<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>SPECIAL REPORT: Misteri Mundurnya Kepala Otorita IKN</title><description>Mundurnya Bambang Susantono dari Kepala Otorita IKN pada Senin 3 Juni 2024 masih menyisakan pertanyaan semua pihak.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/06/09/470/3019185/special-report-misteri-mundurnya-kepala-otorita-ikn</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/06/09/470/3019185/special-report-misteri-mundurnya-kepala-otorita-ikn"/><item><title>SPECIAL REPORT: Misteri Mundurnya Kepala Otorita IKN</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/06/09/470/3019185/special-report-misteri-mundurnya-kepala-otorita-ikn</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/06/09/470/3019185/special-report-misteri-mundurnya-kepala-otorita-ikn</guid><pubDate>Minggu 09 Juni 2024 08:38 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/09/470/3019185/special-report-misteri-mundurnya-kepala-otorita-ikn-rRONwTkDaq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Special Report Okezone: Misteri Mundurnya Kepala dan Wakil Otorita IKN (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/09/470/3019185/special-report-misteri-mundurnya-kepala-otorita-ikn-rRONwTkDaq.jpg</image><title>Special Report Okezone: Misteri Mundurnya Kepala dan Wakil Otorita IKN (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNi8wNC8xLzE4MTQxOS81L3g4em1vbm8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt; 
JAKARTA - Mundurnya Bambang Susantono dari Kepala Otorita IKN pada Senin 3 Juni 2024 masih menyisakan pertanyaan semua pihak. Tidak ada alasan pasti dari mundurnya Bambang yang dilantik jadi Kepala Otorita IKN pada 10 Maret 2022 oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Tak hanya Bambang Susantono, sang Wakil Kepala Otorita IKN Dhony Rahajoe juga mundur dari jabatannya. Jokowi pun sudah meneken keputusan presiden (Keppres) tentang pemberhentian keduanya.
Mereka meninggalkan jabatan tertinggi di proyek IKN dengan gaji yang fantastis. Bambang Susantono meninggalkan gaji Rp172 juta dan dana operasional Rp178 juta per bulan. Sementara, Dhony Rahajoe meninggalkan gaji Rp155 juta dan dana operasional Rp145 juta.

BACA JUGA:
5 Fakta Terbaru Groundbreaking IKN hingga Jokowi Nginap di Rumah Menteri


Tidak ingin proyek IKN mangkrak usai mundurnya Kepala Otorita IKN dan Wakil Kepala Otorita IKN, Presiden Jokowi langsung menunjuk Menteri PUPR Basuki Hadimuljono sebagai Plt Kepala Otorita IKN dan Wakil Menteri Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Raja Juli Antoni sebagai Plt Wakil Kepala Otorita IKN. Mereka akan menjalankan tugas untuk melanjutkan pembangunan IKN agar sesuai target, terutama untuk upacara HUT Kemerdekaan 17 Agustus 2024.
Sejauh ini belum diketahui sampai kapan Presiden Jokowi menentukan Kepala Otorita dan Wakil Kepala Otorita IKN definitif.

BACA JUGA:
6 Fakta Kepala Otorita dan Wakilnya Mundur hingga Nasib Proyek-Proyek IKN


Jokowi Buka Suara
Dalam surat pengunduran diri yang disampaikan, tidak dijelaskan alasan mengapa Bambang Susantono mundur. Namun, menurut Presiden Jokowi, Bambang Susantono mundur karena alasan pribadi.
&quot;Ditanyakan ke bapak Bambang dan pak Dhony. Karena alasannya alasan pribadi,&quot; kata Jokowi dalam keterangannya di IKN, Rabu 5 Juni 2024.
Meski mundur dari Kepala Otorita IKN, Bambang Susantono diberi tugas baru oleh Presiden Jokowi untuk memperkuat kerjasama internasional bagi percepatan pembangunan IKN.
&quot;Karena memang pengalaman beliau (Bambang) di internasional kita manfaatkan sebesar-besarnya bagi kebaikan negara,&quot; kata Jokowi.Proyek IKN Pasca Kepala Otorita IKN Mundur
Jokowi memastikan pasca mundurnya Kepala Otorita IKN dan Wakil Kepala  Otorita IKN tidak akan mengganggu investasi dan pembangunan IKN. Jokowi  juga menyatakan pengunduran diri Bambang dan Dhony tidak akan berdampak  kepada kepercayaan investor untuk menanamkan modalnya di Indonesia.  Buktinya, pada 4-5 Juni Jokowi melakukan groundbreaking lanjutan  pembangunan IKN mulai dari sekolah hingga universitas.
Investasi&amp;nbsp;yang masuk ke&amp;nbsp;IKN&amp;nbsp;tercatat sebanyak Rp51,35 triliun. Total  nilai investasi tersebut merupakan akumulasi dari acara groundbreaking  tahap I sampai tahap VI.
Bambang Susantono mundur jelang upacara HUT Kemerdekaan Indonesia 17  Agustus 2024 di IKN. Ada beberapa pihak yang menyebut Bambang dan Dhony  mundur karena permasalahan persiapan upacara HUT Kemerdekaan di IKN.  Namun, hal tersebut ditepis Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan  Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

