<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Minat Investasi di Indonesia Mulai Naik, Kredit Korporasi Tumbuh 18%</title><description>Naiknya kredit korporasi menjadi indikator minat investasi di Indonesia tinggi pada tahun ini meski adanya pemilu 2024.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/06/08/320/3019003/minat-investasi-di-indonesia-mulai-naik-kredit-korporasi-tumbuh-18</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/06/08/320/3019003/minat-investasi-di-indonesia-mulai-naik-kredit-korporasi-tumbuh-18"/><item><title>Minat Investasi di Indonesia Mulai Naik, Kredit Korporasi Tumbuh 18%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/06/08/320/3019003/minat-investasi-di-indonesia-mulai-naik-kredit-korporasi-tumbuh-18</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/06/08/320/3019003/minat-investasi-di-indonesia-mulai-naik-kredit-korporasi-tumbuh-18</guid><pubDate>Sabtu 08 Juni 2024 15:41 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/08/320/3019003/minat-investasi-di-indonesia-mulai-naik-kredit-korporasi-tumbuh-18-ZExQtYDlVJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">OJK Bersama Media di Batam (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/08/320/3019003/minat-investasi-di-indonesia-mulai-naik-kredit-korporasi-tumbuh-18-ZExQtYDlVJ.jpg</image><title>OJK Bersama Media di Batam (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNi8wNS8xLzE4MTQzOS81L3g4em5zYTg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BATAM - Naiknya kredit korporasi menjadi indikator minat investasi di Indonesia tinggi pada tahun ini meski adanya pemilu 2024.
Dalam data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pertumbuhan kredit korporasi secara nasional sebesar 18% secara year on year (yoy) per April 2024.

BACA JUGA:
Soal DC Pinjol Datang ke Kantor, Ini Kata OJK


Angka ini naik jika dibandingkan dengan total pertumbuhan kredit 13,09% secara yoy.
&quot;Kredit korporasi 18%, sebenarnya minat orang melakukan investasi sudah mulai baik, karena sudah ada Pemilu dan lainnya, Pemilu juga berjalan oke,&quot; kata Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Mirza Adityaswara saat Focus Group Discussion (FGD) di Batam, Sabtu (8/6/2024).

BACA JUGA:
OJK Pelototi Iuran Tapera dari Potong Gaji Pekerja


Naiknya kredit korporasi  karena perusahaan mengeluarkan capital expenditure atau belanja modal untuk aksi korporasi.&quot;Menurut saya ini menunjukkan ekonomi recovery,&quot; katanya.
Di sisi lain,  dirinya mewaspadai kredit UMKM yang masih tumbuh melambat.
Kredit UMKM tumbuh 7,3% secara yoy per April 2024. Sementara itu, kredit konsumsi tumbuh 10,34% secara yoy.
&quot;UMKM ini ada pelemahan di level yang bawah,&quot; ujarnya.
Kendati demikian, dirinya optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini mencapai 5% dan 5,06 % di tahun 2025, sesuai dengan proyeksi Dana Moneter Internasional (IMF).
&quot;Ini suatu pertumbuhan yang strong,&quot; tambahnya.
Sekadar informasi, Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi investasi Rp401,5 triliun pada kuartal I-2024. Capaian tersebut 24,3% dari target yang diberikan Presiden Jokowi Rp1.600 triliun.
Realisasi investasi sepanjang kuartal I-2024 tumbuh 22,1% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2023 lalu atau tumbuh 9,8% jika dibandingkan dengan realisasi kuartal IV-2023 sebelumnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNi8wNS8xLzE4MTQzOS81L3g4em5zYTg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BATAM - Naiknya kredit korporasi menjadi indikator minat investasi di Indonesia tinggi pada tahun ini meski adanya pemilu 2024.
Dalam data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pertumbuhan kredit korporasi secara nasional sebesar 18% secara year on year (yoy) per April 2024.

BACA JUGA:
Soal DC Pinjol Datang ke Kantor, Ini Kata OJK


Angka ini naik jika dibandingkan dengan total pertumbuhan kredit 13,09% secara yoy.
&quot;Kredit korporasi 18%, sebenarnya minat orang melakukan investasi sudah mulai baik, karena sudah ada Pemilu dan lainnya, Pemilu juga berjalan oke,&quot; kata Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Mirza Adityaswara saat Focus Group Discussion (FGD) di Batam, Sabtu (8/6/2024).

BACA JUGA:
OJK Pelototi Iuran Tapera dari Potong Gaji Pekerja


Naiknya kredit korporasi  karena perusahaan mengeluarkan capital expenditure atau belanja modal untuk aksi korporasi.&quot;Menurut saya ini menunjukkan ekonomi recovery,&quot; katanya.
Di sisi lain,  dirinya mewaspadai kredit UMKM yang masih tumbuh melambat.
Kredit UMKM tumbuh 7,3% secara yoy per April 2024. Sementara itu, kredit konsumsi tumbuh 10,34% secara yoy.
&quot;UMKM ini ada pelemahan di level yang bawah,&quot; ujarnya.
Kendati demikian, dirinya optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini mencapai 5% dan 5,06 % di tahun 2025, sesuai dengan proyeksi Dana Moneter Internasional (IMF).
&quot;Ini suatu pertumbuhan yang strong,&quot; tambahnya.
Sekadar informasi, Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi investasi Rp401,5 triliun pada kuartal I-2024. Capaian tersebut 24,3% dari target yang diberikan Presiden Jokowi Rp1.600 triliun.
Realisasi investasi sepanjang kuartal I-2024 tumbuh 22,1% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2023 lalu atau tumbuh 9,8% jika dibandingkan dengan realisasi kuartal IV-2023 sebelumnya.</content:encoded></item></channel></rss>
