<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Elon Musk PHK 121.000 Karyawan Tesla hingga Juni 2024</title><description>Produsen mobil listrik Tesla telah melakukan Pemutusan Hubungan Kerja  (PHK) terhadap karyawannya di seluruh dunia sejak tahun 2023.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/06/25/320/3025742/elon-musk-phk-121-000-karyawan-tesla-hingga-juni-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/06/25/320/3025742/elon-musk-phk-121-000-karyawan-tesla-hingga-juni-2024"/><item><title>Elon Musk PHK 121.000 Karyawan Tesla hingga Juni 2024</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/06/25/320/3025742/elon-musk-phk-121-000-karyawan-tesla-hingga-juni-2024</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/06/25/320/3025742/elon-musk-phk-121-000-karyawan-tesla-hingga-juni-2024</guid><pubDate>Selasa 25 Juni 2024 10:47 WIB</pubDate><dc:creator>Faradilla Indah Siti Aysha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/25/320/3025742/elon-musk-phk-121-000-karyawan-tesla-hingga-juni-2024-tVK8yftpDN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Elon Musk PHK massal karyawan Tesla (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/25/320/3025742/elon-musk-phk-121-000-karyawan-tesla-hingga-juni-2024-tVK8yftpDN.jpg</image><title>Elon Musk PHK massal karyawan Tesla (Foto: Reuters)</title></images><description>


JAKARTA &amp;mdash; Produsen mobil listrik Tesla telah melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap karyawannya di seluruh dunia sejak tahun 2023. Adapun total pekerja yang di PHK Elon Musk mencapai 121.000 orang, termasuk pekerja sementara.
Berdasarkan data internal perusahaan, setidaknya sebanyak 14% dari total karyawan yang telah di PHK sepanjang tahun ini. Melansir dari CNBC International, Selasa (25/6/2024) angka tersebut berasal dari jumlah orang yang termasuk dalam daftar distribusi email Tesla ke semua orang pada 17 Juni. itu merupakan hari dimana CEO Tesla Elon Musk mengirimkan email kepada &amp;ldquo;semua orang&amp;rdquo;.

BACA JUGA:
Sikap Sri Mulyani Hadapi Kritikan Menperin soal Penyebab PHK Industri Tekstil

&amp;ldquo;Selama beberapa minggu ke depan, Tesla akan melakukan tinjauan komprehensif untuk memberikan hibah opsi saham untuk kinerja yang luar biasa,&amp;rdquo; tulis pesan email tersebut dikutip, Selasa (25/6/2024).
Musk kemudian menambahkan bahwa akan memberikan hibah opsi saham kepada siapapun karyawannya yang melakukan sesuatu yang luar biasa untuk perusahaan. Rencana tersebut muncul setelah sebelumnya pihaknya menghentikan penghargaan ekuitas berbasis kinerja.

BACA JUGA:
Soal PHK Tokopedia-TikTok, Kemnaker: Sudah Komunikasi

Kabar PHK Tesla ini diumumkan oleh Musk pada bulan April, ketika dirinya mengirimkan email ke seluruh karyawan yang memberitahukan bahwa perusahaan tersebut akan memangkas karyawan lebih dari 10%. Pada saat itu PHK pun tengah berlangsung.
&amp;ldquo;Selama proses berjalan, kami telah melakukan beberapa perbaikan,&amp;rdquo; ujar Musk dalam sambungan telepon&amp;ldquo;Namun, ini adalah waktunya untuk melakukan restrukturisasi perusahaan untuk tahap perkembangan selanjutnya,&amp;rdquo; tambahnya.
Dalam laporan kuartal keempat, Tesla menyatakan bahwa jumlah karyawan  mereka di seluruh dunia pada akhir Desember adalah 140.074 orang. Angka  tersebut mencakup karyawan tetap serta karyawan temporer. Dengan adanya  penyusutan karyawan di akhir tahun 2023, maka ada penurunan signifikan  dalam jumlah total karyawan.
Tesla pun tidak segera menanggapi perihal isu PHK yang sedang  berlangsung ini. Bloomberg melaporkan bahwa Musk memiliki target sebesar  20% untuk pengurangan karyawannya. Jumlah tersebut masih tentatif dan  dikabarkan bisa lebih besar lagi.</description><content:encoded>


JAKARTA &amp;mdash; Produsen mobil listrik Tesla telah melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap karyawannya di seluruh dunia sejak tahun 2023. Adapun total pekerja yang di PHK Elon Musk mencapai 121.000 orang, termasuk pekerja sementara.
Berdasarkan data internal perusahaan, setidaknya sebanyak 14% dari total karyawan yang telah di PHK sepanjang tahun ini. Melansir dari CNBC International, Selasa (25/6/2024) angka tersebut berasal dari jumlah orang yang termasuk dalam daftar distribusi email Tesla ke semua orang pada 17 Juni. itu merupakan hari dimana CEO Tesla Elon Musk mengirimkan email kepada &amp;ldquo;semua orang&amp;rdquo;.

BACA JUGA:
Sikap Sri Mulyani Hadapi Kritikan Menperin soal Penyebab PHK Industri Tekstil

&amp;ldquo;Selama beberapa minggu ke depan, Tesla akan melakukan tinjauan komprehensif untuk memberikan hibah opsi saham untuk kinerja yang luar biasa,&amp;rdquo; tulis pesan email tersebut dikutip, Selasa (25/6/2024).
Musk kemudian menambahkan bahwa akan memberikan hibah opsi saham kepada siapapun karyawannya yang melakukan sesuatu yang luar biasa untuk perusahaan. Rencana tersebut muncul setelah sebelumnya pihaknya menghentikan penghargaan ekuitas berbasis kinerja.

BACA JUGA:
Soal PHK Tokopedia-TikTok, Kemnaker: Sudah Komunikasi

Kabar PHK Tesla ini diumumkan oleh Musk pada bulan April, ketika dirinya mengirimkan email ke seluruh karyawan yang memberitahukan bahwa perusahaan tersebut akan memangkas karyawan lebih dari 10%. Pada saat itu PHK pun tengah berlangsung.
&amp;ldquo;Selama proses berjalan, kami telah melakukan beberapa perbaikan,&amp;rdquo; ujar Musk dalam sambungan telepon&amp;ldquo;Namun, ini adalah waktunya untuk melakukan restrukturisasi perusahaan untuk tahap perkembangan selanjutnya,&amp;rdquo; tambahnya.
Dalam laporan kuartal keempat, Tesla menyatakan bahwa jumlah karyawan  mereka di seluruh dunia pada akhir Desember adalah 140.074 orang. Angka  tersebut mencakup karyawan tetap serta karyawan temporer. Dengan adanya  penyusutan karyawan di akhir tahun 2023, maka ada penurunan signifikan  dalam jumlah total karyawan.
Tesla pun tidak segera menanggapi perihal isu PHK yang sedang  berlangsung ini. Bloomberg melaporkan bahwa Musk memiliki target sebesar  20% untuk pengurangan karyawannya. Jumlah tersebut masih tentatif dan  dikabarkan bisa lebih besar lagi.</content:encoded></item></channel></rss>
