<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pendapatan Global Mediacom Naik 40% di Kuartal I-2024</title><description>PT Global Mediacom Tbk (BMTR) mencetak pendapatan Rp10,16 triliun pada 2023</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/06/25/278/3025865/pendapatan-global-mediacom-naik-40-di-kuartal-i-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/06/25/278/3025865/pendapatan-global-mediacom-naik-40-di-kuartal-i-2024"/><item><title>Pendapatan Global Mediacom Naik 40% di Kuartal I-2024</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/06/25/278/3025865/pendapatan-global-mediacom-naik-40-di-kuartal-i-2024</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/06/25/278/3025865/pendapatan-global-mediacom-naik-40-di-kuartal-i-2024</guid><pubDate>Selasa 25 Juni 2024 14:53 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/25/278/3025865/pendapatan-global-mediacom-naik-40-di-kuartal-i-2024-NXjGVgqazA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pendapatan Global Mediacom Naik di Kuartal I-2024. (Foto: Okezone.com/MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/25/278/3025865/pendapatan-global-mediacom-naik-40-di-kuartal-i-2024-NXjGVgqazA.jpg</image><title>Pendapatan Global Mediacom Naik di Kuartal I-2024. (Foto: Okezone.com/MPI)</title></images><description>JAKARTA - PT Global Mediacom Tbk (BMTR) mencetak pendapatan Rp10,16 triliun pada 2023. Di kuartal I-2024, pendapatan BMTR sudah naik hingga 40%.
Direktur Keuangan BMTR Ruby Panjaitan mengatakan, penurunan pendapatan 2023 disebabkan terutama atas slowing down pendapatan iklan non-digital akibat penerapan analog switch-off pada kuartal IV tahun 2022, serta penurunan pendapatan pada satelit services.

BACA JUGA:
Hasil RUPS, Global Mediacom (BMTR) Sepakat Perkuat Modal


&quot;Dengan strategi dan inisiatif-inisiatif tahun 2024, pada kuartal I-2024 jika dibandingkan kuartal IV-2023, revenue mengalami kenaikan 40%,&quot; kata Ruby dalam acara RUPST BMTR di iNews Tower Jakarta, Selasa (25/6/2024).
Kemudian, lanjut Ruby, gross profit di kuartal I-2024 juga mengalami kenaikan 104%, dan EBITDA juga mengalami kenaikan 143%, serta net income mengalami kenaikan sebesar 324%.

BACA JUGA:
DJKI Raih Penghargaan di Interpol Global Meeting for Digital Piracy 


Di satu sisi, menurut Ruby pendapatan perseroan tahun 2023 dibanding tahun 2022 mengalami kenaikan pada segmen tertentu, yang pertama pendapatan digital dengan 1% dan pendapatan subscription sebesar 18%.
Laba kotor pada tahun 2023 mengalami penurunan 31% dan margin laba kotor sebesar 39% di tahun 2023 dibanding 48% tahun 2022.
Kemudian EBITDA tahun 2023 sebesar Rp3,08 triliun mengalami penurunan 38% EBITDA margin adalah 30% di tahun 2023.
Dengan demikian laba bersih tahun 2023 mengalami penurunan 48% dibanding tahun 2022, dan margin laba bersih adalah 11% di tahun 2023, serta 17% di tahun 2022.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Global Mediacom Tbk (BMTR) mencetak pendapatan Rp10,16 triliun pada 2023. Di kuartal I-2024, pendapatan BMTR sudah naik hingga 40%.
Direktur Keuangan BMTR Ruby Panjaitan mengatakan, penurunan pendapatan 2023 disebabkan terutama atas slowing down pendapatan iklan non-digital akibat penerapan analog switch-off pada kuartal IV tahun 2022, serta penurunan pendapatan pada satelit services.

BACA JUGA:
Hasil RUPS, Global Mediacom (BMTR) Sepakat Perkuat Modal


&quot;Dengan strategi dan inisiatif-inisiatif tahun 2024, pada kuartal I-2024 jika dibandingkan kuartal IV-2023, revenue mengalami kenaikan 40%,&quot; kata Ruby dalam acara RUPST BMTR di iNews Tower Jakarta, Selasa (25/6/2024).
Kemudian, lanjut Ruby, gross profit di kuartal I-2024 juga mengalami kenaikan 104%, dan EBITDA juga mengalami kenaikan 143%, serta net income mengalami kenaikan sebesar 324%.

BACA JUGA:
DJKI Raih Penghargaan di Interpol Global Meeting for Digital Piracy 


Di satu sisi, menurut Ruby pendapatan perseroan tahun 2023 dibanding tahun 2022 mengalami kenaikan pada segmen tertentu, yang pertama pendapatan digital dengan 1% dan pendapatan subscription sebesar 18%.
Laba kotor pada tahun 2023 mengalami penurunan 31% dan margin laba kotor sebesar 39% di tahun 2023 dibanding 48% tahun 2022.
Kemudian EBITDA tahun 2023 sebesar Rp3,08 triliun mengalami penurunan 38% EBITDA margin adalah 30% di tahun 2023.
Dengan demikian laba bersih tahun 2023 mengalami penurunan 48% dibanding tahun 2022, dan margin laba bersih adalah 11% di tahun 2023, serta 17% di tahun 2022.</content:encoded></item></channel></rss>
