<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cek Proyek Tanggul Laut Kampung Nelayan, Jokowi: Agustus Selesai</title><description>Presiden Jokowi mengecek proyek tanggul laut atau sheet pile di Kampung Nelayan Tambaklorok, Kecamatan Semarang Utara.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/06/17/470/3022482/cek-proyek-tanggul-laut-kampung-nelayan-jokowi-agustus-selesai</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/06/17/470/3022482/cek-proyek-tanggul-laut-kampung-nelayan-jokowi-agustus-selesai"/><item><title>Cek Proyek Tanggul Laut Kampung Nelayan, Jokowi: Agustus Selesai</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/06/17/470/3022482/cek-proyek-tanggul-laut-kampung-nelayan-jokowi-agustus-selesai</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/06/17/470/3022482/cek-proyek-tanggul-laut-kampung-nelayan-jokowi-agustus-selesai</guid><pubDate>Senin 17 Juni 2024 12:45 WIB</pubDate><dc:creator>Eka Setiawan </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/17/470/3022482/cek-proyek-tanggul-laut-kampung-nelayan-jokowi-agustus-selesai-c8ifi26gh1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden cek proyek tanggul laut di Semarang (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/17/470/3022482/cek-proyek-tanggul-laut-kampung-nelayan-jokowi-agustus-selesai-c8ifi26gh1.jpg</image><title>Presiden cek proyek tanggul laut di Semarang (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8wNi8xLzE4MDM5MC81L3g4eTNmNnE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
SEMARANG &amp;ndash; Presiden Jokowi mengecek proyek tanggul laut atau sheet pile di Kampung Nelayan Tambaklorok, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang, Senin (17/6/2024).
Dia menyebut pengerjaan proyek itu akan selesai Agustus dan diperkirakan bisa bertahan hingga 30 tahun ke depan. Dinding penahan rob itu dibangun sepanjang 3,6 kilometer menelan anggaran Rp386 miliar.

BACA JUGA:
Tanggulangi Banjir, Rumah Pompa Stasioner Patra II Kebon Jeruk Kembali Diresmikan Anggota DPRD DKI Kenneth 


&amp;ldquo;Akan selesai bulan Agustus 2024 ini, saya kira dalam jangka 30 tahun minimal bisa menahan rob yang terjadi. Ini nanti kalau baik, penataan kampung nelayan baik, bisa direplikasi, dicopy di daerah lain, paling ndak ada contoh dulu,&amp;rdquo; kata Jokowi.
Proyek tanggul laut itu memang sengaja dibuat sebagai solusi rob akibat luapan air laut ke wilayah pesisir setempat. Selama ini, Kampung Nelayan Tambaklorok Kota Semarang itu memang jadi salah satu langganan banjir rob jika air laut pasang.

BACA JUGA:
Gunung Ruang Kembali Erupsi, Masyarakat Pulau Tanggulang Evakuasi Mandiri


&amp;ldquo;Untuk pengendalian rob yang adi di Tambaklorok juga penataan kampung nelayan (proyek sheet pile),&amp;rdquo; sambungnya.
Di kesempatan yang sama, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menjelaskan proyek dibangun di lahan seluas 56 hektare. Rumah pompa juga dibangun di sana untuk memaksimalkan pengendalian banjir wilayah pesisir.
&amp;ldquo;Kita bangun bendung tanggul sepanjang 3,6 kilomter dari pelabuhan (Tanjung Emas) sampai sini. Sudah nutup semua, kita sudah tutup tidak ada rob masuk di Tambaklorok,&amp;rdquo; kata Basuki yang ikut mendampingi Presiden.
Dia menyebut jika hujan turun, air akan ditampung ke 2 kolam  tampungan yang sudah disiapkan. Masing-masing seluas 8 hektare dan 12  hektare. Di sana juga akan dilengkapi rumah pompa, masing-masing 2, satu  beroperasi satunya cadangan.
&amp;ldquo;Rumah pompa belum jadi, kapasitasnya 3x500 liter per detik,&amp;rdquo;  sambungnya sembari menyebut kunci pengendalian banjir salah satunya  membangun polder-polder dan rumah pompa.
Progres proyek saat ini sudah mencapai 85%. Adapun salah satu kendala  proyek adalah pembebasan lahan yang terus diupayakan penyelesaiannya  oleh Pemerintah Kota Semarang.
Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu menyebut dinding  pemecah ombak juga dibangun di sana. Jika nanti ada angin barat, air  tidak akan masuk ke teluk yang ada di Tambaklorok.
&amp;ldquo;Kami sekali lagi maturnuwun kepada Bapak Presiden dan juga Bapak  Menteri PUPR yang sudah berkenan rawuh dan meninjau proyek. Ini juga  jadi salah satu upaya pencegahan rob dan banjir di Kota Semarang,&amp;rdquo;  ungkap Ita.
Pembangunan di sana, sebutnya, sudah dimulai sekira setahun lalu. Ini  memang jadi harapan besar bagi warga setempat dan Kota Semarang pada  umumnya. Sebab, itu adalah proyek pengendalian rob dan banjir.
&amp;ldquo;Tentunya kami berharap insya Allah nanti bulan Agustus bisa jadi,  sehingga di musim-musim baratan yang biasanya di bulan Oktober-November  itu masyarakat Tambaklorok dan nelayan merasa aman dan nyaman,&amp;rdquo; kata  Ita.
Presiden Jokowi meninjau Tambaklorok setelah Salat Iduladha di  Simpanglima Semarang dan menyerahkan sapi hewan kurban. Selain Wali Kota  Semarang dan Menteri PUPR, kegiatan juga dihadiri Pj. Gubernur Jateng  Nana Sudjana, Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi dan Panglima Kodam  Diponegoro Mayjen TNI Deddy Suryadi.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8wNi8xLzE4MDM5MC81L3g4eTNmNnE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
SEMARANG &amp;ndash; Presiden Jokowi mengecek proyek tanggul laut atau sheet pile di Kampung Nelayan Tambaklorok, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang, Senin (17/6/2024).
Dia menyebut pengerjaan proyek itu akan selesai Agustus dan diperkirakan bisa bertahan hingga 30 tahun ke depan. Dinding penahan rob itu dibangun sepanjang 3,6 kilometer menelan anggaran Rp386 miliar.

