<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Inflasi 2,84%, Jokowi: Segar Sekali tapi Harus Waspada</title><description>Jokowi menyatakan angka inflasi di Indonesia 2,84% dan pertumbuhan ekonomi 5,11% digambarkan sangat segar.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/06/14/320/3021446/inflasi-2-84-jokowi-segar-sekali-tapi-harus-waspada</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/06/14/320/3021446/inflasi-2-84-jokowi-segar-sekali-tapi-harus-waspada"/><item><title>Inflasi 2,84%, Jokowi: Segar Sekali tapi Harus Waspada</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/06/14/320/3021446/inflasi-2-84-jokowi-segar-sekali-tapi-harus-waspada</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/06/14/320/3021446/inflasi-2-84-jokowi-segar-sekali-tapi-harus-waspada</guid><pubDate>Jum'at 14 Juni 2024 11:04 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/14/320/3021446/inflasi-2-84-jokowi-segar-sekali-tapi-harus-waspada-NrDTms4wy5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi soal Inflasi (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/14/320/3021446/inflasi-2-84-jokowi-segar-sekali-tapi-harus-waspada-NrDTms4wy5.jpg</image><title>Presiden Jokowi soal Inflasi (Foto: MPI)</title></images><description>


JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan angka inflasi di Indonesia 2,84% dan pertumbuhan ekonomi 5,11%  digambarkan sangat segar.
Meski begitu Jokowi meminta semua pihak untuk waspada.

BACA JUGA:
Ketum PBNU Bicara Halal Haram Kelola Tambang dari Jokowi

&quot;Sekarang inflasinya 2,84% growth pertumbuhan ekonominya 5,11% nah ini segar, segar kalau seperti ini. Tapi kita harus tetap waspada, hati-hati, tidak boleh lengah, tantangan ke depan tidak mudah,&quot; kata Jokowi dalam Peresmian Pembukaan Rakornas Pengendalian Inflasi Tahun 2024 dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Award di Istana Negara pada pagi hari ini Jumat (14/6/2024).
Jokowi pun menyampaikan terimakasih kepada tim pengendali inflasi pusat dan daerah yang telah bekerja keras untuk menjaga inflasi diangka 2,84 persen.

BACA JUGA:
Jokowi Angkat Bambang Susantono Jadi Utusan Khusus Presiden Kerja Sama Internasional Pembangunan IKN

&quot;Ini merupakan salah satu yg terbaik di dunia. Kalo kita ingat di tahun 9-10 tahun yang lalu inflasi kita masih berada di angka 9,6 persen. Dan atas usaha keras kita sekali lagi berada di angka 2,84 persen,&quot; ungkapnya.
Jokowi mengetahui bahwa setiap minggu Mendagri Tito Karnavian selalu menanyakan inflasi kepada kepala daerah satu persatu. Dan hasilnya, angka inflasi didaerah-daerah bisa diketahui dan dapat diantisipasi bila alami kenaikan.&quot;Setiap ke daerah juga yang saya tanyakan sekarang selalu inflasinya berapa Pak Gub? growthnya pertumbuhan ekonomi berapa pak bupati, pak wali kota? Selalu saya tanyakan itu supaya kita semuanya peduli, aware terhadap hal yang sangat penting,&quot; ungkapnya.
&quot;Karena begitu inflasi naik misalnya 9,6 pertumbuhan ekonomi kita di angka 5, berat, yang merasakan adalah rakyat,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>


JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan angka inflasi di Indonesia 2,84% dan pertumbuhan ekonomi 5,11%  digambarkan sangat segar.
Meski begitu Jokowi meminta semua pihak untuk waspada.

BACA JUGA:
Ketum PBNU Bicara Halal Haram Kelola Tambang dari Jokowi

&quot;Sekarang inflasinya 2,84% growth pertumbuhan ekonominya 5,11% nah ini segar, segar kalau seperti ini. Tapi kita harus tetap waspada, hati-hati, tidak boleh lengah, tantangan ke depan tidak mudah,&quot; kata Jokowi dalam Peresmian Pembukaan Rakornas Pengendalian Inflasi Tahun 2024 dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Award di Istana Negara pada pagi hari ini Jumat (14/6/2024).
Jokowi pun menyampaikan terimakasih kepada tim pengendali inflasi pusat dan daerah yang telah bekerja keras untuk menjaga inflasi diangka 2,84 persen.

BACA JUGA:
Jokowi Angkat Bambang Susantono Jadi Utusan Khusus Presiden Kerja Sama Internasional Pembangunan IKN

&quot;Ini merupakan salah satu yg terbaik di dunia. Kalo kita ingat di tahun 9-10 tahun yang lalu inflasi kita masih berada di angka 9,6 persen. Dan atas usaha keras kita sekali lagi berada di angka 2,84 persen,&quot; ungkapnya.
Jokowi mengetahui bahwa setiap minggu Mendagri Tito Karnavian selalu menanyakan inflasi kepada kepala daerah satu persatu. Dan hasilnya, angka inflasi didaerah-daerah bisa diketahui dan dapat diantisipasi bila alami kenaikan.&quot;Setiap ke daerah juga yang saya tanyakan sekarang selalu inflasinya berapa Pak Gub? growthnya pertumbuhan ekonomi berapa pak bupati, pak wali kota? Selalu saya tanyakan itu supaya kita semuanya peduli, aware terhadap hal yang sangat penting,&quot; ungkapnya.
&quot;Karena begitu inflasi naik misalnya 9,6 pertumbuhan ekonomi kita di angka 5, berat, yang merasakan adalah rakyat,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
