<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tak Ada Gap Jokowi dan Prabowo, Ini Alasan Anggaran Makan Siang Gratis Rp71 Triliun</title><description>Thomas menggarisbawahi tidak ada perbedaan antara Jokowi dan Prabowo.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/06/24/320/3025296/tak-ada-gap-jokowi-dan-prabowo-ini-alasan-anggaran-makan-siang-gratis-rp71-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/06/24/320/3025296/tak-ada-gap-jokowi-dan-prabowo-ini-alasan-anggaran-makan-siang-gratis-rp71-triliun"/><item><title>Tak Ada Gap Jokowi dan Prabowo, Ini Alasan Anggaran Makan Siang Gratis Rp71 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/06/24/320/3025296/tak-ada-gap-jokowi-dan-prabowo-ini-alasan-anggaran-makan-siang-gratis-rp71-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/06/24/320/3025296/tak-ada-gap-jokowi-dan-prabowo-ini-alasan-anggaran-makan-siang-gratis-rp71-triliun</guid><pubDate>Senin 24 Juni 2024 12:07 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/24/320/3025296/tak-ada-gap-jokowi-dan-prabowo-ini-alasan-anggaran-makan-siang-gratis-rp71-triliun-Z83bC1Smew.png" expression="full" type="image/jpeg">Tak Ada Gap Jokowi dan Prabowo (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/24/320/3025296/tak-ada-gap-jokowi-dan-prabowo-ini-alasan-anggaran-makan-siang-gratis-rp71-triliun-Z83bC1Smew.png</image><title>Tak Ada Gap Jokowi dan Prabowo (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA - Anggota Bidang Keuangan Tim Gugus Tugas Sinkronisasi Pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka Thomas Djiwandono menegaskan pihaknya dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati beserta jajarannya telah bekerja selama erat selama dua bulan.

Pria yang kerap disapa Tommy ini menuturkan pihaknya sudah rapat minggu lalu bersama dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan presiden terpilih Prabowo Subianto. Thomas menggarisbawahi tidak ada perbedaan antara Jokowi dan Prabowo.

&quot;Saya harus garis bawahi bahwa tidak ada gap antara presiden Jokowi dan presiden terpilih Prabowo,&quot; kata Thomas saat konferensi pers di Kantor Pusat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Jakarta, Senin (24/6/2024).

BACA JUGA:Anggaran Makan Bergizi Gratis Prabowo Rp71 Triliun di 2025, Sri Mulyani Ingatkan Kelola APBN Hati-Hati&amp;nbsp;



Adapun pembahasan termasuk soal pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Salah satunya soal Makanan Bergizi Gratis (MBG).

&quot;Tadi angka Rp71 triliun yang disampaikan adalah kesepakatan antara pemerintah sekarang dan yang akan datang,&quot; jelas Thomas.

BACA JUGA:Jokowi Sepakati Anggaran Makan Bergizi Gratis Prabowo Rp71 Triliun di 2025&amp;nbsp;


Tim Prabowo, kata Thomas adalah anggaran yang cukup untuk menjalankan program. Pada sisi lain pengelolaan APBN juga akan lebih terjaga, terutama dalam hal utang.

&quot;Kami berkomitmen melakukan program unggulan Prabowo secara bertahap kuncinya bertahap tapi juga tentu prinsip-prinsip belanja berkualitas dan kita ingin capai 100 persen secepat mungkin dengan prinsip bahwa postur fiskal menjadi prinsip utama,&quot; ungkap Thomas.

Sebelumnya, Menko Perekonomian Airlangga membenarkan bahwa pihaknya telah melakukan rapat dengan Presiden Jokowi dan presiden terpilih Prabowo Subianto, serta Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco. Pada prinsipnya, kedua pihak telah menyepakati mengenai garis besar RAPBN 2025.



&quot;Sudah dijelaskan terhadap kondisi perekonomian maupun terkait dengan RAPBN di tahun 2025. Nah pada prinsipnya beliau telah pahami dan setuju hal yang kemarin dibahas di rapat,&quot; ujarnya.



Salah satu yang disepakati adalah program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang sudah dialokasikan di RAPBN 2025, yakni Rp71 triliun.

</description><content:encoded>JAKARTA - Anggota Bidang Keuangan Tim Gugus Tugas Sinkronisasi Pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka Thomas Djiwandono menegaskan pihaknya dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati beserta jajarannya telah bekerja selama erat selama dua bulan.

Pria yang kerap disapa Tommy ini menuturkan pihaknya sudah rapat minggu lalu bersama dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan presiden terpilih Prabowo Subianto. Thomas menggarisbawahi tidak ada perbedaan antara Jokowi dan Prabowo.

&quot;Saya harus garis bawahi bahwa tidak ada gap antara presiden Jokowi dan presiden terpilih Prabowo,&quot; kata Thomas saat konferensi pers di Kantor Pusat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Jakarta, Senin (24/6/2024).

BACA JUGA:Anggaran Makan Bergizi Gratis Prabowo Rp71 Triliun di 2025, Sri Mulyani Ingatkan Kelola APBN Hati-Hati&amp;nbsp;



Adapun pembahasan termasuk soal pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Salah satunya soal Makanan Bergizi Gratis (MBG).

&quot;Tadi angka Rp71 triliun yang disampaikan adalah kesepakatan antara pemerintah sekarang dan yang akan datang,&quot; jelas Thomas.

BACA JUGA:Jokowi Sepakati Anggaran Makan Bergizi Gratis Prabowo Rp71 Triliun di 2025&amp;nbsp;


Tim Prabowo, kata Thomas adalah anggaran yang cukup untuk menjalankan program. Pada sisi lain pengelolaan APBN juga akan lebih terjaga, terutama dalam hal utang.

&quot;Kami berkomitmen melakukan program unggulan Prabowo secara bertahap kuncinya bertahap tapi juga tentu prinsip-prinsip belanja berkualitas dan kita ingin capai 100 persen secepat mungkin dengan prinsip bahwa postur fiskal menjadi prinsip utama,&quot; ungkap Thomas.

Sebelumnya, Menko Perekonomian Airlangga membenarkan bahwa pihaknya telah melakukan rapat dengan Presiden Jokowi dan presiden terpilih Prabowo Subianto, serta Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco. Pada prinsipnya, kedua pihak telah menyepakati mengenai garis besar RAPBN 2025.



&quot;Sudah dijelaskan terhadap kondisi perekonomian maupun terkait dengan RAPBN di tahun 2025. Nah pada prinsipnya beliau telah pahami dan setuju hal yang kemarin dibahas di rapat,&quot; ujarnya.



Salah satu yang disepakati adalah program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang sudah dialokasikan di RAPBN 2025, yakni Rp71 triliun.

</content:encoded></item></channel></rss>
