<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ada Apa dengan Muhammadiyah dan BSI? Cek 5 Faktanya</title><description>Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah memutuskan menarik dan memindahkan dana simpanan dari PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/06/10/320/3019362/ada-apa-dengan-muhammadiyah-dan-bsi-cek-5-faktanya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/06/10/320/3019362/ada-apa-dengan-muhammadiyah-dan-bsi-cek-5-faktanya"/><item><title>Ada Apa dengan Muhammadiyah dan BSI? Cek 5 Faktanya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/06/10/320/3019362/ada-apa-dengan-muhammadiyah-dan-bsi-cek-5-faktanya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/06/10/320/3019362/ada-apa-dengan-muhammadiyah-dan-bsi-cek-5-faktanya</guid><pubDate>Senin 10 Juni 2024 06:26 WIB</pubDate><dc:creator>Nekha Fatimah Nursadiyah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/09/320/3019362/ada-apa-dengan-muhammadiyah-dan-bsi-cek-5-faktanya-yYJJeHCdgs.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Muhammadiyah tarik dana dari BSI (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/09/320/3019362/ada-apa-dengan-muhammadiyah-dan-bsi-cek-5-faktanya-yYJJeHCdgs.jpg</image><title>Muhammadiyah tarik dana dari BSI (Foto: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8zMC8xLzE4MTI1Mi81L3g4emJ4Nm0=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah memutuskan menarik dan memindahkan dana simpanan dari PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI).
Keputusan itu tercantum dalam Memo Nomor 320/1.0/A/2024 tentang konsolidasi dana. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan belum mendapat laporan dari Dewan Direksi BSI dan pengurus Muhammadiyah.
Merangkum penelusuran Okezone, Senin (10/6/2024) berikut 5 fakta ada apa dengan Muhammadiyah dan BSI.

BACA JUGA:
 PP Muhammadiyah Masih Lakukan Kajian terkait Izin Kelola Tambang


1. Alasan Muhammadiyah Tarik Dana
Ketua PP Muhammadiyah Anwar abbas mengungkap alasan Muhammadiyah menarik dana dari BSI.
&quot;Untuk itu muhammadiyah terus melakukan rasionalisasi dan konsolidasi terhadap masalah keuangannya agar muhammadiyah bisa berkontribusi bagi terciptanya persaingan yang sehat di antara perbankan syariah yang ada, terutama ketika dunia perbankan syariah tersebut berhubungan dengan muhammadiyah,&quot; ungkap Anwar.
Menurutnya, Muhammadiyah merasa perlu mengatur berbagai aspek keuangannya, terutama yang berkaitan dengan dunia perbankan, termasuk penempatan dana dan pembiayaan yang diterima.

BACA JUGA:
Ini Alasan PP Muhammadiyah Belum Tentukan Sikap Atas Pemberian Izin Tambang


2. Dana di BSI Dianggap Kebanyakan
Menurut penjelasan Anwar, terlalu banyak dana Muhammadiyah ditempatkan di BSI, yang dapat menimbulkan risiko konsentrasi (concentration risk) dalam hal bisnis.
3. Kurangnya Penempatan Dana di Bank Syariah
Penempatan dana Muhammadiyah di bank-bank syariah lainnya masih dinilai terbatas atau sedikit, sehingga bank-bank tersebut tidak mampu bersaing dengan margin yang ditawarkan oleh BSI, baik terkait penempatan dana maupun pembiayaan.
Jika hal tersebut terus berlanjut, maka menimbulkan persaingan tidak sehat antara perbankan syariah.
&quot;Itu tentu jelas tidak kita inginkan,&quot; sambungnya.
4. Muhammadiyah Alihkan Dana ke Bank Lain
Muhammadiyah memutuskan untuk memindahkan dana dari Bank BSI ke  sejumlah bank bank-bank syariah lainnya yang telah menjalin kerja sama  dengan mereka. Diantaranya yakni Bank Syariah Bukopin, Bank Mega  Syariah, Bank Muamalat, dan bank syariah lainnya.
Keputusan penarikan ini tertuang dalam Memo Muhammadiyah nomor  320/1.0/A/2024 tentang Konsolidasi Dana, yang dikeluarkan pada 30 Mei  lalu.
5. Tanggapan Menteri BUMN
Erick Thohir mengaku tidak ingin berpolemik terkait isu tersebut.
&amp;ldquo;Saya juga belum dapat laporan. Saya nggak mau berpolemik dengan  isu-isu. Dari pihak Muhammadiyah dan BSI belum bicara ke saya,&amp;rdquo;  imbuhnya.
Menurut Erick, terdapat solusi dari setiap permasalahan. Maka dari itu, sika Muhammadiyah masih bisa dibicarakan kembali.
&amp;ldquo;Insyaallah semua ada solusi selama kita juga mencari jalan  sama-sama. Tak ada opini yang terkompilasi menjadi salah satu yang  negatif. Itu saya rasa bisa bisa dibicarakan. Sama seperti Bank Muamalat  dan BTN kita mau menjadi kesimbangan karena dominasi BSI sangat bagus  sekali,&amp;rdquo; ujar Erick.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8zMC8xLzE4MTI1Mi81L3g4emJ4Nm0=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah memutuskan menarik dan memindahkan dana simpanan dari PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI).
Keputusan itu tercantum dalam Memo Nomor 320/1.0/A/2024 tentang konsolidasi dana. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan belum mendapat laporan dari Dewan Direksi BSI dan pengurus Muhammadiyah.
Merangkum penelusuran Okezone, Senin (10/6/2024) berikut 5 fakta ada apa dengan Muhammadiyah dan BSI.