BACA JUGA:
Pak Bas Sebut Kepala Otorita IKN Baru Akan Segera Dipilih 


&quot;Enggak (terkait dengan 17 Agustus), itu beda lagi,&quot; kata Basuki di Kantor Presiden, Senin 3 Juni 2024.
Basuki menjelaskan, sejauh ini tidak ada perubahan terkait dengan  peringatan kemerdekaan Indonesia yang akan tetap dilaksanakan di ibu  kota baru tersebut. Pemerintah akan menggelar simulasi peringatan  kemerdekaan di IKN.
Sementara, dalam tinjauan Presiden Jokowi, lapangan untuk upacara HUT  RI Ke-79 pada 17 Agustus di Kawasan IKN akan selesai sekitar  pertengahan bulan Juli 2024.
&amp;ldquo;Untuk persiapan 17-an Agustus sudah hampir&amp;nbsp;final, enggak&amp;nbsp;ada masalah  di lapangan. Tadi kita cek&amp;nbsp;satu per satu&amp;nbsp;dari lokasi&amp;nbsp;venue, kemudian  tata urut upacara, semuanya sudah&amp;nbsp;enggak&amp;nbsp;ada masalah. Nanti pembangunan  kira-kira pertengahan Juli yang di sini sudah siap dan akan mulai untuk  persiapan 17 Agustus,&amp;rdquo; ujar Jokowi, Rabu 5 Juni 2024.

BACA JUGA:
Pak Bas Buka Suara soal Ada Perampasan Tanah di IKN


Jokowi optimis kantor Presiden juga akan selesai pada bulan Juli,  sambil menunggu pengerjaan pompa air dari Bendungan Sepaku Semoi.  &amp;ldquo;Sangat optimis untuk kantornya, ini masih&amp;nbsp;nunggu&amp;nbsp;satu, air. Kemarin  sudah kita resmikan Bendungan Sepaku, tinggal ini&amp;nbsp;nunggu&amp;nbsp;pompa. Pompa  untuk menaikan air, kemudian dialirkan ke bangunan, ke rumah-rumah yang  ada di Ibu Kota Nusantara,&amp;rdquo; pungkasnya.
Di sisi lain, Kepala Sekretariat Presiden yang juga Penjabat (Pj)  Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menjelaskan terkait rencana  peringatan HUT ke-79 Indonesia pada 17 Agustus 2024 dapat dilakukan di  IKN maupun di Jakarta.
Masalah Gaji
Jauh sebelum pengajuan pengunduran diri dari Kepala Otorita IKN,  Bambang Susantono pernah curhat bahwa gajinya telat dibayar 11 bulan.  Namun, masalah tersebut dipastikan telah selesai. Hak-hak gaji mereka  sudah dibayarkan.
Pembayaran gaji pimpinan dan staf Otorita IKN dibayarkan pada tahun  anggaran 2023 melalui sistem rapel. Pembayaran dilakukan secara rapel  karena peraturan terbit beberapa waktu setelah pimpinan dan staf Otorita  IKN mulai menjalani tugas mereka.
Pengakuan Luhut soal IKN
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves)  Luhut Binsar Pandjaitan mengaku pernah kesal dengan Kepala Otorita IKN  Bambang Susantono dan Wakil Kepala Otorita IKN Dhony Rahajoe. Hal ini  terjadi sebelum keduanya mengundurkan diri.
Alasan Luhut adalah Kepala dan Wakil Otorita IKN sudah memiliki  wewenang besar sebagai pemimpin dalam mengambil sebuah keputusan untuk  pembangunan IKN.

