<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IHSG Hari Ini Bergerak di Rentang 6.889-6.947</title><description>Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diperkirakan bergerak menguat terbatas pada perdagangan Kamis (27/6/2024).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/06/27/278/3026673/ihsg-hari-ini-bergerak-di-rentang-6-889-6-947</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/06/27/278/3026673/ihsg-hari-ini-bergerak-di-rentang-6-889-6-947"/><item><title>IHSG Hari Ini Bergerak di Rentang 6.889-6.947</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/06/27/278/3026673/ihsg-hari-ini-bergerak-di-rentang-6-889-6-947</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/06/27/278/3026673/ihsg-hari-ini-bergerak-di-rentang-6-889-6-947</guid><pubDate>Kamis 27 Juni 2024 08:52 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/27/278/3026673/ihsg-hari-ini-bergerak-di-rentang-6-889-6-947-JLOWwngu3j.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Indeks Harga Saham Gabungan diprediksi menguat hari ini (Ilustrasi: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/27/278/3026673/ihsg-hari-ini-bergerak-di-rentang-6-889-6-947-JLOWwngu3j.jpg</image><title>Indeks Harga Saham Gabungan diprediksi menguat hari ini (Ilustrasi: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diperkirakan bergerak menguat terbatas pada perdagangan Kamis (27/6/2024). Menjelang penutupan perdagangan semester I 2024, IHSG bergerak di rentang 6.889-6.947.
&amp;ldquo;Rentang IHSG berada di 6.889 hingga 6.947, dengan support di 6.800,&amp;rdquo; tulis Mirae Asset Sekuritas dalam risetnya, Kamis (27/6/2024).

BACA JUGA:
IHSG Dibayangi Aksi Ambil Untung


Sebelumnya, IHSG pada perdagangan kemarin (26/6/2024) ditutup menguat, sebesar 0,3% ke level 6.905,6, pertama kalinya di atas level 6.900 selama lebih dari dua pekan terakhir. Sementara itu, investor asing kemarin mencatatkan net outflow, sebesar Rp313,8 miliar.

BACA JUGA:
IHSG Hari Ini Berpeluang Menguat Lagi


Sedangkan, nilai tukar Rupiah kemarin mengalami depresiasi, kali ini sebesar 0,2% menjadi 16.405 per USD, dan pada saat yang bersamaan imbal hasil SBN tenor 10 tahun naik ke level 7,11%.
&amp;ldquo;Kami memperkirakan saat ini Bank Indonesia (BI) lebih berhati-hati dalam melakukan intervensi agar tidak menggerus cadangan devisa terlalu berlebihan. BI memperkirakan tekanan Rupiah secara fundamental akan mereda memasuki kuartal III 2024 karena mulai berkurangnya permintaan valas secara musiman,&amp;rdquo; lanjut Mirae Asset Sekuritas.
Di sisi lain, indeks USD kemarin menguat dan menembus level 106 untuk  pertama kalinya sejak bulan April lalu. Hal ini antara lain disebabkan  oleh pelemahan Yen Jepang terhadap USD kemarin, sebesar 0,7%, ditutup pada 160,8 yang merupakan level terendah selama 38 tahun terakhir.
Hal ini kemungkinan masih akan berdampak kepada pasar valas global  selama pekan ini. Bank Sentral Jepang sepertinya tidak terlalu agresif  dalam melakukan intervensi, karena kondisi ekonomi Jepang yang masih  cukup baik, dan pelemahan Yen dipersepsikan akan berdampak positif  terhadap kinerja ekspor Jepang.
Mirae Asset Sekuritas merekomendasikan trading buy pada saham PT  Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO), PT Amman Mineral Internasional Tbk  (AMMN) dan PT Kalbe Farma Tbk (KLBF).</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diperkirakan bergerak menguat terbatas pada perdagangan Kamis (27/6/2024). Menjelang penutupan perdagangan semester I 2024, IHSG bergerak di rentang 6.889-6.947.
&amp;ldquo;Rentang IHSG berada di 6.889 hingga 6.947, dengan support di 6.800,&amp;rdquo; tulis Mirae Asset Sekuritas dalam risetnya, Kamis (27/6/2024).

BACA JUGA:
IHSG Dibayangi Aksi Ambil Untung


Sebelumnya, IHSG pada perdagangan kemarin (26/6/2024) ditutup menguat, sebesar 0,3% ke level 6.905,6, pertama kalinya di atas level 6.900 selama lebih dari dua pekan terakhir. Sementara itu, investor asing kemarin mencatatkan net outflow, sebesar Rp313,8 miliar.

BACA JUGA:
IHSG Hari Ini Berpeluang Menguat Lagi


Sedangkan, nilai tukar Rupiah kemarin mengalami depresiasi, kali ini sebesar 0,2% menjadi 16.405 per USD, dan pada saat yang bersamaan imbal hasil SBN tenor 10 tahun naik ke level 7,11%.
&amp;ldquo;Kami memperkirakan saat ini Bank Indonesia (BI) lebih berhati-hati dalam melakukan intervensi agar tidak menggerus cadangan devisa terlalu berlebihan. BI memperkirakan tekanan Rupiah secara fundamental akan mereda memasuki kuartal III 2024 karena mulai berkurangnya permintaan valas secara musiman,&amp;rdquo; lanjut Mirae Asset Sekuritas.
Di sisi lain, indeks USD kemarin menguat dan menembus level 106 untuk  pertama kalinya sejak bulan April lalu. Hal ini antara lain disebabkan  oleh pelemahan Yen Jepang terhadap USD kemarin, sebesar 0,7%, ditutup pada 160,8 yang merupakan level terendah selama 38 tahun terakhir.
Hal ini kemungkinan masih akan berdampak kepada pasar valas global  selama pekan ini. Bank Sentral Jepang sepertinya tidak terlalu agresif  dalam melakukan intervensi, karena kondisi ekonomi Jepang yang masih  cukup baik, dan pelemahan Yen dipersepsikan akan berdampak positif  terhadap kinerja ekspor Jepang.
Mirae Asset Sekuritas merekomendasikan trading buy pada saham PT  Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO), PT Amman Mineral Internasional Tbk  (AMMN) dan PT Kalbe Farma Tbk (KLBF).</content:encoded></item></channel></rss>