BACA JUGA:
Tanggulangi Banjir, Rumah Pompa Stasioner Patra II Kebon Jeruk Kembali Diresmikan Anggota DPRD DKI Kenneth 


&amp;ldquo;Akan selesai bulan Agustus 2024 ini, saya kira dalam jangka 30 tahun minimal bisa menahan rob yang terjadi. Ini nanti kalau baik, penataan kampung nelayan baik, bisa direplikasi, dicopy di daerah lain, paling ndak ada contoh dulu,&amp;rdquo; kata Jokowi.
Proyek tanggul laut itu memang sengaja dibuat sebagai solusi rob akibat luapan air laut ke wilayah pesisir setempat. Selama ini, Kampung Nelayan Tambaklorok Kota Semarang itu memang jadi salah satu langganan banjir rob jika air laut pasang.

BACA JUGA:
Gunung Ruang Kembali Erupsi, Masyarakat Pulau Tanggulang Evakuasi Mandiri


&amp;ldquo;Untuk pengendalian rob yang adi di Tambaklorok juga penataan kampung nelayan (proyek sheet pile),&amp;rdquo; sambungnya.
Di kesempatan yang sama, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menjelaskan proyek dibangun di lahan seluas 56 hektare. Rumah pompa juga dibangun di sana untuk memaksimalkan pengendalian banjir wilayah pesisir.
&amp;ldquo;Kita bangun bendung tanggul sepanjang 3,6 kilomter dari pelabuhan (Tanjung Emas) sampai sini. Sudah nutup semua, kita sudah tutup tidak ada rob masuk di Tambaklorok,&amp;rdquo; kata Basuki yang ikut mendampingi Presiden.
Dia menyebut jika hujan turun, air akan ditampung ke 2 kolam  tampungan yang sudah disiapkan. Masing-masing seluas 8 hektare dan 12  hektare. Di sana juga akan dilengkapi rumah pompa, masing-masing 2, satu  beroperasi satunya cadangan.
&amp;ldquo;Rumah pompa belum jadi, kapasitasnya 3x500 liter per detik,&amp;rdquo;  sambungnya sembari menyebut kunci pengendalian banjir salah satunya  membangun polder-polder dan rumah pompa.
Progres proyek saat ini sudah mencapai 85%. Adapun salah satu kendala  proyek adalah pembebasan lahan yang terus diupayakan penyelesaiannya  oleh Pemerintah Kota Semarang.
Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu menyebut dinding  pemecah ombak juga dibangun di sana. Jika nanti ada angin barat, air  tidak akan masuk ke teluk yang ada di Tambaklorok.
&amp;ldquo;Kami sekali lagi maturnuwun kepada Bapak Presiden dan juga Bapak  Menteri PUPR yang sudah berkenan rawuh dan meninjau proyek. Ini juga  jadi salah satu upaya pencegahan rob dan banjir di Kota Semarang,&amp;rdquo;  ungkap Ita.
Pembangunan di sana, sebutnya, sudah dimulai sekira setahun lalu. Ini  memang jadi harapan besar bagi warga setempat dan Kota Semarang pada  umumnya. Sebab, itu adalah proyek pengendalian rob dan banjir.
&amp;ldquo;Tentunya kami berharap insya Allah nanti bulan Agustus bisa jadi,  sehingga di musim-musim baratan yang biasanya di bulan Oktober-November  itu masyarakat Tambaklorok dan nelayan merasa aman dan nyaman,&amp;rdquo; kata  Ita.
Presiden Jokowi meninjau Tambaklorok setelah Salat Iduladha di  Simpanglima Semarang dan menyerahkan sapi hewan kurban. Selain Wali Kota  Semarang dan Menteri PUPR, kegiatan juga dihadiri Pj. Gubernur Jateng  Nana Sudjana, Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi dan Panglima Kodam  Diponegoro Mayjen TNI Deddy Suryadi.</content:encoded></item></channel></rss>
