<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cadangan Devisa RI Naik Jadi USD139 Miliar</title><description>Bank Indonesia mencatat cadangan devisa Indonesia pada akhir Mei 2024 naik menjadi USD139 miliar.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/06/07/320/3018498/cadangan-devisa-ri-naik-jadi-usd139-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/06/07/320/3018498/cadangan-devisa-ri-naik-jadi-usd139-miliar"/><item><title>Cadangan Devisa RI Naik Jadi USD139 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/06/07/320/3018498/cadangan-devisa-ri-naik-jadi-usd139-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/06/07/320/3018498/cadangan-devisa-ri-naik-jadi-usd139-miliar</guid><pubDate>Jum'at 07 Juni 2024 11:02 WIB</pubDate><dc:creator>Farida Syifa Anandita</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/07/320/3018498/cadangan-devisa-ri-naik-jadi-usd139-miliar-FTLaz03LqP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Cadangan devisa Indonesia naik (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/07/320/3018498/cadangan-devisa-ri-naik-jadi-usd139-miliar-FTLaz03LqP.jpg</image><title>Cadangan devisa Indonesia naik (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8wMi80LzE2MzY3NC81L3g4ajVkNTg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Bank Indonesia mencatat cadangan devisa Indonesia pada akhir Mei 2024 naik menjadi USD139 miliar. Cadangan devisa naik dibandingkan dengan posisi pada akhir April 2024 sebesar USD136,2 miliar.

BACA JUGA:
Cadangan Devisa Turun USD4,2 Miliar, Gubernur BI: Tak Usah Insecure


Melansir laman Bank Indonesia, Jumat (7/6/2023), kenaikan posisi cadangan devisa tersebut antara lain dipengaruhi oleh  penerimaan pajak dan jasa serta penerbitan global bond pemerintah.

BACA JUGA:
Warning! Cadangan Devisa Indonesia Turun Jadi USD136,2 Miliar Imbas Bayar Utang dan Jaga Rupiah


Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 6,3 bulan impor atau 6,1 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung  ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan  sistem keuangan.
Ke depan, Bank Indonesia memandang cadangan devisa akan tetap  memadai, didukung oleh stabilitas dan prospek ekonomi nasional yang  terjaga, seiring dengan sinergi respons bauran kebijakan yang ditempuh  Bank Indonesia dan Pemerintah dalam menjaga stabilitas makroekonomi dan  sistem keuangan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8wMi80LzE2MzY3NC81L3g4ajVkNTg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Bank Indonesia mencatat cadangan devisa Indonesia pada akhir Mei 2024 naik menjadi USD139 miliar. Cadangan devisa naik dibandingkan dengan posisi pada akhir April 2024 sebesar USD136,2 miliar.

BACA JUGA:
Cadangan Devisa Turun USD4,2 Miliar, Gubernur BI: Tak Usah Insecure


Melansir laman Bank Indonesia, Jumat (7/6/2023), kenaikan posisi cadangan devisa tersebut antara lain dipengaruhi oleh  penerimaan pajak dan jasa serta penerbitan global bond pemerintah.

BACA JUGA:
Warning! Cadangan Devisa Indonesia Turun Jadi USD136,2 Miliar Imbas Bayar Utang dan Jaga Rupiah


Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 6,3 bulan impor atau 6,1 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung  ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan  sistem keuangan.
Ke depan, Bank Indonesia memandang cadangan devisa akan tetap  memadai, didukung oleh stabilitas dan prospek ekonomi nasional yang  terjaga, seiring dengan sinergi respons bauran kebijakan yang ditempuh  Bank Indonesia dan Pemerintah dalam menjaga stabilitas makroekonomi dan  sistem keuangan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
</content:encoded></item></channel></rss>
