<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wall Street Sepekan Menguat Didorong Data Ekonomi AS</title><description>Wall street sepekan menguat didorong data ekonomi AS.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/06/09/278/3019180/wall-street-sepekan-menguat-didorong-data-ekonomi-as</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/06/09/278/3019180/wall-street-sepekan-menguat-didorong-data-ekonomi-as"/><item><title>Wall Street Sepekan Menguat Didorong Data Ekonomi AS</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/06/09/278/3019180/wall-street-sepekan-menguat-didorong-data-ekonomi-as</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/06/09/278/3019180/wall-street-sepekan-menguat-didorong-data-ekonomi-as</guid><pubDate>Minggu 09 Juni 2024 08:19 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/09/278/3019180/wall-street-sepekan-menguat-didorong-data-ekonomi-as-fmgutz4qLP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wall Street sepekan menguat (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/09/278/3019180/wall-street-sepekan-menguat-didorong-data-ekonomi-as-fmgutz4qLP.jpg</image><title>Wall Street sepekan menguat (Foto: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xNi80LzE2MDg5Ny81L3g4ajZtNmo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Wall street sepekan menguat didorong data ekonomi AS. Bursa saham AS didorong data gaji non-pertanian AS naik jauh lebih tinggi dari yang diharapkan pada bulan Mei yang meredupkan harapan untuk pemotongan suku bunga dalam waktu dekat.
Mengutip laman Seeking Alpha, Minggu (9/6/2024) waktu setempat, ketiga indeks pasar saham utama dalam sepekan membukukan data yang baik, dengan S&amp;amp;P 500 naik 1,3%, Dow Jones menguat 0,3%, dan Nasdaq Composite ditutup melonjak 2,4%.

BACA JUGA:
Wall Street Beragam Jelang Laporan Tenaga Kerja AS


Adapun salah satu sentimen yang mendorong adalah pemberi kerja menambah 272.000 pekerjaan baru, sementara pendapatan per jam rata-rata selama 12 bulan terakhir naik setelah tiga penurunan bulanan berturut-turut.
Obligasi pemerintah AS dijual dan dolar AS menguat karena berita tersebut, mendorong para pedagang untuk mengurangi ekspektasi mereka tentang seberapa besar The Fed akan memangkas suku bunga dari awal minggu ini ketika data tentang manufaktur dan lowongan pekerjaan keluar lebih lemah dari yang diharapkan.

BACA JUGA:
Wall Street Menguat Ditopang Saham Teknologi


Laporan pekerjaan tersebut menyusul pemotongan suku bunga hari Kamis dari Bank Sentral Eropa, yang pertama sejak 2019. The Fed juga akan mengumumkan keputusannya tentang suku bunga minggu depan setelah pertemuan kebijakan 11-12 Juni.
Berikut Pergerakan Mingguan Pasar AS.
Indeks Wall Street dalam sepekan
Dow Jones menguat +0,3% menjadi 38.799, S&amp;amp;P 500 naik +1,3% menjadi 5.347 dan Nasdaq melonjak +2,4% menjadi 17.130. Sementara Russell 2000 -2,3% menjadi 2.023 dan Indeks Volatilitas CBOE -5,4% menjadi 12,22.
Sektor S&amp;amp;P 500
Barang Pokok Konsumen +0,5%, Utilitas -3,9%, Keuangan -0,5%,  Telekomunikasi +1,7%, Kesehatan +1,6%, Industri -1%, Teknologi Informasi  +3,8%, Material -2%, Energi -3,5%, Barang Konsumsi +1,5% dan Properti  -0,2%.
Komoditas dan Obligasi
Minyak Mentah WTI -2,1% menjadi USD75,38/bbl, Emas -1,5% menjadi  USD2.311,2/oz, Gas Alam +13,5% menjadi 2,937 dan Imbal Hasil Obligasi 10  Tahun AS -0,2 bps menjadi 4,433.
Perusahaan dengan Kenaikan Teratas di S&amp;amp;P 500
Hewlett Packard Enterprise (HPE) +13%, Carnival Corporation &amp;amp; plc  (CCL) +11%, NVIDIA (NVDA) +10%, Expedia Group (EXPE) +9% dan Illumina  (ILMN) +8%.
Perusahaan dengan Kerugian Terbesar di S&amp;amp;P 500
Vistra (VST) -14%, Bath &amp;amp; Body Works (BBWI) -12%, Builders  FirstSource (BLDR) -9%, Constellation Energy (CEG) -9% dan The Mosaic  (MOS) -9%.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xNi80LzE2MDg5Ny81L3g4ajZtNmo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Wall street sepekan menguat didorong data ekonomi AS. Bursa saham AS didorong data gaji non-pertanian AS naik jauh lebih tinggi dari yang diharapkan pada bulan Mei yang meredupkan harapan untuk pemotongan suku bunga dalam waktu dekat.
Mengutip laman Seeking Alpha, Minggu (9/6/2024) waktu setempat, ketiga indeks pasar saham utama dalam sepekan membukukan data yang baik, dengan S&amp;amp;P 500 naik 1,3%, Dow Jones menguat 0,3%, dan Nasdaq Composite ditutup melonjak 2,4%.

