<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menteri ESDM Janjikan Gas Murah Usai Bertemu Pak Bas</title><description>Aifin Tasrif mengupayakan biaya energi murah, khususnya gas.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/06/20/320/3023716/menteri-esdm-janjikan-gas-murah-usai-bertemu-pak-bas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/06/20/320/3023716/menteri-esdm-janjikan-gas-murah-usai-bertemu-pak-bas"/><item><title>Menteri ESDM Janjikan Gas Murah Usai Bertemu Pak Bas</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/06/20/320/3023716/menteri-esdm-janjikan-gas-murah-usai-bertemu-pak-bas</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/06/20/320/3023716/menteri-esdm-janjikan-gas-murah-usai-bertemu-pak-bas</guid><pubDate>Kamis 20 Juni 2024 13:50 WIB</pubDate><dc:creator>Kristalensi Bunga Nauli Sihite</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/20/320/3023716/menteri-esdm-janjikan-gas-murah-usai-bertemu-pak-bas-c87ur3XeSc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gas Murah lewat Pipa gas. (Foto: Pertagas)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/20/320/3023716/menteri-esdm-janjikan-gas-murah-usai-bertemu-pak-bas-c87ur3XeSc.jpg</image><title>Gas Murah lewat Pipa gas. (Foto: Pertagas)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNi8xOS80LzE4MTkxMy81L3g5MGtiMnU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif mengupayakan biaya energi murah, khususnya gas. Hal ini usai bertemu dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono.
Pertemuan antara kedua menteri tersebut membahas pemasangan pipa Transmisi Gas Ruas Cirebon-Semarang Tahap II (ruas Batang&amp;ndash;Kandang Haur Timur).

BACA JUGA:
ESDM Evaluasi Kebijakan Harga Gas Murah Industri pada Juli-Agustus

&amp;ldquo;Jadi pemasangan pipa lewat-lewat daerahnya PUPR, kami (ESDM) meminta akses. Pak Basuki bantuin, top. Free access, no cost,&amp;rdquo; ujar Arifin ketika ditemui di Kantor Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas), Jakarta dikutip Antara, Kamis (20/6/2024).
Dengan kesepakatan tersebut, kata Arifin, Kementerian ESDM berharap tidak terdapat biaya tambahan untuk mengeksekusi proyek Cirebon-Semarang (CISEM) Tahap II.

BACA JUGA:
Menteri ESDM Usul BBM Subsidi 19,99 Juta Kiloliter pada 2025

&amp;ldquo;Biar energi bisa murah,&amp;rdquo; kata Arifin.
Proyek tersebut merupakan proyek pembangunan infrastruktur pipa sepanjang 245 km tersebut, dan diperkirakan memakan biaya Rp3,3 triliun. Durasi pekerjaan konstruksi diperkirakan selama 17 bulan kalender atau sekitar 510 hari, akan dimulai dari bulan Juli 2024 sampai dengan Desember 2025.Arifin mengatakan bahwa proyek tersebut akan ditangani oleh Kementerian ESDM, sehingga pembiayaannya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Ia mengungkapkan bahwa proses lelang proyek ini akan dibuka bulan depan.
&amp;ldquo;Baru mau dibuka, nanti bulan depan. Sekarang kan beresin dulu administrasinya, izin-izin,&amp;rdquo; kata Arifin.
Setelah itu, tutur Arifin melanjutkan, pada 2025, Kementerian ESDM akan memulai proyek pipa gas bumi Dumai&amp;ndash;Sei Mangkei sepanjang 400 km.
Dikutip dari laman resmi Ditjen Migas Kementerian ESDM, pembangunan CISEM Tahap II dari Batang hingga ke Kandang Haur Timur direncanakan berlangsung tahun 2024 hingga 2025.
Potensi demand pipa CISEM tahap 2 ini, antara lain industri di Cirebon, Tegal, Pekalongan, Brebes, dan Pemalang dengan volume sekitar 5,8-12 MMSCFD. Selain itu, juga terdapat konsumen komersial seperti hotel dan restoran.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNi8xOS80LzE4MTkxMy81L3g5MGtiMnU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif mengupayakan biaya energi murah, khususnya gas. Hal ini usai bertemu dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono.
Pertemuan antara kedua menteri tersebut membahas pemasangan pipa Transmisi Gas Ruas Cirebon-Semarang Tahap II (ruas Batang&amp;ndash;Kandang Haur Timur).

BACA JUGA:
ESDM Evaluasi Kebijakan Harga Gas Murah Industri pada Juli-Agustus

&amp;ldquo;Jadi pemasangan pipa lewat-lewat daerahnya PUPR, kami (ESDM) meminta akses. Pak Basuki bantuin, top. Free access, no cost,&amp;rdquo; ujar Arifin ketika ditemui di Kantor Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas), Jakarta dikutip Antara, Kamis (20/6/2024).
Dengan kesepakatan tersebut, kata Arifin, Kementerian ESDM berharap tidak terdapat biaya tambahan untuk mengeksekusi proyek Cirebon-Semarang (CISEM) Tahap II.

BACA JUGA:
Menteri ESDM Usul BBM Subsidi 19,99 Juta Kiloliter pada 2025

&amp;ldquo;Biar energi bisa murah,&amp;rdquo; kata Arifin.
Proyek tersebut merupakan proyek pembangunan infrastruktur pipa sepanjang 245 km tersebut, dan diperkirakan memakan biaya Rp3,3 triliun. Durasi pekerjaan konstruksi diperkirakan selama 17 bulan kalender atau sekitar 510 hari, akan dimulai dari bulan Juli 2024 sampai dengan Desember 2025.Arifin mengatakan bahwa proyek tersebut akan ditangani oleh Kementerian ESDM, sehingga pembiayaannya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Ia mengungkapkan bahwa proses lelang proyek ini akan dibuka bulan depan.
&amp;ldquo;Baru mau dibuka, nanti bulan depan. Sekarang kan beresin dulu administrasinya, izin-izin,&amp;rdquo; kata Arifin.
Setelah itu, tutur Arifin melanjutkan, pada 2025, Kementerian ESDM akan memulai proyek pipa gas bumi Dumai&amp;ndash;Sei Mangkei sepanjang 400 km.
Dikutip dari laman resmi Ditjen Migas Kementerian ESDM, pembangunan CISEM Tahap II dari Batang hingga ke Kandang Haur Timur direncanakan berlangsung tahun 2024 hingga 2025.
Potensi demand pipa CISEM tahap 2 ini, antara lain industri di Cirebon, Tegal, Pekalongan, Brebes, dan Pemalang dengan volume sekitar 5,8-12 MMSCFD. Selain itu, juga terdapat konsumen komersial seperti hotel dan restoran.</content:encoded></item></channel></rss>