BACA JUGA:
 PP Muhammadiyah Masih Lakukan Kajian terkait Izin Kelola Tambang


1. Alasan Muhammadiyah Tarik Dana
Ketua PP Muhammadiyah Anwar abbas mengungkap alasan Muhammadiyah menarik dana dari BSI.
&quot;Untuk itu muhammadiyah terus melakukan rasionalisasi dan konsolidasi terhadap masalah keuangannya agar muhammadiyah bisa berkontribusi bagi terciptanya persaingan yang sehat di antara perbankan syariah yang ada, terutama ketika dunia perbankan syariah tersebut berhubungan dengan muhammadiyah,&quot; ungkap Anwar.
Menurutnya, Muhammadiyah merasa perlu mengatur berbagai aspek keuangannya, terutama yang berkaitan dengan dunia perbankan, termasuk penempatan dana dan pembiayaan yang diterima.

BACA JUGA:
Ini Alasan PP Muhammadiyah Belum Tentukan Sikap Atas Pemberian Izin Tambang


2. Dana di BSI Dianggap Kebanyakan
Menurut penjelasan Anwar, terlalu banyak dana Muhammadiyah ditempatkan di BSI, yang dapat menimbulkan risiko konsentrasi (concentration risk) dalam hal bisnis.
3. Kurangnya Penempatan Dana di Bank Syariah
Penempatan dana Muhammadiyah di bank-bank syariah lainnya masih dinilai terbatas atau sedikit, sehingga bank-bank tersebut tidak mampu bersaing dengan margin yang ditawarkan oleh BSI, baik terkait penempatan dana maupun pembiayaan.
Jika hal tersebut terus berlanjut, maka menimbulkan persaingan tidak sehat antara perbankan syariah.
&quot;Itu tentu jelas tidak kita inginkan,&quot; sambungnya.
4. Muhammadiyah Alihkan Dana ke Bank Lain
Muhammadiyah memutuskan untuk memindahkan dana dari Bank BSI ke  sejumlah bank bank-bank syariah lainnya yang telah menjalin kerja sama  dengan mereka. Diantaranya yakni Bank Syariah Bukopin, Bank Mega  Syariah, Bank Muamalat, dan bank syariah lainnya.
Keputusan penarikan ini tertuang dalam Memo Muhammadiyah nomor  320/1.0/A/2024 tentang Konsolidasi Dana, yang dikeluarkan pada 30 Mei  lalu.
5. Tanggapan Menteri BUMN
Erick Thohir mengaku tidak ingin berpolemik terkait isu tersebut.
&amp;ldquo;Saya juga belum dapat laporan. Saya nggak mau berpolemik dengan  isu-isu. Dari pihak Muhammadiyah dan BSI belum bicara ke saya,&amp;rdquo;  imbuhnya.
Menurut Erick, terdapat solusi dari setiap permasalahan. Maka dari itu, sika Muhammadiyah masih bisa dibicarakan kembali.
&amp;ldquo;Insyaallah semua ada solusi selama kita juga mencari jalan  sama-sama. Tak ada opini yang terkompilasi menjadi salah satu yang  negatif. Itu saya rasa bisa bisa dibicarakan. Sama seperti Bank Muamalat  dan BTN kita mau menjadi kesimbangan karena dominasi BSI sangat bagus  sekali,&amp;rdquo; ujar Erick.</content:encoded></item></channel></rss>