BACA JUGA:
12 Tower Hunian ASN di IKN Beroperasi Agustus 2024


&quot;Lu (Bambang dan Dhony) sudah punya kewenangan semua, ya lakuin dong, saya kesal saja lihatnya,&quot; ujar Luhut, Selasa 4 Juni 2024.
Luhut menjelaskan, Badan Otorita IKNsebetulnya sudah memiliki  landasan regulasi yang kuat melalui Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2023  tentang Ibu Kota Negara. Namun menurutnya, regulasi tersebut tidak belum  membuahkan hasil pekerjaan yang optimal dalam pembangunan IKN.
&quot;Kalau menurut saya semua UU yang dibutuhkan sudah kuat dia punya,  kasarnya dia bikin keputusan apa juga jalan. (Bambang dan Dhony mundur)  menyangkut leadership saja, kita tidak bisa bicara aib orang lah,&quot;  lanjutnya.
Luhut menilai, Bambang dan Dhony sebagai pemimpin belum mampu untuk  mengambil keputusan yang cepat dan akurat untuk mendukung percepatan  pembangunan IKN. Misalnya seperti masalah lahan di IKN yang sebetulnya  belum jelas statusnya. &quot;Semua itu Kepala OIKN punya kewenangan yang  sangat luas untuk menyelesaikan masalah, tinggal keberanian untuk  membuat keputusan,&quot; ujar Luhut.
Luhut membantah bahwa pengunduran diri Kepala dan Wakil Kepala OIKN  sebelumnya akibat masalah lahan di IKN. &quot;Tidak ada itu. Pembebasan lahan  itu saya sudah pimpin rapatnya, tinggal dieksekusi saja. Eksekusi saja  tidak bisa, ya bagaimana,&quot; katanya.
Luhut mengatakan, IKN secara garis besar tidak ada masalah. Pembangunan hingga investasi di sana terus berjalan.
&quot;IKN itu tidak ada masalah, yang masalah yang jadi anunya,  pimpinannya. Jadi kalau orang bilang tidak ada investasi pembangunan  semua jalan, yang lambat sana-sini ya biasalah, dan memang banyak  masalah yang lalu yang kita tuntaskan sekarang ini, overall menurut saya  tidak ada isu mengenai ibu kota,&quot; ujarnya menegaskan.
Bambang Susantono dan Dhony Rahajoe Ambil Sikap
Bambang menjelaskan, pembangunan IKN perlu terus bersama-sama  didukung. IKN adalah simbol peradaban baru Indonesia pada 2045, dan  cita-cita luhur tersebut harus tetap kita jaga hingga terwujud.
&quot;Meski saya tidak lagi berada dalam organisasi Otorita IKN, saya akan  terus menyumbangkan tenaga, pemikiran, dan keahlian kami demi  terwujudnya IKN yang hijau (green), cerdas (smart), tangguh (resilient),  inklusif, dan berkelanjutan (sustainable),&quot; ujar Bambang dikutip dari  akun instagram pribadinya @bambangsusantono.
Pada kesempatan tersebut, Bambang setidaknya menitipkan 3 hal yang  perlu dipegang dalam melakukan pengembangan IKN ke depannya. Pertama,  IKN merupakan peta jalan perubahan iklim, kedua IKN merupakan rencana  pembangunan keanekaragaman hayati, dan ketiga adalah peta jalan untuk  sustainable development goals, sehingga harus menjadi panglima dalam  pelaksanaan pembangunan di lapangan.
Pembangunan IKN yang memiliki konsep Negara Rimba Nusa (sustainable  forest city) tidak hanya menjadi harapan Indonesia, tetapi juga harapan  dunia untuk model kota masa depan,&quot; kata Bambang.
&quot;Karenanya konsistensi terhadap rencana tata ruang dan  prinsip-prinsip ESG (environment, social and governance), akan terus  dipantau oleh masyarakat Indonesia dan warga global,&quot; sambungnya
