuat pentingnya investasi jangka panjang dalam kripto. Oscar menyarankan agar masyarakat mempertimbangkan untuk menjadi investor jangka panjang sebagai strategi yang lebih aman dan menguntungkan.

Oscar menambahkan dan menyoroti fenomena bull market yang tidak jauh berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Pasar (market), ujar dia, selalu berulang.



&amp;ldquo;All-time high terjadi bukan sebelum atau saat halving, tapi setelah halving. Tidak langsung naik, tapi pasti naik, hanya saja setiap halving harga lebih kecil. Market BTC juga semakin likuid,&amp;rdquo; kata dia.



Menurut Oscar, pasar semakin matang dengan adanya Exchange Trade Fund (ETF) dari Bitcoin dan ETF Ethereum yang baru disetujui. Ini menunjukkan stabilitas dan kematangan pasar kripto pada saat ini. Hal ini sekaligus mencerminkan bahwa investasi kripto kini lebih aman dan terjamin bagi investor, terutama dengan dukungan regulasi yang lebih kuat.



Hal senada juga dikatakan oleh Fulltime Trader &amp;amp; Crypto Content Creator Andy Sanjaya dengan mengingatkan bahwa tidak semua orang ditakdirkan menjadi trader. Andy mengakui, dirinya tidak pernah berhasil menjual Bitcoin (BTC) pada harga tertinggi. Meski begitu, setidaknya dia selalu mendapatkan keuntungan atau profit.



&amp;ldquo;Kita tidak bisa mengatur market, hanya bisa memiliki rencana exit. Walaupun sudah melakukan riset satu tahun, belum tentu berhasil, tapi paling tidak tahu strateginya, seperti take profit bertahap dan bersyukur dengan apa yang didapat,&quot; katanya.

</description><content:encoded>JAKARTA - Psikologi trading merujuk pada kondisi emosional dan mental yang memengaruhi keputusan trading. Memahami dan mengelola aspek ini sangat penting untuk mencapai kesuksesan jangka panjang dalam trading kripto.

Psikologi trading juga mencakup disiplin dan konsistensi dalam mengikuti rencana trading. Tanpa disiplin, trader cenderung membuat keputusan impulsif yang merugikan.

BACA JUGA:Masyarakat Diminta Pahami Risiko dan Peluang Sebelum Investasi Kripto&amp;nbsp;


Trading kripto memerlukan kemampuan mengelola emosi seperti ketakutan, keserakahan, dan euforia. Ketakutan dapat membuat trader menjual aset terlalu cepat saat harga turun, sedangkan keserakahan bisa mendorong pembelian di puncak harga. Kesadaran diri dan kontrol emosi adalah kunci untuk membuat keputusan trading yang rasional.&amp;nbsp;
Trader sukses mampu menjaga keseimbangan emosional dan tidak mudah terpengaruh fluktuasi pasar. Dengan demikian tidak semua orang cocok menjadi trader.

&quot;Jangan memaksakan diri, tidak semua bisa jadi trader. Justru yang banyak uang adalah investor jangka panjang, dan semua orang hampir bisa menjadi investor dibandingkan dengan trader,&quot; kata CEO Indodax Oscar Darmawan dalam keterangannya, Jakarta, Kamis (6/6/2024).

BACA JUGA:5 Bos&amp;nbsp;Trader&amp;nbsp;Terkaya Dunia 2023, Ada yang Punya Harta Rp524 Triliun&amp;nbsp;


Dia mencontohkan sifat orang yang tidak cocok untuk menjadi trader yaitu panik saat melihat aset turun karena terlalu khawatir. Sementara menjadi seorang investor yang baik lebih sederhana, yaitu hanya perlu membeli dan lupakan asetnya kemudian lihat 4-5 tahun kemudian.

Pandangan ini memperkuat pentingnya investasi jangka panjang dalam kripto. Oscar menyarankan agar masyarakat mempertimbangkan untuk menjadi investor jangka panjang sebagai strategi yang lebih aman dan menguntungkan.

Oscar menambahkan dan menyoroti fenomena bull market yang tidak jauh berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Pasar (market), ujar dia, selalu berulang.



&amp;ldquo;All-time high terjadi bukan sebelum atau saat halving, tapi setelah halving. Tidak langsung naik, tapi pasti naik, hanya saja setiap halving harga lebih kecil. Market BTC juga semakin likuid,&amp;rdquo; kata dia.



Menurut Oscar, pasar semakin matang dengan adanya Exchange Trade Fund (ETF) dari Bitcoin dan ETF Ethereum yang baru disetujui. Ini menunjukkan stabilitas dan kematangan pasar kripto pada saat ini. Hal ini sekaligus mencerminkan bahwa investasi kripto kini lebih aman dan terjamin bagi investor, terutama dengan dukungan regulasi yang lebih kuat.



Hal senada juga dikatakan oleh Fulltime Trader &amp;amp; Crypto Content Creator Andy Sanjaya dengan mengingatkan bahwa tidak semua orang ditakdirkan menjadi trader. Andy mengakui, dirinya tidak pernah berhasil menjual Bitcoin (BTC) pada harga tertinggi. Meski begitu, setidaknya dia selalu mendapatkan keuntungan atau profit.



&amp;ldquo;Kita tidak bisa mengatur market, hanya bisa memiliki rencana exit. Walaupun sudah melakukan riset satu tahun, belum tentu berhasil, tapi paling tidak tahu strateginya, seperti take profit bertahap dan bersyukur dengan apa yang didapat,&quot; katanya.

</content:encoded></item></channel></rss>
