<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mau Tutup 5 Pabrik, Kimia Farma: Kami Akan Perhatikan Hak Karyawan</title><description>Kimia Farma (KAEF) akan berpotensi lakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) dampak dari rencana penutupan 5 pabrik produksi obat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/06/27/320/3026701/mau-tutup-5-pabrik-kimia-farma-kami-akan-perhatikan-hak-karyawan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/06/27/320/3026701/mau-tutup-5-pabrik-kimia-farma-kami-akan-perhatikan-hak-karyawan"/><item><title>Mau Tutup 5 Pabrik, Kimia Farma: Kami Akan Perhatikan Hak Karyawan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/06/27/320/3026701/mau-tutup-5-pabrik-kimia-farma-kami-akan-perhatikan-hak-karyawan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/06/27/320/3026701/mau-tutup-5-pabrik-kimia-farma-kami-akan-perhatikan-hak-karyawan</guid><pubDate>Kamis 27 Juni 2024 10:18 WIB</pubDate><dc:creator>Farida Syifa Anandita</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/27/320/3026701/mau-tutup-5-pabrik-kimia-farma-kami-akan-perhatikan-hak-karyawan-IRca9aW5R3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kimia Farma bakal tutup 5 pabrik obat (Foto: okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/27/320/3026701/mau-tutup-5-pabrik-kimia-farma-kami-akan-perhatikan-hak-karyawan-IRca9aW5R3.jpg</image><title>Kimia Farma bakal tutup 5 pabrik obat (Foto: okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNi8yMC80LzE4MTk1Ny81L3g5MG16ajA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kimia Farma (KAEF) akan berpotensi lakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) dampak dari rencana penutupan 5 pabrik produksi obat.
Saat ini, KAEF memiliki sepuluh pabrik obat di beberapa wilayah. Penutupan kelima pabrik ini dilakukan untuk menekan biaya operasional hingga peningkatan utilitas pabrik.

BACA JUGA:
Erick Thohir Rombak Besar-besaran Direksi Kimia Farma, Ini Susunan Terbarunya


Penutupan pabrik akan direalisasikan KAEF hingga 2-3 tahun mendatang. Dengan tetap memperhatikan hak karyawan seperti yang telah dijelaskan oleh Direktur Produksi &amp;amp; Supply Chain KAEF, Hadi Kardoko.
&amp;ldquo;Tentu kami memperhatikan betul kalau memang nantinya akan ada dampak (PHK),&amp;rdquo; ujar Hadi saat paparan Public Expose di Jakarta Timur, Rabu (26/6/2024).

BACA JUGA:
Tutup 5 Pabrik, PHK Massal Hantui Karyawan Kimia Farma


&amp;ldquo;Terhadap rasionalisasi pegawai, maka KAEF akan memperhatikan yang menjadi hak-hak dari karyawan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, itu menjadi komitmen kami dalam hal ini,&amp;rdquo; paparnya.
Kendati PHK menghantui karyawan anggota Holding BUMN Farmasi itu,  hingga saat ini Kimia Farma belum menghitung jumlah karyawan yang akan  terdampak, imbas dari rasionalisasi fasilitas produksi.
&amp;ldquo;Karyawan yang pasti saat ini kami lagi kalkulasi terkait dampak,  ketika nanti memang itu terjadi tentu kami tetap melakukan sesuai dengan  aturan-aturan yang berlaku,&quot; beber dia.
Baca Selengkapnya : Tutup 5 Pabrik, PHK Massal Hantui Karyawan Kimia Farma</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNi8yMC80LzE4MTk1Ny81L3g5MG16ajA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kimia Farma (KAEF) akan berpotensi lakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) dampak dari rencana penutupan 5 pabrik produksi obat.
Saat ini, KAEF memiliki sepuluh pabrik obat di beberapa wilayah. Penutupan kelima pabrik ini dilakukan untuk menekan biaya operasional hingga peningkatan utilitas pabrik.

BACA JUGA:
Erick Thohir Rombak Besar-besaran Direksi Kimia Farma, Ini Susunan Terbarunya


Penutupan pabrik akan direalisasikan KAEF hingga 2-3 tahun mendatang. Dengan tetap memperhatikan hak karyawan seperti yang telah dijelaskan oleh Direktur Produksi &amp;amp; Supply Chain KAEF, Hadi Kardoko.
&amp;ldquo;Tentu kami memperhatikan betul kalau memang nantinya akan ada dampak (PHK),&amp;rdquo; ujar Hadi saat paparan Public Expose di Jakarta Timur, Rabu (26/6/2024).

BACA JUGA:
Tutup 5 Pabrik, PHK Massal Hantui Karyawan Kimia Farma


&amp;ldquo;Terhadap rasionalisasi pegawai, maka KAEF akan memperhatikan yang menjadi hak-hak dari karyawan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, itu menjadi komitmen kami dalam hal ini,&amp;rdquo; paparnya.
Kendati PHK menghantui karyawan anggota Holding BUMN Farmasi itu,  hingga saat ini Kimia Farma belum menghitung jumlah karyawan yang akan  terdampak, imbas dari rasionalisasi fasilitas produksi.
&amp;ldquo;Karyawan yang pasti saat ini kami lagi kalkulasi terkait dampak,  ketika nanti memang itu terjadi tentu kami tetap melakukan sesuai dengan  aturan-aturan yang berlaku,&quot; beber dia.
Baca Selengkapnya : Tutup 5 Pabrik, PHK Massal Hantui Karyawan Kimia Farma</content:encoded></item></channel></rss>