Bambang juga sekaligus mengucapkan kepada Basuki Hadimuljono dan Raja  Juli Antoni yang diberikan amanah untuk melanjutkan sebagai Plt. Kepala  dan Wakil OIKN yang telah resmi ditunjuk oleh Presiden Jokowi.
&quot;Saya ucapkan selamat bertugas pada Menteri PUPR sebagai pelaksana  tugas Kepala dan Wakil Menteri ATR/BPN sebagai pelaksana tugas Wakil  Kepala Otorita IKN,&quot; pungkasnya.
Dhony Rahajoe menjabarkan beberapa poin penting soal alasannya  mundur. &quot;Saya pribadi merasa belum berbuat banyak untuk IKN. Pada  kesempatan ini saya mengucapkan selamat bekerja kepada para pimpinan  yang baru di Otorita IKN. Semoga segala urusan dilancarkan dan  dimudahkanNya,&quot; ujar Dhony.
Kendati demikian, dirinya tetap berterima kasih kepada Presiden  Jokowi atas kepercayaannya memberikan penugasan sebagai Wakil Kepala  Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) sejak dilantik pada 10 Maret 2022.
Penugasan tersebut, kata dia, merupakan suatu kehormatan dan sebuah  pengalaman berharga yang tidak akan terlupakan. &quot;Kami sekeluarga sangat  bangga dan bersyukur menjadi bagian dari sejarah, bukan hanya di  Indonesia namun juga di level global,&quot; ujarnya.
Proses pembangunan ekosistem IKN sebagai sebuah pusat pertumbuhan  baru yang sedang berjalan, sambungnya, harus terus didukung. Menurutnya,  mewujudkan IKN merupakan tugas mulia bagi kita semua, sebuah kesempatan  bersejarah untuk melakukan transformasi menuju peradaban baru Bangsa  Indonesia yang lebih baik.
&quot;Walaupun saya sudah tidak menjabat sebagai Wakil Kepala OIKN, saya  akan senantiasa mendukung keberhasilan terwujudnya IKN sesuai tujuannya,  yaitu: kota yang berkelanjutan di dunia; pusat pergerakan ekonomi  nasional; dan simbol keberagaman Indonesia,&quot; tuturnya.
Selain itu, dirinya juga menyampaikan rasa terima kasih kepada  seluruh pihak yang telah bersama-sama berupaya dengan keras mendukung  pembangunan IKN khususnya para tokoh dan warga Kabupaten Penajam Paser  Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur
&quot;Saya mohon maaf jika ada tindakan atau ucapan yang tidak berkenan. Semoga kita semua senantiasa dalam lindungan-Nya,&quot; ujarnya.
</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNi8wNC8xLzE4MTQxOS81L3g4em1vbm8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt; 
JAKARTA - Mundurnya Bambang Susantono dari Kepala Otorita IKN pada Senin 3 Juni 2024 masih menyisakan pertanyaan semua pihak. Tidak ada alasan pasti dari mundurnya Bambang yang dilantik jadi Kepala Otorita IKN pada 10 Maret 2022 oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Tak hanya Bambang Susantono, sang Wakil Kepala Otorita IKN Dhony Rahajoe juga mundur dari jabatannya. Jokowi pun sudah meneken keputusan presiden (Keppres) tentang pemberhentian keduanya.
Mereka meninggalkan jabatan tertinggi di proyek IKN dengan gaji yang fantastis. Bambang Susantono meninggalkan gaji Rp172 juta dan dana operasional Rp178 juta per bulan. Sementara, Dhony Rahajoe meninggalkan gaji Rp155 juta dan dana operasional Rp145 juta.

