<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Uni Eropa Beri Sanksi Baru, Makin Menekan Ekonomi Rusia</title><description>Uni Eropa menjatuhkan sanksi baru dalam paket ke-14 terhadap Rusia.  Sanski ini sebagai tanggapan atas invasi negara itu ke Ukraina.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/06/25/320/3025687/uni-eropa-beri-sanksi-baru-makin-menekan-ekonomi-rusia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/06/25/320/3025687/uni-eropa-beri-sanksi-baru-makin-menekan-ekonomi-rusia"/><item><title>Uni Eropa Beri Sanksi Baru, Makin Menekan Ekonomi Rusia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/06/25/320/3025687/uni-eropa-beri-sanksi-baru-makin-menekan-ekonomi-rusia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/06/25/320/3025687/uni-eropa-beri-sanksi-baru-makin-menekan-ekonomi-rusia</guid><pubDate>Selasa 25 Juni 2024 08:10 WIB</pubDate><dc:creator>Kristalensi Bunga Nauli Sihite</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/25/320/3025687/uni-eropa-beri-sanksi-baru-makin-menekan-ekonomi-rusia-Ol52J3w5Od.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Uni Eropa beri sanksi baru ke Rusia (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/25/320/3025687/uni-eropa-beri-sanksi-baru-makin-menekan-ekonomi-rusia-Ol52J3w5Od.jpg</image><title>Uni Eropa beri sanksi baru ke Rusia (Foto: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8xOC8xLzE3MjM1MC81L3g4b3d1MjQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Uni Eropa menjatuhkan sanksi baru dalam paket ke-14 terhadap Rusia. Sanski ini sebagai tanggapan atas invasi negara itu ke Ukraina.
Paket sanski termasuk larangan pengisian kembali gas alam cair Rusia di negara Uni Eropa, yang kemudian dikirimkan ke negara ketiga. Ada juga sanksi yang menarget 116 individu dan entitas, dan langkah-langkah yang ditingkatkan untuk memastikan perusahaan-perusahaan tidak menghindari sanksi yang telah ada.

BACA JUGA:
AS: Pernyataan Putin Soal Rencana Pasok Senjata untuk Korut Sangat Memprihatinkan


Melansir VOA, Selasa (25/6/2024), Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba menekankan pentingnya sanksi-sanksi baru tersebut untuk mencekik ekonomi Rusia.
&amp;ldquo;Secara terpisah, saya menekankan perlunya mempercepat pengiriman bantuan militer, khususnya pertahanan udara, dan memperluas hasil industri pertahanan,&amp;rdquo; kata Kuleba di platform X.
&amp;ldquo;Kita bisa dan harus mengalahkan serangan Rusia ke wilayah Ukraina untuk memastikan perdamaian dan stabilitas jangka panjang di seluruh Eropa,&amp;rdquo; tambahnya.

