<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Nvidia Jadi Perusahaan Paling Berharga di Dunia, Geser Microsoft dan Apple</title><description>Perusahaan teknologi multinasional asal Amerika Serikat, Nvidia menjadi perusahaan terbesar di dunia dan menggeser Microsoft.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/06/19/455/3023342/nvidia-jadi-perusahaan-paling-berharga-di-dunia-geser-microsoft-dan-apple</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/06/19/455/3023342/nvidia-jadi-perusahaan-paling-berharga-di-dunia-geser-microsoft-dan-apple"/><item><title>Nvidia Jadi Perusahaan Paling Berharga di Dunia, Geser Microsoft dan Apple</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/06/19/455/3023342/nvidia-jadi-perusahaan-paling-berharga-di-dunia-geser-microsoft-dan-apple</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/06/19/455/3023342/nvidia-jadi-perusahaan-paling-berharga-di-dunia-geser-microsoft-dan-apple</guid><pubDate>Rabu 19 Juni 2024 16:32 WIB</pubDate><dc:creator>Faradilla Indah Siti Aysha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/19/455/3023342/nvidia-jadi-perusahaan-paling-berharga-di-dunia-geser-microsoft-dan-apple-m5SdPYbXhb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">CEO Nvidia Jensen Huang (Foto: Nvidia)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/19/455/3023342/nvidia-jadi-perusahaan-paling-berharga-di-dunia-geser-microsoft-dan-apple-m5SdPYbXhb.jpg</image><title>CEO Nvidia Jensen Huang (Foto: Nvidia)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8zMC85LzE4MDE2NC81L3g4eG9xejg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;mdash; Perusahaan teknologi multinasional asal Amerika Serikat, Nvidia menjadi perusahaan terbesar di dunia dan menggeser Microsoft. Hal ini terjadi karena prosesor terbaik mereka yang memainkan peran vital dalam persaingan ketat untuk menguasai teknologi kecerdasan buatan (AI).
Melansir Reuters, Rabu (19/6/2024) harga saham Nvidia naik 3,5% menjadi USD135,5 triliun yang kemudian mendongkrak kapitalisasi pasar mereka menjadi USD3,34 triliun. Sehari setelah mereka menyalip Apple dan menjadi perusahaan paling berharga nomor dua di dunia.

BACA JUGA:
Harta Kekayaan CEO Nvidia Jensen Huang, Punya Rp1.934,8 Triliun dari Jualan Chip


Diketahui bahwa nilai pasar saham Microsoft mengalami penurunan sebesar 0,45% menjadi USD3,32 triliun. Sama halnya dengan Microsoft, saham Apple juga mengalami penurunan lebih dari 1% dan meninggalkan nilai sahamnya menjadi USD3,29 triliun.
Nilai pasar saham Nvidia mengalami lonjakan yang begitu pesat selama setahun terakhir, hal tersebut menjadi sebuah simbol dari kegilaan yang terjadi di pasar saham Wall Street. sikap optimis terhadap perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) menjadi faktor pemicu naiknya harga saham Nvidia.

