<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Perusahaan Anak Tommy Soeharto Mau Bangun Hotel Bintang 6, Cari Dana Rp713 Miliar</title><description>Perusahaan anak Tommy Soeharto mau bangun hotel bintang 6.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/06/19/470/3023314/perusahaan-anak-tommy-soeharto-mau-bangun-hotel-bintang-6-cari-dana-rp713-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/06/19/470/3023314/perusahaan-anak-tommy-soeharto-mau-bangun-hotel-bintang-6-cari-dana-rp713-miliar"/><item><title>Perusahaan Anak Tommy Soeharto Mau Bangun Hotel Bintang 6, Cari Dana Rp713 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/06/19/470/3023314/perusahaan-anak-tommy-soeharto-mau-bangun-hotel-bintang-6-cari-dana-rp713-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/06/19/470/3023314/perusahaan-anak-tommy-soeharto-mau-bangun-hotel-bintang-6-cari-dana-rp713-miliar</guid><pubDate>Rabu 19 Juni 2024 15:51 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/19/470/3023314/perusahaan-anak-tommy-soeharto-mau-bangun-hotel-bintang-6-cari-dana-rp713-miliar-0uDcwcuLCi.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Perusahaan Anak Tommy Soeharto Mau Bangun Hotel Bintang 6 (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/19/470/3023314/perusahaan-anak-tommy-soeharto-mau-bangun-hotel-bintang-6-cari-dana-rp713-miliar-0uDcwcuLCi.jpg</image><title>Perusahaan Anak Tommy Soeharto Mau Bangun Hotel Bintang 6 (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Perusahaan anak Tommy Soeharto mau bangun hotel bintang 6. Pembangunan hotel bintang 6 ini membutuhkan dana besar, sehingga perusahaannya PT Intra GolfLink Resorts Tbk akan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal Juli 2024.

Dalam penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO), perseroan menawarkan sebanyak 3,10 miliar saham atau 15,02 persen dari total modal ditempatkan dan disetor.

Perseroan akan memulai masa penawaran atau book building pada 20 Juni hingga 25 Juni 2024, dan harga penawaran awal yang ditetapkan sebesar Rp220-Rp230 per saham.

BACA JUGA:Perusahaan Milik Cucu Soeharto Siap IPO Awal Juli 2024, Incar Dana Rp713 Miliar&amp;nbsp;


Dengan demikian, perusahaan anak Tommy Soeharto ini berpotensi meraup dana segar sebesar Rp713 miliar.

Perihal penggunaan dana, sebesar 87,53 persen akan digunakan untuk melakukan setoran modal ke entitas anak New Kuta Golf (NKG).

Secara rinci, sebesar 67,32 persen akan digunakan NKG sebagai belanja modal atau capital expenditure berupa pembangunan hotel bintang 6 &amp;lsquo;Luxury Boutique Hotel&amp;rsquo; di Hole 15 - The Cliff Hanger, Kawasan Pecatu Indah Resort, Jimbaran, Bali.

Kemudian, sebesar 11,22 persen akan digunakan NKG untuk pembelian lahan seluas 11.332 meter persegi yang berada di depan Luxury Boutique Hotel sebagai sarana pendukung hotel tersebut.

BACA JUGA:Geser Soekarno, Kisah Awal Soeharto Naik Tahta Jadi Presiden&amp;nbsp;


Sekitar 3,65 persen akan digunakan untuk membangun New Kuta Golf Villa beserta fasilitas pendukungnya yang berlokasi di Pecatu Indah Resort, Jimbaran, Bali.

Serta, sebesar 5,34 persen akan digunakan untuk modal kerja atau operational expenditure (opex), namun tidak terbatas pada biaya pemasaran, biaya perawatan lapangan, serta biaya operasional lain guna mendukung kegiatan usaha NKG.

Selanjutnya, sebesar 5,34 persen dana hasil IPO akan digunakan perseroan untuk setoran modal kepada entitas anak yaitu Sentul Golf Utama (SGU), yang akan digunakan SGU untuk biaya operasional namun tidak terbatas pada biaya pemasaran, biaya perawatan lapangan, serta biaya operasional lain guna mendukung kegiatan usaha SGU.

&amp;ldquo;Sisanya akan digunakan untuk modal kerja, namun tidak terbatas pada biaya operasional namun tidak terbatas pada gaji karyawan, biaya perawatan dan utilitas, serta biaya untuk keperluan kantor guna mendukung kegiatan usaha perseroan,&amp;rdquo; demikian dikutip dari prospektus pada Rabu (19/6/2024).