BACA JUGA:
5 Fakta Terbaru Groundbreaking IKN hingga Jokowi Nginap di Rumah Menteri


Tidak ingin proyek IKN mangkrak usai mundurnya Kepala Otorita IKN dan Wakil Kepala Otorita IKN, Presiden Jokowi langsung menunjuk Menteri PUPR Basuki Hadimuljono sebagai Plt Kepala Otorita IKN dan Wakil Menteri Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Raja Juli Antoni sebagai Plt Wakil Kepala Otorita IKN. Mereka akan menjalankan tugas untuk melanjutkan pembangunan IKN agar sesuai target, terutama untuk upacara HUT Kemerdekaan 17 Agustus 2024.
Sejauh ini belum diketahui sampai kapan Presiden Jokowi menentukan Kepala Otorita dan Wakil Kepala Otorita IKN definitif.

BACA JUGA:
6 Fakta Kepala Otorita dan Wakilnya Mundur hingga Nasib Proyek-Proyek IKN


Jokowi Buka Suara
Dalam surat pengunduran diri yang disampaikan, tidak dijelaskan alasan mengapa Bambang Susantono mundur. Namun, menurut Presiden Jokowi, Bambang Susantono mundur karena alasan pribadi.
&quot;Ditanyakan ke bapak Bambang dan pak Dhony. Karena alasannya alasan pribadi,&quot; kata Jokowi dalam keterangannya di IKN, Rabu 5 Juni 2024.
Meski mundur dari Kepala Otorita IKN, Bambang Susantono diberi tugas baru oleh Presiden Jokowi untuk memperkuat kerjasama internasional bagi percepatan pembangunan IKN.
&quot;Karena memang pengalaman beliau (Bambang) di internasional kita manfaatkan sebesar-besarnya bagi kebaikan negara,&quot; kata Jokowi.Proyek IKN Pasca Kepala Otorita IKN Mundur
Jokowi memastikan pasca mundurnya Kepala Otorita IKN dan Wakil Kepala  Otorita IKN tidak akan mengganggu investasi dan pembangunan IKN. Jokowi  juga menyatakan pengunduran diri Bambang dan Dhony tidak akan berdampak  kepada kepercayaan investor untuk menanamkan modalnya di Indonesia.  Buktinya, pada 4-5 Juni Jokowi melakukan groundbreaking lanjutan  pembangunan IKN mulai dari sekolah hingga universitas.
Investasi&amp;nbsp;yang masuk ke&amp;nbsp;IKN&amp;nbsp;tercatat sebanyak Rp51,35 triliun. Total  nilai investasi tersebut merupakan akumulasi dari acara groundbreaking  tahap I sampai tahap VI.
Bambang Susantono mundur jelang upacara HUT Kemerdekaan Indonesia 17  Agustus 2024 di IKN. Ada beberapa pihak yang menyebut Bambang dan Dhony  mundur karena permasalahan persiapan upacara HUT Kemerdekaan di IKN.  Namun, hal tersebut ditepis Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan  Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

BACA JUGA:
Pak Bas Sebut Kepala Otorita IKN Baru Akan Segera Dipilih 


&quot;Enggak (terkait dengan 17 Agustus), itu beda lagi,&quot; kata Basuki di Kantor Presiden, Senin 3 Juni 2024.
Basuki menjelaskan, sejauh ini tidak ada perubahan terkait dengan  peringatan kemerdekaan Indonesia yang akan tetap dilaksanakan di ibu  kota baru tersebut. Pemerintah akan menggelar simulasi peringatan  kemerdekaan di IKN.
Sementara, dalam tinjauan Presiden Jokowi, lapangan untuk upacara HUT  RI Ke-79 pada 17 Agustus di Kawasan IKN akan selesai sekitar  pertengahan bulan Juli 2024.
&amp;ldquo;Untuk persiapan 17-an Agustus sudah hampir&amp;nbsp;final, enggak&amp;nbsp;ada masalah  di lapangan. Tadi kita cek&amp;nbsp;satu per satu&amp;nbsp;dari lokasi&amp;nbsp;venue, kemudian  tata urut upacara, semuanya sudah&amp;nbsp;enggak&amp;nbsp;ada masalah. Nanti pembangunan  kira-kira pertengahan Juli yang di sini sudah siap dan akan mulai untuk  persiapan 17 Agustus,&amp;rdquo; ujar Jokowi, Rabu 5 Juni 2024.

