<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IHSG Hari Ini Diproyeksi Melemah</title><description>Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diproyeksi melemah pada perdagangan Rabu (26/6/2024).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/06/26/278/3026162/ihsg-hari-ini-diproyeksi-melemah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/06/26/278/3026162/ihsg-hari-ini-diproyeksi-melemah"/><item><title>IHSG Hari Ini Diproyeksi Melemah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/06/26/278/3026162/ihsg-hari-ini-diproyeksi-melemah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/06/26/278/3026162/ihsg-hari-ini-diproyeksi-melemah</guid><pubDate>Rabu 26 Juni 2024 07:29 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/26/278/3026162/ihsg-hari-ini-diproyeksi-melemah-FJOiZFhxtq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Indeks Harga Saham Gabungan diprediksi melemah hari ini (Ilustrasi: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/26/278/3026162/ihsg-hari-ini-diproyeksi-melemah-FJOiZFhxtq.jpg</image><title>Indeks Harga Saham Gabungan diprediksi melemah hari ini (Ilustrasi: Okezone)</title></images><description>


JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diproyeksi melemah pada perdagangan Rabu (26/6/2024). Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup melemah pada Selasa (25/6/2024) di level 6.882,704.
Analis Phintraco Sekuritas, Valdy Kurniawan mengatakan, terbentuknya pola candlestick menyerupai hanging man mengindikasikan bahwa IHSG masih rawan profit taking.

BACA JUGA:
IHSG Berakhir di Zona Merah pada Level 6.882

&amp;ldquo;Oleh karena itu, IHSG berpotensi kembali uji pivot di level 6.850 pada hari ini,&amp;rdquo; kata Valdy dalam keterangan resminya.
Sementara itu, Amerika Serikat (AS) dijadwalkan rilis data New Home Sales Mei 2024 pada hari ini yang diproyeksikan akan cenderung stagnan dari yang sebelumnya sebesar -4,7 persen. Hal ini sejalan dengan ekspektasi New Home Sales Mei 2024 yang diperkirakan akan sebesar 650K dari yang sebelumnya sebesar 634K di April 2024.

BACA JUGA:
IHSG Turun 0,30%, Ambil Jeda di Level 6.868

&amp;ldquo;Meskipun ekspektasi peningkatan cenderung tipis, hal ini masih mengindikasikan bahwa terdapat proyeksi perbaikan aktivitas perekonomian di AS seiring indeks manufaktur mencatatkan kenaikan melebihi ekspektasi consensus di level 51,3 di Mei 2024,&amp;rdquo; ujar Valdy.
Sementara pada Kamis (27/6/2024) besok, terdapat sejumlah rilis data penting AS yang dinantikan investor global seperti Core PCE Prices Final (kuartal I 2024), Durable Goods, Trade Balance, Jobless Claims, dan GDP Growth Final Est (kuartal I 2024).Dari Eropa, investor menanti rilis data Germany GfK Consumer  Confidence Juli 2024 yang diperkirakan membaik ke level -19,8 dari yang  sebelumnya -20,9 di Juni 2024. Meskipun masih dalam kondisi kontraksi,  membaiknya ekspektasi Consumer Confidence tersebut merepresentasikan  ekspektasi perbaikan perekonomian Jerman seiring dengan indikator  prospek perekonomian yang meningkat dalam empat bulan berturut-turut.
Selanjutnya dari dalam negeri, nilai tukar mata uang Rupiah di pasar  spot masih mempertahankan penguatannya di level Rp16,375 per USD.  Penguatan tersebut sejalan dengan penguatan pada mayoritas nilai tukar  mata uang di Asia terhadap USD.
Adapun, saham-saham yang dapat diperhatikan pada hari ini meliputi PT  AKR Corporindo Tbk (AKRA), PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), PT  Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK),  dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM).</description><content:encoded>


JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diproyeksi melemah pada perdagangan Rabu (26/6/2024). Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup melemah pada Selasa (25/6/2024) di level 6.882,704.
Analis Phintraco Sekuritas, Valdy Kurniawan mengatakan, terbentuknya pola candlestick menyerupai hanging man mengindikasikan bahwa IHSG masih rawan profit taking.

BACA JUGA:
IHSG Berakhir di Zona Merah pada Level 6.882

&amp;ldquo;Oleh karena itu, IHSG berpotensi kembali uji pivot di level 6.850 pada hari ini,&amp;rdquo; kata Valdy dalam keterangan resminya.
Sementara itu, Amerika Serikat (AS) dijadwalkan rilis data New Home Sales Mei 2024 pada hari ini yang diproyeksikan akan cenderung stagnan dari yang sebelumnya sebesar -4,7 persen. Hal ini sejalan dengan ekspektasi New Home Sales Mei 2024 yang diperkirakan akan sebesar 650K dari yang sebelumnya sebesar 634K di April 2024.

BACA JUGA:
IHSG Turun 0,30%, Ambil Jeda di Level 6.868

&amp;ldquo;Meskipun ekspektasi peningkatan cenderung tipis, hal ini masih mengindikasikan bahwa terdapat proyeksi perbaikan aktivitas perekonomian di AS seiring indeks manufaktur mencatatkan kenaikan melebihi ekspektasi consensus di level 51,3 di Mei 2024,&amp;rdquo; ujar Valdy.
Sementara pada Kamis (27/6/2024) besok, terdapat sejumlah rilis data penting AS yang dinantikan investor global seperti Core PCE Prices Final (kuartal I 2024), Durable Goods, Trade Balance, Jobless Claims, dan GDP Growth Final Est (kuartal I 2024).Dari Eropa, investor menanti rilis data Germany GfK Consumer  Confidence Juli 2024 yang diperkirakan membaik ke level -19,8 dari yang  sebelumnya -20,9 di Juni 2024. Meskipun masih dalam kondisi kontraksi,  membaiknya ekspektasi Consumer Confidence tersebut merepresentasikan  ekspektasi perbaikan perekonomian Jerman seiring dengan indikator  prospek perekonomian yang meningkat dalam empat bulan berturut-turut.
Selanjutnya dari dalam negeri, nilai tukar mata uang Rupiah di pasar  spot masih mempertahankan penguatannya di level Rp16,375 per USD.  Penguatan tersebut sejalan dengan penguatan pada mayoritas nilai tukar  mata uang di Asia terhadap USD.
Adapun, saham-saham yang dapat diperhatikan pada hari ini meliputi PT  AKR Corporindo Tbk (AKRA), PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), PT  Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK),  dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM).</content:encoded></item></channel></rss>