BACA JUGA:
3 Indeks Utama Wall Street Melesat Didukung Saham Nvidia


Kenaikan harga saham Nvidia telah mendongkrak indeks S&amp;amp;P 500 (.SPX) dan Nasdaq (.IXIC) ke rekor tertinggi, namun beberapa investor khawatir bahwa antusiasme terhadap AI ini merupakan fenomena yang tidak bertahan lama.
&amp;ldquo;Ini adalah pasar Nvidia, kita semua hanya berdagang di dalamnya,&amp;rdquo; ujar Chief Market Strategist Interactive Brokers Steve Sosnick.
Nvidia menjadi perusahaan yang paling banyak diperdagangkan di Wall  Street, dengan rata-rata omset harian mencapai USD50 miliar. Angka  tersebut jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan Tesla, Apple, dan  Microsoft yang masing-masing omset hariannya hanya sekitar USD10 miliar.
Data yang dirilis oleh London Stock Exchange Group (LSEG) menunjukkan  bahwa bahwa saat ini Nvidia menyumbang sekitar 16% dari total  perdagangan di perusahaan-perusahaan yang terdaftar di S&amp;amp;P 500. Ini  menunjukkan dominasi dan pengaruh yang besar yang dimiliki Nvidia di  pasar saham.
Sejak awal tahun ini saham Nvidia dilaporkan sudah naik hampir tiga  kali lipat dari biasanya, sementara saham microsoft hanya mengalami  kenaikan sebesar 19%. Ini menjadi sebuah pertanda bahwa minat terhadap  prosesor unggulan Nvidia melebihi ketersediaan yang mereka miliki.
Beberapa raksasa teknologi lainnya seperti Microsoft, Meta Platforms,  serta Alphabet (induk perusahaan Google) saat ini sedang juga sedang  berlomba-lomba untuk mengembangkan kemampuan komputasi AI mereka dan  mengintegrasikan teknologi tersebut ke dalam produk serta layanan  mereka.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8zMC85LzE4MDE2NC81L3g4eG9xejg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;mdash; Perusahaan teknologi multinasional asal Amerika Serikat, Nvidia menjadi perusahaan terbesar di dunia dan menggeser Microsoft. Hal ini terjadi karena prosesor terbaik mereka yang memainkan peran vital dalam persaingan ketat untuk menguasai teknologi kecerdasan buatan (AI).
Melansir Reuters, Rabu (19/6/2024) harga saham Nvidia naik 3,5% menjadi USD135,5 triliun yang kemudian mendongkrak kapitalisasi pasar mereka menjadi USD3,34 triliun. Sehari setelah mereka menyalip Apple dan menjadi perusahaan paling berharga nomor dua di dunia.

BACA JUGA:
Harta Kekayaan CEO Nvidia Jensen Huang, Punya Rp1.934,8 Triliun dari Jualan Chip


Diketahui bahwa nilai pasar saham Microsoft mengalami penurunan sebesar 0,45% menjadi USD3,32 triliun. Sama halnya dengan Microsoft, saham Apple juga mengalami penurunan lebih dari 1% dan meninggalkan nilai sahamnya menjadi USD3,29 triliun.
Nilai pasar saham Nvidia mengalami lonjakan yang begitu pesat selama setahun terakhir, hal tersebut menjadi sebuah simbol dari kegilaan yang terjadi di pasar saham Wall Street. sikap optimis terhadap perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) menjadi faktor pemicu naiknya harga saham Nvidia.

BACA JUGA:
3 Indeks Utama Wall Street Melesat Didukung Saham Nvidia


Kenaikan harga saham Nvidia telah mendongkrak indeks S&amp;amp;P 500 (.SPX) dan Nasdaq (.IXIC) ke rekor tertinggi, namun beberapa investor khawatir bahwa antusiasme terhadap AI ini merupakan fenomena yang tidak bertahan lama.
&amp;ldquo;Ini adalah pasar Nvidia, kita semua hanya berdagang di dalamnya,&amp;rdquo; ujar Chief Market Strategist Interactive Brokers Steve Sosnick.
Nvidia menjadi perusahaan yang paling banyak diperdagangkan di Wall  Street, dengan rata-rata omset harian mencapai USD50 miliar. Angka  tersebut jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan Tesla, Apple, dan  Microsoft yang masing-masing omset hariannya hanya sekitar USD10 miliar.
Data yang dirilis oleh London Stock Exchange Group (LSEG) menunjukkan  bahwa bahwa saat ini Nvidia menyumbang sekitar 16% dari total  perdagangan di perusahaan-perusahaan yang terdaftar di S&amp;amp;P 500. Ini  menunjukkan dominasi dan pengaruh yang besar yang dimiliki Nvidia di  pasar saham.
Sejak awal tahun ini saham Nvidia dilaporkan sudah naik hampir tiga  kali lipat dari biasanya, sementara saham microsoft hanya mengalami  kenaikan sebesar 19%. Ini menjadi sebuah pertanda bahwa minat terhadap  prosesor unggulan Nvidia melebihi ketersediaan yang mereka miliki.
Beberapa raksasa teknologi lainnya seperti Microsoft, Meta Platforms,  serta Alphabet (induk perusahaan Google) saat ini sedang juga sedang  berlomba-lomba untuk mengembangkan kemampuan komputasi AI mereka dan  mengintegrasikan teknologi tersebut ke dalam produk serta layanan  mereka.</content:encoded></item></channel></rss>
