<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>35 Perusahaan Antre IPO di BEI, Asetnya Rp50-250 Miliar</title><description>BEI) mencatat 35 perusahaan sudah siap melakukan pencatatan saham atau IPO di pasar saham Indonesia</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/06/24/278/3025395/35-perusahaan-antre-ipo-di-bei-asetnya-rp50-250-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/06/24/278/3025395/35-perusahaan-antre-ipo-di-bei-asetnya-rp50-250-miliar"/><item><title>35 Perusahaan Antre IPO di BEI, Asetnya Rp50-250 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/06/24/278/3025395/35-perusahaan-antre-ipo-di-bei-asetnya-rp50-250-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/06/24/278/3025395/35-perusahaan-antre-ipo-di-bei-asetnya-rp50-250-miliar</guid><pubDate>Senin 24 Juni 2024 14:51 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/24/278/3025395/35-perusahaan-antre-ipo-di-bei-asetnya-rp50-250-miliar-ZEKm0JetZ6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Antrean IPO di Bursa Efek Indonesia. (Foto: Okezone.com/IDX)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/24/278/3025395/35-perusahaan-antre-ipo-di-bei-asetnya-rp50-250-miliar-ZEKm0JetZ6.jpg</image><title>Antrean IPO di Bursa Efek Indonesia. (Foto: Okezone.com/IDX)</title></images><description>JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat 35 perusahaan sudah siap melakukan pencatatan saham atau IPO di pasar saham Indonesia.
&amp;ldquo;Sampai dengan 21 Juni 2024, terdapat 35 perusahaan dalam pipeline pencatatan saham,&amp;rdquo; kata  Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna kepada wartawan.

BACA JUGA:
Gunanusa Eramandiri Segera IPO di BEI, Incar Dana Rp75 Miliar


Sederet rencana pencatatan saham di bursa masih didominasi oleh perusahaan beraset menengah. Kelompok calon emiten ini, terang Nyoman memiliki aset antara Rp50 miliar sampai dengan Rp250 miliar.
Nyoman turut merinci sebanyak 6 memiliki aset skala kecil, yakni di bawah Rp50 miliar. Adapun terdapat 8 raksasa korporasi yang siap melepas sahamnya ke publik.

BACA JUGA:
Perusahaan Milik Cucu Soeharto Siap IPO Awal Juli 2024, Incar Dana Rp713 Miliar 


Dari sisi klasifikasi bisnis, sektor konsumer masih merajai antrean menjadi perusahaan terbuka, dengan rincian konsumer siklikal 3 perusahaan, dan 11 mewakili konsumer nonsiklikal.Selanjutnya terdapat 4 korporasi dari sektor industri, 4 dari teknologi, dan 3 dari sektor kesehatan.
Terdapat 2 korporasi masing-masing dari energi, bahan baku, transportasi-logistik, dan properti real-estat. Kemudian 1 berturut-turut dari sektor keuangan, dan infrastruktur.
Hingga akhir pekan lalu, total penghimpunan dana melalui pencatatan saham di pasar modal telah menembus Rp3,95 triliun, dari total 25 perusahaan yang melantai.</description><content:encoded>JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat 35 perusahaan sudah siap melakukan pencatatan saham atau IPO di pasar saham Indonesia.
&amp;ldquo;Sampai dengan 21 Juni 2024, terdapat 35 perusahaan dalam pipeline pencatatan saham,&amp;rdquo; kata  Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna kepada wartawan.

BACA JUGA:
Gunanusa Eramandiri Segera IPO di BEI, Incar Dana Rp75 Miliar


Sederet rencana pencatatan saham di bursa masih didominasi oleh perusahaan beraset menengah. Kelompok calon emiten ini, terang Nyoman memiliki aset antara Rp50 miliar sampai dengan Rp250 miliar.
Nyoman turut merinci sebanyak 6 memiliki aset skala kecil, yakni di bawah Rp50 miliar. Adapun terdapat 8 raksasa korporasi yang siap melepas sahamnya ke publik.

BACA JUGA:
Perusahaan Milik Cucu Soeharto Siap IPO Awal Juli 2024, Incar Dana Rp713 Miliar 


Dari sisi klasifikasi bisnis, sektor konsumer masih merajai antrean menjadi perusahaan terbuka, dengan rincian konsumer siklikal 3 perusahaan, dan 11 mewakili konsumer nonsiklikal.Selanjutnya terdapat 4 korporasi dari sektor industri, 4 dari teknologi, dan 3 dari sektor kesehatan.
Terdapat 2 korporasi masing-masing dari energi, bahan baku, transportasi-logistik, dan properti real-estat. Kemudian 1 berturut-turut dari sektor keuangan, dan infrastruktur.
Hingga akhir pekan lalu, total penghimpunan dana melalui pencatatan saham di pasar modal telah menembus Rp3,95 triliun, dari total 25 perusahaan yang melantai.</content:encoded></item></channel></rss>