Intra GolfLink Resort merupakan usaha milik Darma Mangkuluhur Hutomo yang merupakan putra sulung Tommy Soeharto dan Tata Cahyani. Perseroan berfokus pada kepemilikan dan pengelolaan lapangan golf.



Lebih lanjut, perseroan dijadwalkan melantai di BEI pada 8 Juli 2024 mendatang. Sebelum itu, penawaran umum atau offering akan dilaksanakan pada 2-4 Juli 2024.



Kemudian, tanggal penjatahan dan distribusi secara elektronik akan berlangsung pada 4 dan 5 Juli 2024.



Dalam IPO ini, perseroan menunjuk PT KB Valbury Sekuritas, PT Samuel Sekuritas Indonesia, PT Semesta Indovest Sekuritas dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk sebagai penjamin pelaksana emisi efek</description><content:encoded>JAKARTA - Perusahaan anak Tommy Soeharto mau bangun hotel bintang 6. Pembangunan hotel bintang 6 ini membutuhkan dana besar, sehingga perusahaannya PT Intra GolfLink Resorts Tbk akan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal Juli 2024.

Dalam penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO), perseroan menawarkan sebanyak 3,10 miliar saham atau 15,02 persen dari total modal ditempatkan dan disetor.

Perseroan akan memulai masa penawaran atau book building pada 20 Juni hingga 25 Juni 2024, dan harga penawaran awal yang ditetapkan sebesar Rp220-Rp230 per saham.

BACA JUGA:Perusahaan Milik Cucu Soeharto Siap IPO Awal Juli 2024, Incar Dana Rp713 Miliar&amp;nbsp;


Dengan demikian, perusahaan anak Tommy Soeharto ini berpotensi meraup dana segar sebesar Rp713 miliar.

Perihal penggunaan dana, sebesar 87,53 persen akan digunakan untuk melakukan setoran modal ke entitas anak New Kuta Golf (NKG).

Secara rinci, sebesar 67,32 persen akan digunakan NKG sebagai belanja modal atau capital expenditure berupa pembangunan hotel bintang 6 &amp;lsquo;Luxury Boutique Hotel&amp;rsquo; di Hole 15 - The Cliff Hanger, Kawasan Pecatu Indah Resort, Jimbaran, Bali.

Kemudian, sebesar 11,22 persen akan digunakan NKG untuk pembelian lahan seluas 11.332 meter persegi yang berada di depan Luxury Boutique Hotel sebagai sarana pendukung hotel tersebut.

BACA JUGA:Geser Soekarno, Kisah Awal Soeharto Naik Tahta Jadi Presiden&amp;nbsp;


Sekitar 3,65 persen akan digunakan untuk membangun New Kuta Golf Villa beserta fasilitas pendukungnya yang berlokasi di Pecatu Indah Resort, Jimbaran, Bali.

Serta, sebesar 5,34 persen akan digunakan untuk modal kerja atau operational expenditure (opex), namun tidak terbatas pada biaya pemasaran, biaya perawatan lapangan, serta biaya operasional lain guna mendukung kegiatan usaha NKG.

Selanjutnya, sebesar 5,34 persen dana hasil IPO akan digunakan perseroan untuk setoran modal kepada entitas anak yaitu Sentul Golf Utama (SGU), yang akan digunakan SGU untuk biaya operasional namun tidak terbatas pada biaya pemasaran, biaya perawatan lapangan, serta biaya operasional lain guna mendukung kegiatan usaha SGU.

&amp;ldquo;Sisanya akan digunakan untuk modal kerja, namun tidak terbatas pada biaya operasional namun tidak terbatas pada gaji karyawan, biaya perawatan dan utilitas, serta biaya untuk keperluan kantor guna mendukung kegiatan usaha perseroan,&amp;rdquo; demikian dikutip dari prospektus pada Rabu (19/6/2024).

Intra GolfLink Resort merupakan usaha milik Darma Mangkuluhur Hutomo yang merupakan putra sulung Tommy Soeharto dan Tata Cahyani. Perseroan berfokus pada kepemilikan dan pengelolaan lapangan golf.



Lebih lanjut, perseroan dijadwalkan melantai di BEI pada 8 Juli 2024 mendatang. Sebelum itu, penawaran umum atau offering akan dilaksanakan pada 2-4 Juli 2024.



Kemudian, tanggal penjatahan dan distribusi secara elektronik akan berlangsung pada 4 dan 5 Juli 2024.



Dalam IPO ini, perseroan menunjuk PT KB Valbury Sekuritas, PT Samuel Sekuritas Indonesia, PT Semesta Indovest Sekuritas dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk sebagai penjamin pelaksana emisi efek</content:encoded></item></channel></rss>
