<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ada Kementerian Dibuatkan Sistem OSS tapi Dimatikan, Jokowi: Akhirnya Ditangkap KPK!</title><description>Jokowi telah meluncurkan digitalisasi layanan perizinan penyelenggaraan event di The Tribrata di Jakarta.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/06/24/320/3025294/ada-kementerian-dibuatkan-sistem-oss-tapi-dimatikan-jokowi-akhirnya-ditangkap-kpk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/06/24/320/3025294/ada-kementerian-dibuatkan-sistem-oss-tapi-dimatikan-jokowi-akhirnya-ditangkap-kpk"/><item><title>Ada Kementerian Dibuatkan Sistem OSS tapi Dimatikan, Jokowi: Akhirnya Ditangkap KPK!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/06/24/320/3025294/ada-kementerian-dibuatkan-sistem-oss-tapi-dimatikan-jokowi-akhirnya-ditangkap-kpk</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/06/24/320/3025294/ada-kementerian-dibuatkan-sistem-oss-tapi-dimatikan-jokowi-akhirnya-ditangkap-kpk</guid><pubDate>Senin 24 Juni 2024 12:06 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/24/320/3025294/ada-kementerian-dibuatkan-sistem-oss-tapi-dimatikan-jokowi-akhirnya-ditangkap-kpk-sky6KoKL6K.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi soal Sistem OSS (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/24/320/3025294/ada-kementerian-dibuatkan-sistem-oss-tapi-dimatikan-jokowi-akhirnya-ditangkap-kpk-sky6KoKL6K.jpg</image><title>Presiden Jokowi soal Sistem OSS (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNi8xOS8xLzE4MTkzMi81L3g5MGw3cmE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meluncurkan digitalisasi layanan perizinan penyelenggaraan event di The Tribrata di Jakarta.
Jokowi mengaku sudah menunggu lama peluncuran sistem perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik atau Online Single Submission (OSS) untuk penyelenggaraan event di Indonesia. Dirinya pun akan mengecek penggunaan sistem tersebut.

BACA JUGA:
Anggaran Makan Bergizi Gratis Prabowo Rp71 Triliun di 2025, Sri Mulyani Ingatkan Kelola APBN Hati-Hati

&quot;Jadi, sekali lagi, ini sudah saya kejar-kejar lama. Saya sangat mengapresiasi, menghargai, sekarang sudah ada OSS untuk penyelenggaraan event tapi juga akan saya ikuti terus, akan saya cek terus,&quot; kata Jokowi dalam sambutannya pada Peresmian Digitalisasi Layanan Penyelenggaraan Event, The Tribrata, Jakarta, Senin (24/6/2024).

BACA JUGA:
Coldplay Cuma Konser Sehari di Indonesia, Jokowi: Urusan Perizinan Kita Ruwet!

Pengecekan tersebut Jokowi lakukan, karena sebelumnya ada sebuah kementerian yang membuat sistem OSS serupa. Namun, karena tidak dikontrol secara baik sistemnya pun dimatikan.Karena dimatikannya sistem tersebut, kata Jokowi, urusan perizinan beralih kembali ke manual. Tak lama setelah itu, Jokowi menyebut bahwa pimpinan kementerian tersebut akhirnya ditangkap oleh KPK.
&quot;Karena yang terjadi dulu pernah di sebuah kementerian sudah dibuatkan OSS, tapi karena tidak pernah dicek, gak pernah dikontrol, sistemnya dimatikan. Artinya apa? Manual lagi. Artinya ketema-ketemu lagi. dan akhirnya ditangkap oleh KPK. Saat itu langsung ditangkap oleh KPK karena saya datang ke sana,&quot; ungkapnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNi8xOS8xLzE4MTkzMi81L3g5MGw3cmE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meluncurkan digitalisasi layanan perizinan penyelenggaraan event di The Tribrata di Jakarta.
Jokowi mengaku sudah menunggu lama peluncuran sistem perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik atau Online Single Submission (OSS) untuk penyelenggaraan event di Indonesia. Dirinya pun akan mengecek penggunaan sistem tersebut.

BACA JUGA:
Anggaran Makan Bergizi Gratis Prabowo Rp71 Triliun di 2025, Sri Mulyani Ingatkan Kelola APBN Hati-Hati

&quot;Jadi, sekali lagi, ini sudah saya kejar-kejar lama. Saya sangat mengapresiasi, menghargai, sekarang sudah ada OSS untuk penyelenggaraan event tapi juga akan saya ikuti terus, akan saya cek terus,&quot; kata Jokowi dalam sambutannya pada Peresmian Digitalisasi Layanan Penyelenggaraan Event, The Tribrata, Jakarta, Senin (24/6/2024).

BACA JUGA:
Coldplay Cuma Konser Sehari di Indonesia, Jokowi: Urusan Perizinan Kita Ruwet!

Pengecekan tersebut Jokowi lakukan, karena sebelumnya ada sebuah kementerian yang membuat sistem OSS serupa. Namun, karena tidak dikontrol secara baik sistemnya pun dimatikan.Karena dimatikannya sistem tersebut, kata Jokowi, urusan perizinan beralih kembali ke manual. Tak lama setelah itu, Jokowi menyebut bahwa pimpinan kementerian tersebut akhirnya ditangkap oleh KPK.
&quot;Karena yang terjadi dulu pernah di sebuah kementerian sudah dibuatkan OSS, tapi karena tidak pernah dicek, gak pernah dikontrol, sistemnya dimatikan. Artinya apa? Manual lagi. Artinya ketema-ketemu lagi. dan akhirnya ditangkap oleh KPK. Saat itu langsung ditangkap oleh KPK karena saya datang ke sana,&quot; ungkapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
