<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bye Tunai, Transaksi QRIS Naik 213% pada Mei 2024</title><description>BI mencatat kinerja transaksi ekonomi dan keuangan digital tetap kuat didukung oleh sistem pembayaran yang aman.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/06/20/320/3023893/bye-tunai-transaksi-qris-naik-213-pada-mei-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/06/20/320/3023893/bye-tunai-transaksi-qris-naik-213-pada-mei-2024"/><item><title>Bye Tunai, Transaksi QRIS Naik 213% pada Mei 2024</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/06/20/320/3023893/bye-tunai-transaksi-qris-naik-213-pada-mei-2024</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/06/20/320/3023893/bye-tunai-transaksi-qris-naik-213-pada-mei-2024</guid><pubDate>Kamis 20 Juni 2024 18:16 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/20/320/3023893/bye-tunai-transaksi-qris-naik-213-pada-mei-2024-QmFQOq4Qur.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pengguna QRIS (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/20/320/3023893/bye-tunai-transaksi-qris-naik-213-pada-mei-2024-QmFQOq4Qur.jpg</image><title>Pengguna QRIS (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNi8xOS80LzE4MTkxMy81L3g5MGtiMnU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat kinerja transaksi ekonomi dan keuangan digital tetap kuat didukung oleh sistem pembayaran yang aman, lancar, dan andal pada Mei 2024. Hal tersebut terlihat dari pertumbuhan transaksi BI-RTGS hingga Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).
Adapun nominal transaksi QRIS tumbuh 213,31% (yoy), dibandingkan April 2024 yang hanya tumbuh 194,06% (yoy).

BACA JUGA:
Gubernur BI Siapkan Jamu Penguat Rupiah

&quot;Nominal transaksi QRIS tumbuh 213,31 persen (yoy), dengan jumlah pengguna mencapai 49,76 juta dan jumlah merchant 32,25 juta,&quot; ujar Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers RDG BI Bulan Juni 2024 di Jakarta, Kamis (20/6/2024).
Sementara itu, lanjut Perry, transaksi BI-RTGS meningkat 0,16 persen (yoy) mencapai Rp14.557,29 triliun.

BACA JUGA:
Jokowi Panggil Sri Mulyani hingga Gubernur BI Bahas Anjloknya Rupiah Rp16.400

Transaksi BI-FAST juga tercatat Rp701,61 triliun atau tumbuh 53,08 persen (yoy).Nominal transaksi digital banking mencapai Rp5.570,49 triliun atau tumbuh sebesar 10,82 persen (yoy) dan nominal transaksi Uang Elektronik (UE) meningkat 35,24 persen (yoy) sehingga mencapai Rp92,79 triliun.
&amp;nbsp;Sementara itu, nominal transaksi pembayaran menggunakan kartu ATM/D turun sebesar 5,41 persen (yoy) mencapai Rp615,18 triliun.
Transaksi kartu kredit masih meningkat 6,60 persen (yoy) mencapai Rp35,18 triliun.
Dari sisi pengelolaan uang Rupiah, jumlah Uang Kartal Yang Diedarkan (UYD) meningkat 6,82 persen (yoy) sehingga menjadi Rp1.038,26 triliun.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNi8xOS80LzE4MTkxMy81L3g5MGtiMnU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat kinerja transaksi ekonomi dan keuangan digital tetap kuat didukung oleh sistem pembayaran yang aman, lancar, dan andal pada Mei 2024. Hal tersebut terlihat dari pertumbuhan transaksi BI-RTGS hingga Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).
Adapun nominal transaksi QRIS tumbuh 213,31% (yoy), dibandingkan April 2024 yang hanya tumbuh 194,06% (yoy).

BACA JUGA:
Gubernur BI Siapkan Jamu Penguat Rupiah

&quot;Nominal transaksi QRIS tumbuh 213,31 persen (yoy), dengan jumlah pengguna mencapai 49,76 juta dan jumlah merchant 32,25 juta,&quot; ujar Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers RDG BI Bulan Juni 2024 di Jakarta, Kamis (20/6/2024).
Sementara itu, lanjut Perry, transaksi BI-RTGS meningkat 0,16 persen (yoy) mencapai Rp14.557,29 triliun.

BACA JUGA:
Jokowi Panggil Sri Mulyani hingga Gubernur BI Bahas Anjloknya Rupiah Rp16.400

Transaksi BI-FAST juga tercatat Rp701,61 triliun atau tumbuh 53,08 persen (yoy).Nominal transaksi digital banking mencapai Rp5.570,49 triliun atau tumbuh sebesar 10,82 persen (yoy) dan nominal transaksi Uang Elektronik (UE) meningkat 35,24 persen (yoy) sehingga mencapai Rp92,79 triliun.
&amp;nbsp;Sementara itu, nominal transaksi pembayaran menggunakan kartu ATM/D turun sebesar 5,41 persen (yoy) mencapai Rp615,18 triliun.
Transaksi kartu kredit masih meningkat 6,60 persen (yoy) mencapai Rp35,18 triliun.
Dari sisi pengelolaan uang Rupiah, jumlah Uang Kartal Yang Diedarkan (UYD) meningkat 6,82 persen (yoy) sehingga menjadi Rp1.038,26 triliun.</content:encoded></item></channel></rss>