BACA JUGA:
Pak Bas Buka Suara soal Ada Perampasan Tanah di IKN


Jokowi optimis kantor Presiden juga akan selesai pada bulan Juli,  sambil menunggu pengerjaan pompa air dari Bendungan Sepaku Semoi.  &amp;ldquo;Sangat optimis untuk kantornya, ini masih&amp;nbsp;nunggu&amp;nbsp;satu, air. Kemarin  sudah kita resmikan Bendungan Sepaku, tinggal ini&amp;nbsp;nunggu&amp;nbsp;pompa. Pompa  untuk menaikan air, kemudian dialirkan ke bangunan, ke rumah-rumah yang  ada di Ibu Kota Nusantara,&amp;rdquo; pungkasnya.
Di sisi lain, Kepala Sekretariat Presiden yang juga Penjabat (Pj)  Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menjelaskan terkait rencana  peringatan HUT ke-79 Indonesia pada 17 Agustus 2024 dapat dilakukan di  IKN maupun di Jakarta.
Masalah Gaji
Jauh sebelum pengajuan pengunduran diri dari Kepala Otorita IKN,  Bambang Susantono pernah curhat bahwa gajinya telat dibayar 11 bulan.  Namun, masalah tersebut dipastikan telah selesai. Hak-hak gaji mereka  sudah dibayarkan.
Pembayaran gaji pimpinan dan staf Otorita IKN dibayarkan pada tahun  anggaran 2023 melalui sistem rapel. Pembayaran dilakukan secara rapel  karena peraturan terbit beberapa waktu setelah pimpinan dan staf Otorita  IKN mulai menjalani tugas mereka.
Pengakuan Luhut soal IKN
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves)  Luhut Binsar Pandjaitan mengaku pernah kesal dengan Kepala Otorita IKN  Bambang Susantono dan Wakil Kepala Otorita IKN Dhony Rahajoe. Hal ini  terjadi sebelum keduanya mengundurkan diri.
Alasan Luhut adalah Kepala dan Wakil Otorita IKN sudah memiliki  wewenang besar sebagai pemimpin dalam mengambil sebuah keputusan untuk  pembangunan IKN.