BACA JUGA:
Daftar Hadiah yang Diberikan Vladimir Putin ke Kim Jong Un


Menjelang pertemuan dewan ini pada Senin, kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, Josep Borrell mengatakan kepada para jurnalis di Luksemburg &amp;ldquo;Ukraina membutuhkan lebih banyak bantuan, dan membutuhkan lebih banyak bantuan sekarang.&amp;rdquo;
Borrell merujuk pada konferensi perdamaian Ukraina di Swiss awal bulan ini, membandingkan dengan apa yang dia katakana sebagai pembukaan proses diplomatik, dengan kunjungan Presiden Rusia, Vladimir Putin ke Korea Utara untuk mencoba mendapatkan lebih banyak senjata bagi upaya perang Rusia.
Borrell mengatakan, Putin &amp;ldquo;jelas menyiapkan sebuah perang jangka panjang.&amp;rdquo;
Para pejabat Ukraina melaporkan sebuah serangan rudal Rusia pada  Senin di Odesa, kota di Ukraina selatan yang melukai setidaknya tiga  orang.
Militer Ukraina mengatakan, Rusia menggunakan dua rudal jelajah dalam  serangan itu, dengan pertahanan udara Ukraina mencegah salah satu rudal  mencapai targetnya.
Oleh Kiper, gubernur wilayah Odesa mengatakan di Telegram, serangan  itu menghantam infrastruktur sipil dan menyebabkan kebakaran.  Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pada Senin, bahwa pertahanan  udara mereka menghancurkan empat drone udara Ukraina di atas wilayah  Rostov.
Vasily Golubev, gubernur wilayah itu mengatakan di Telegram, bahwa  puing-puing drone yang dijatuhkan menghantam kawasan industri, tetapi  tidak ada laporan korban terluka.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8xOC8xLzE3MjM1MC81L3g4b3d1MjQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Uni Eropa menjatuhkan sanksi baru dalam paket ke-14 terhadap Rusia. Sanski ini sebagai tanggapan atas invasi negara itu ke Ukraina.
Paket sanski termasuk larangan pengisian kembali gas alam cair Rusia di negara Uni Eropa, yang kemudian dikirimkan ke negara ketiga. Ada juga sanksi yang menarget 116 individu dan entitas, dan langkah-langkah yang ditingkatkan untuk memastikan perusahaan-perusahaan tidak menghindari sanksi yang telah ada.

BACA JUGA:
AS: Pernyataan Putin Soal Rencana Pasok Senjata untuk Korut Sangat Memprihatinkan


Melansir VOA, Selasa (25/6/2024), Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba menekankan pentingnya sanksi-sanksi baru tersebut untuk mencekik ekonomi Rusia.
&amp;ldquo;Secara terpisah, saya menekankan perlunya mempercepat pengiriman bantuan militer, khususnya pertahanan udara, dan memperluas hasil industri pertahanan,&amp;rdquo; kata Kuleba di platform X.
&amp;ldquo;Kita bisa dan harus mengalahkan serangan Rusia ke wilayah Ukraina untuk memastikan perdamaian dan stabilitas jangka panjang di seluruh Eropa,&amp;rdquo; tambahnya.

BACA JUGA:
Daftar Hadiah yang Diberikan Vladimir Putin ke Kim Jong Un


Menjelang pertemuan dewan ini pada Senin, kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, Josep Borrell mengatakan kepada para jurnalis di Luksemburg &amp;ldquo;Ukraina membutuhkan lebih banyak bantuan, dan membutuhkan lebih banyak bantuan sekarang.&amp;rdquo;
Borrell merujuk pada konferensi perdamaian Ukraina di Swiss awal bulan ini, membandingkan dengan apa yang dia katakana sebagai pembukaan proses diplomatik, dengan kunjungan Presiden Rusia, Vladimir Putin ke Korea Utara untuk mencoba mendapatkan lebih banyak senjata bagi upaya perang Rusia.
Borrell mengatakan, Putin &amp;ldquo;jelas menyiapkan sebuah perang jangka panjang.&amp;rdquo;
Para pejabat Ukraina melaporkan sebuah serangan rudal Rusia pada  Senin di Odesa, kota di Ukraina selatan yang melukai setidaknya tiga  orang.
Militer Ukraina mengatakan, Rusia menggunakan dua rudal jelajah dalam  serangan itu, dengan pertahanan udara Ukraina mencegah salah satu rudal  mencapai targetnya.
Oleh Kiper, gubernur wilayah Odesa mengatakan di Telegram, serangan  itu menghantam infrastruktur sipil dan menyebabkan kebakaran.  Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pada Senin, bahwa pertahanan  udara mereka menghancurkan empat drone udara Ukraina di atas wilayah  Rostov.
Vasily Golubev, gubernur wilayah itu mengatakan di Telegram, bahwa  puing-puing drone yang dijatuhkan menghantam kawasan industri, tetapi  tidak ada laporan korban terluka.</content:encoded></item></channel></rss>