BACA JUGA:
Wall Street Beragam Jelang Laporan Tenaga Kerja AS


Adapun salah satu sentimen yang mendorong adalah pemberi kerja menambah 272.000 pekerjaan baru, sementara pendapatan per jam rata-rata selama 12 bulan terakhir naik setelah tiga penurunan bulanan berturut-turut.
Obligasi pemerintah AS dijual dan dolar AS menguat karena berita tersebut, mendorong para pedagang untuk mengurangi ekspektasi mereka tentang seberapa besar The Fed akan memangkas suku bunga dari awal minggu ini ketika data tentang manufaktur dan lowongan pekerjaan keluar lebih lemah dari yang diharapkan.

BACA JUGA:
Wall Street Menguat Ditopang Saham Teknologi


Laporan pekerjaan tersebut menyusul pemotongan suku bunga hari Kamis dari Bank Sentral Eropa, yang pertama sejak 2019. The Fed juga akan mengumumkan keputusannya tentang suku bunga minggu depan setelah pertemuan kebijakan 11-12 Juni.
Berikut Pergerakan Mingguan Pasar AS.
Indeks Wall Street dalam sepekan
Dow Jones menguat +0,3% menjadi 38.799, S&amp;amp;P 500 naik +1,3% menjadi 5.347 dan Nasdaq melonjak +2,4% menjadi 17.130. Sementara Russell 2000 -2,3% menjadi 2.023 dan Indeks Volatilitas CBOE -5,4% menjadi 12,22.
Sektor S&amp;amp;P 500
Barang Pokok Konsumen +0,5%, Utilitas -3,9%, Keuangan -0,5%,  Telekomunikasi +1,7%, Kesehatan +1,6%, Industri -1%, Teknologi Informasi  +3,8%, Material -2%, Energi -3,5%, Barang Konsumsi +1,5% dan Properti  -0,2%.
Komoditas dan Obligasi
Minyak Mentah WTI -2,1% menjadi USD75,38/bbl, Emas -1,5% menjadi  USD2.311,2/oz, Gas Alam +13,5% menjadi 2,937 dan Imbal Hasil Obligasi 10  Tahun AS -0,2 bps menjadi 4,433.
Perusahaan dengan Kenaikan Teratas di S&amp;amp;P 500
Hewlett Packard Enterprise (HPE) +13%, Carnival Corporation &amp;amp; plc  (CCL) +11%, NVIDIA (NVDA) +10%, Expedia Group (EXPE) +9% dan Illumina  (ILMN) +8%.
Perusahaan dengan Kerugian Terbesar di S&amp;amp;P 500
Vistra (VST) -14%, Bath &amp;amp; Body Works (BBWI) -12%, Builders  FirstSource (BLDR) -9%, Constellation Energy (CEG) -9% dan The Mosaic  (MOS) -9%.</content:encoded></item></channel></rss>