BACA JUGA:
12 Tower Hunian ASN di IKN Beroperasi Agustus 2024


&quot;Lu (Bambang dan Dhony) sudah punya kewenangan semua, ya lakuin dong, saya kesal saja lihatnya,&quot; ujar Luhut, Selasa 4 Juni 2024.
Luhut menjelaskan, Badan Otorita IKNsebetulnya sudah memiliki  landasan regulasi yang kuat melalui Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2023  tentang Ibu Kota Negara. Namun menurutnya, regulasi tersebut tidak belum  membuahkan hasil pekerjaan yang optimal dalam pembangunan IKN.
&quot;Kalau menurut saya semua UU yang dibutuhkan sudah kuat dia punya,  kasarnya dia bikin keputusan apa juga jalan. (Bambang dan Dhony mundur)  menyangkut leadership saja, kita tidak bisa bicara aib orang lah,&quot;  lanjutnya.
Luhut menilai, Bambang dan Dhony sebagai pemimpin belum mampu untuk  mengambil keputusan yang cepat dan akurat untuk mendukung percepatan  pembangunan IKN. Misalnya seperti masalah lahan di IKN yang sebetulnya  belum jelas statusnya. &quot;Semua itu Kepala OIKN punya kewenangan yang  sangat luas untuk menyelesaikan masalah, tinggal keberanian untuk  membuat keputusan,&quot; ujar Luhut.
Luhut membantah bahwa pengunduran diri Kepala dan Wakil Kepala OIKN  sebelumnya akibat masalah lahan di IKN. &quot;Tidak ada itu. Pembebasan lahan  itu saya sudah pimpin rapatnya, tinggal dieksekusi saja. Eksekusi saja  tidak bisa, ya bagaimana,&quot; katanya.
Luhut mengatakan, IKN secara garis besar tidak ada masalah. Pembangunan hingga investasi di sana terus berjalan.
&quot;IKN itu tidak ada masalah, yang masalah yang jadi anunya,  pimpinannya. Jadi kalau orang bilang tidak ada investasi pembangunan  semua jalan, yang lambat sana-sini ya biasalah, dan memang banyak  masalah yang lalu yang kita tuntaskan sekarang ini, overall menurut saya  tidak ada isu mengenai ibu kota,&quot; ujarnya menegaskan.
Bambang Susantono dan Dhony Rahajoe Ambil Sikap
Bambang menjelaskan, pembangunan IKN perlu terus bersama-sama  didukung. IKN adalah simbol peradaban baru Indonesia pada 2045, dan  cita-cita luhur tersebut harus tetap kita jaga hingga terwujud.
&quot;Meski saya tidak lagi berada dalam organisasi Otorita IKN, saya akan  terus menyumbangkan tenaga, pemikiran, dan keahlian kami demi  terwujudnya IKN yang hijau (green), cerdas (smart), tangguh (resilient),  inklusif, dan berkelanjutan (sustainable),&quot; ujar Bambang dikutip dari  akun instagram pribadinya @bambangsusantono.
Pada kesempatan tersebut, Bambang setidaknya menitipkan 3 hal yang  perlu dipegang dalam melakukan pengembangan IKN ke depannya. Pertama,  IKN merupakan peta jalan perubahan iklim, kedua IKN merupakan rencana  pembangunan keanekaragaman hayati, dan ketiga adalah peta jalan untuk  sustainable development goals, sehingga harus menjadi panglima dalam  pelaksanaan pembangunan di lapangan.
Pembangunan IKN yang memiliki konsep Negara Rimba Nusa (sustainable  forest city) tidak hanya menjadi harapan Indonesia, tetapi juga harapan  dunia untuk model kota masa depan,&quot; kata Bambang.
&quot;Karenanya konsistensi terhadap rencana tata ruang dan  prinsip-prinsip ESG (environment, social and governance), akan terus  dipantau oleh masyarakat Indonesia dan warga global,&quot; sambungnya
Bambang juga sekaligus mengucapkan kepada Basuki Hadimuljono dan Raja  Juli Antoni yang diberikan amanah untuk melanjutkan sebagai Plt. Kepala  dan Wakil OIKN yang telah resmi ditunjuk oleh Presiden Jokowi.
&quot;Saya ucapkan selamat bertugas pada Menteri PUPR sebagai pelaksana  tugas Kepala dan Wakil Menteri ATR/BPN sebagai pelaksana tugas Wakil  Kepala Otorita IKN,&quot; pungkasnya.
Dhony Rahajoe menjabarkan beberapa poin penting soal alasannya  mundur. &quot;Saya pribadi merasa belum berbuat banyak untuk IKN. Pada  kesempatan ini saya mengucapkan selamat bekerja kepada para pimpinan  yang baru di Otorita IKN. Semoga segala urusan dilancarkan dan  dimudahkanNya,&quot; ujar Dhony.
Kendati demikian, dirinya tetap berterima kasih kepada Presiden  Jokowi atas kepercayaannya memberikan penugasan sebagai Wakil Kepala  Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) sejak dilantik pada 10 Maret 2022.
Penugasan tersebut, kata dia, merupakan suatu kehormatan dan sebuah  pengalaman berharga yang tidak akan terlupakan. &quot;Kami sekeluarga sangat  bangga dan bersyukur menjadi bagian dari sejarah, bukan hanya di  Indonesia namun juga di level global,&quot; ujarnya.
Proses pembangunan ekosistem IKN sebagai sebuah pusat pertumbuhan  baru yang sedang berjalan, sambungnya, harus terus didukung. Menurutnya,  mewujudkan IKN merupakan tugas mulia bagi kita semua, sebuah kesempatan  bersejarah untuk melakukan transformasi menuju peradaban baru Bangsa  Indonesia yang lebih baik.
&quot;Walaupun saya sudah tidak menjabat sebagai Wakil Kepala OIKN, saya  akan senantiasa mendukung keberhasilan terwujudnya IKN sesuai tujuannya,  yaitu: kota yang berkelanjutan di dunia; pusat pergerakan ekonomi  nasional; dan simbol keberagaman Indonesia,&quot; tuturnya.
Selain itu, dirinya juga menyampaikan rasa terima kasih kepada  seluruh pihak yang telah bersama-sama berupaya dengan keras mendukung  pembangunan IKN khususnya para tokoh dan warga Kabupaten Penajam Paser  Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur
&quot;Saya mohon maaf jika ada tindakan atau ucapan yang tidak berkenan. Semoga kita semua senantiasa dalam lindungan-Nya,&quot; ujarnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
